Zeitgeist, Sejarah Telah di Ubah? Kisah Jesus dan Dewa Horus

Friday, June 15, 2012 Category : 4

Pertama-tama saya mengucapkan: Maaf bila artikel kali ini mengandung unsur SARA yang mungkin sangat kental, tapi sebenarnya saya tidak mempunyai maksud apa-apa dalam menulis artikel ini selain hanya untuk memberikan informasi yang mungkin bermanfaat bagi anda semua. Dan ini yang paling penting: saya tidak memaksa anda untuk percaya pada tulisan-tulisan saya, soal percaya atau tidak, ada di tangan anda.

Zetgeist. Apakah ada yang asing dengan kata tersebut ? Jika ya, mari saya jelaskan.

Zeitgeist adalah judul film/video yang saya temukan di YouTube. Kenapa saya membahas ini ? Masalahnya adalah karena pembahasan dan topik dalam film itu, mengenai Konspirasi.

Film tersebut berusaha untuk membongkar berbagai konspirasi secara rinci dan berdasarkan fakta. Tetapi kali ini saya bukan membahas filmnya, hanya membahas videonya.

Apa perbedaan video dan filmnya ? Jika videonya terdiri dari 13 bagian dan rata-rata per bagian durasinya sekitar 10 menit, tapi jika filmnya saya tidak tahu pasti ada berapa, tapi film yang pertama sekitar 2 jam. Video yang saya bahas adalah yang Part 2 of 13. Saya tidak tahu pasti yang mana yang Part 1, karena di part 2 ini di awal videonya tertulis Part 1.



Bagi anda yang malas menunggu buffering-nya. Baca saja ini, ini subtitlenya:

Matahari, setidaknya sejak 10 ribu tahun sebelum masehi, Sejarah dipenuhi dengan ukiran yang menggambarkan kekaguman dan pemujaan atas objek ini. Dan hal ini mudah dipahami mengingat matahari terbit setiap pagi, memberi penglihatan, kehangatan, dan rasa aman.

Menyelamatkan manusia dari dingin dan kebutaan akibat kegelapan malam. Tanpanya, masyarakat kuno mengerti, sumber makanan tidak akan tumbuh dan kehidupan di atas planet tidak akan bisa bertahan. Realitas tersebut menjadikan matahari sebagai objek yang paling dikagumi sepanjang masa. Begitu pula pengetahuan mereka tentang bintang-bintang. Penelusuran posisi bintang, memungkinkan mereka bisa mengetahui dan mengantisipasi kejadian yang hanya terjadi dalam rentang waktu yang lama. Seperti terjadinya gerhana dan bulan purnama. Selanjutnya mereka mengelompokkannya, menjadi apa yang hari ini kita kenal sebagai rasi bintang.

Ini adalah salib zodiak, salah satu gambar konsep tertua dalam sejarah manusia. Ia merefleksikan matahari sebagaimana seolah-olah bergerak melintai 12 rasi bintang besar dalam waktu satu tahun. Ia juga merefleksikan 12 bulan dalam satu tahun, 4 musim, serta titik balik matahari. Istlah zodiak berhubungan dengan rasi bintang yang dibentuk atau dipersonifikasikan sebagai figur atau binatang. Dengan kata lain, masyarakat jaman dahulu tidak hanya sekedar mengikuti pergerakan matahari dan bintang, namun juga memberikan gambaran hidup melalui mitos mengenai pergerakan dan hubungan mereka.

Matahari, sesuai kapasitasnya sebagai pemberi dan penyelamat kehidupan dipersonifikasikan sebagai wakil dari pencipta yang tidak tampak, atau Tuhan. Tuhan matahari, cahaya bagi dunia, juru selamat bagi manusia. Demikian halnya dengan ke-12 rasi bintang. yang mewakili tempat-tempat yang dilalui "Tuhan matahari" yang dikenal dengan nama yang biasanya berhubungan dengan kejadian-kejadian alam yang berlangsung selama periode waktu tersebut. Aquarius misalnya, pembawa kendi berisi air, yang membawa hujan pada musim semi.
Ini adalah Horus. Dia adalah "Tuhan matahari" dari bangsa Mesir, sekitar 3000 tahun sebelum Masehi. Dia merupakan personifikasi matahari dimana hidupnya merupakan rangkaian mitos alegoris mengenai pergerakan matahari di langit.

Dari tulisan-tulisan kuno di Mesir, kita tahu banyak hal mengenai juru selamat matahari ini. Horus mempunyai seorang musuh bernama Set, personifikasi dari kegelapan atau malam hari. Dan secara kiasan, setiap pagi Horus akan memenangkan pertempuran melawan Set. Sebaliknya, di malam hari Set menaklukkan Horus serta mengirimkannya ke dunia bawah tanah.

Penting diketahui bahwa, "kegelapan melawan cahaya" atau "kebaikan melawan kejahatan" merupakan salah satu mitos dualitas terbesar yang pernah ada. dan masih diekspresikan dalam berbagai bentuk hingga saat ini.

Secara umum, kisah Horus adalah sebagai berikut:



  1. Horus dilahirkan pada tanggal 25 Desember dari seorang perawan Isis-Meri
  2. Kelahirannya ditandai dengan munculnya sebuah bintang di sebelah Timur
  3. Yang kemudian digunakan oleh 3 orang raja untuk menemukan dan memberkati juru selamat yang baru lahir
  4. Pada umur 12 tahun, ia telah menjadi seorang guru yang hebat
  5. Pada umur 30, dia dibaptis oleh figur bernama Anup dan sejak saat itu ia mulai menyebarkan ajarannya
  6. Horus mempunyai 12 orang murid yang menyertai perjalanannya
  7. Ia melakukan banyak mukjizat, seperti menyembuhkan orang sakit dan berjalan di atas air
  8. Horus dikenal dengan banyak nama julukan, seperti: Sang Kebenaran, Sang Cahaya, Anak Tuhan yang diberkati, Gembala yang baik, dan masih banyak lagi
  9. Setelah dikhianati oleh Taifun, Horus disalibkan, dikubur selama 3 hari dan kemudian bangkit dari kematian.



Ciri-ciri Horus, terlepas dari benar atau tidaknya tampaknya menyebar pada banyak kebudayaan di dunia, karena banyak ditemukan tuhan ( dewa-dewa ) lain yang memiliki mitos hampir sama.

1. Attis, dari Pirigia (1200 tahun sebelum Masehi)
lahir dari perawan Nana pada 25 Desember; disalibkan, ditempatkan dalam sebuah makam dan setelah 3 hari, bangkit dari kematian.


2. Krishna, dari India (900 tahun sebelum Masehi)
lahir dari perawan Devaki; kelahirannya ditandai dengan munculnya sebuah bintang di sebelah Timur; ia melakukan banyak mukjizat dengan para muridnya; dan bangkit setelah kematiannya.

3. Dionysus, dari Yunani (500 tahun sebelum Masehi)
lahir dari perawan pada 25 Desember; seorang guru yang melakukan perjalanan keliling, yang melakukan banyak mukjizat, seperti mengubah air menjadi anggur; dia dikenal sebagai 'Raja segala raja", "Anak Tuhan satu-satunya", "Alfa dan Omega", dan masih banyak lagi; dan setelah kematiannya ia kemudian bangkit kembali.


4. Mithra, dari Persia (1200 tahun sebelum Masehi)
lahir dari seorang perawan pada 25 Desember; ia mempunyai 12 murid dan melakukan banyak mukjizat; setelah kematiannya, ia dikubur selama 3 hari untuk kemudian bangkit kembali; ia juga dikenal sebagai "Sang Kebesaran", "Sang Cahaya", serta masih banyak lagi; yang menarik adalah hari yang disucikan untuk memuja Mithra adalah hari Minggu (Sun Day).


Kenyataannya adalah ada banyak juru selamat dari berbagai periode dan waktu yang berbeda dari seluruh penjuru dunia dengan ciri-ciri umum yang sama.

Pertanyaannya adalah - Mengapa demikian ?
Mengapa lahir dari seorang perawan pada tanggal 25 Desember ?
Mengapa mati selama 3 hari, untuk kemudian bangkit kembali ?
Mengapa memiliki 12 orang murid atau pengikut ?
Untuk menjawabnya, mari kita tengok juru selamat matahari yang terkini . . .


5. Yesus Kristus
lahir dari perawan Maria pada tanggal 25 Desember di Bethlehem; kelahirannya ditandai dengan munculnya sebuah bintang di sebelah Timur; yang kemudian diikuti oleh 3 orang raja (orang Majus) untuk menemukan dan memberkati juru selamat yang baru; dia telah menjadi guru sejak berumur 12 tahun; pada umur 30 dia dibaptis oleh John Pembaptis; dan ia mulai menyebarkan ajarannya;

Yesus punya 12 murid yang menempuh perjalanan bersamanya; ia mempunyai banyak mukjizat, seperti menyembuhkan orang sakit, berjalan di atas air, menghidupkan orang mati; ia juga dikenal sebagai "Raja segala raja","Anak Tuhan", "Cahaya Dunia", "Alfa dan Omega", "Anak domba Tuhan", dan masih banyak lagi; Setelah dikhianati oleh muridnya bernama Yudas dan dijual seharga 30 keping perak, dia disalibkan, ditempatkan dalam sebuah makam, bangkit kembali setelah 3 hari, dan naik ke surga.

Pertama-tama, saat kelahiran sepenuhnya adalah bagian dari sistem perbintangan. Bintang yang muncul di sebelah Timur adalah Sirius, bintang paling terang pada malam hari, yang pada tanggal 24 Desember berada pada posisi sejajar dengan ke-3 bintang yang paling terang pada gugusan sabuk Orion. Ketiga bintang terang tersebut, sejak jaman dahulu dikenal hingga sekarang dikenal dengan nama "3 Raja". 3 Raja (orang Majus) serta bintang paling terang, Sirius, semua menunjuk pada tempat terbitnya matahari pada tanggal 25 Desember. Inilah alasan mengapa ke-3 raja 'mengikuti' bintang di sebelah Timur untuk menemukan tempat terbit (lahirnya) matahari.

Perawan (Virgin) Maria adalah rasi bintang Virgo, yang juga dikenal dengan nama Sang Perawan Virgo. Virgo dalam bahasa latin berarti perawan. Virgo juga dapat diartikan sebagai Lumbung Roti, dan lambang Virgo adalah perawan yang memegang sebatang gandum. Lumbung roti, dan lambang gandum ini menyimbolkan bulan Agustus dan September, waktu untuk melakukan panen. Bahkan "Bethlehem" jika diterjemahkan secara harafiah berarti "Lumbung roti", sehingga Bethlehem merupakan istilah lain bagi rasi bintang Virgo, sebuah tempat di langit, bukan di bumi.

Ada fenomena menarik lain yang terjadi sekitar tanggal 25 Desember, atau saat titik balik matahari musim dingin. Dari titik balik matahari musim panas hingga titik balik matahari musim dingin, hari menjadi semakin pendek dan dingin. Dan dilihat dari belahan bumi sebelah utara, matahari tampak bergerak menuju selatan dan tampak semakin mengecil. Semakin memendeknya hari serta merangasnya tumbuh-tumbuhan saat mendekati musim dingin dianggap sebagai proses kematian oleh masyarakat pada jaman dahulu. Proses kematian matahari. Dan pada tanggal 22 Desember, kematian matahari dianggap telah sepenuhnya terjadi, sebab matahari setelah secara terus menerus bergerak kearah selatan selama 6 bulan telah sampai pada titik terendahnya di cakrawala langit. Di sini terjadi hal yang menarik: Matahari berhenti bergerak ke arah selatan, setidaknya selama 3 hari yaitu 22, 23, dan 24 Desember, dan selama 3 hari itu matahari sedang berada pada posisi "salib selatan" atau gugusan bintang Crux. Dan setelah itu, pada tanggal 25 Desember matahari bergerak 1 Derajat, kali ini ke arah utara, membawa hari yang lebih panjang, hangat, dan Musim Semi. Oleh sebab itu dikatakan: Matahari mengalami kematian pada salib, mati selama 3 hari, untuk kemudian bangkit atau terlahir kembali.

Itulah sebabnya Yesus dan banyak tuhan matahari yang lain berbagi kisah penyaliban, kematian selam 3 hari, serta konsep bangkit dari kematian. Hal tersebut merupakan periode transisi matahari sebelum ia berbalik arah kembali menuju belahan bumi bagian utara, membawa musim semi yang sekaligus bermakna keselamatan. Namun masyarakat kuno tidak merayakan kebangkitan matahari itu hingga saat titik balik matahari musim semi, atau Paskah. Sebab pada saat itu dapat dikatakan bahwa matahari telah berhasil mengalahkan kekuatan jahat kegelapan, sebagaimana durasi siang hari menjadi berlangsung lebih panjang dari malam hari, serta munculnya pertanda musim semi.

Mungkin yang paling jelas diantara semua simbol ilmu perbintangan di sekitar Yesus adalah mengenai 12 murid yang dimilikinya, yang secara sederhana mewakili 12 rasi bintang Zodiak, dimana Yesus sebagai matahari, menempuah perjalanannya bersama mereka. Angka 12 bahkan disebutkan berulang kali dalam Alkitab. Seperti: 12 suku Israil, 12 saudara Yusuf, 12 hakim Israil, 12 kepala keluarga agung, dan lain-lain.


Ada tambahan dari saya:
Gambaran akan Yesus

Gambaran akan Athens (mitologi Yunani)
 
Anda melihat kemiripan ?

Satu lagi...
Gambaran dewi Isis (kiri) dan Maria (kanan)

Jika ini semua benar, Ini adalah salah satu konspirasi terbesar yang pernah ada.
Silakan menambahkan komentar, maaf bila ada kesalahan dalam artikel ini.
Read More >>

Firman Suci: Tefilah dan Berakhot

Sunday, March 18, 2012 Category : 0


BAGIAN V: FIRMAN SUCI
TEFILAH DAN BERAKHOT

meskipun termasuk dalam peribadatan (ritual), saya sengaja meletakkan Tefilah (Do'a) dan Berakhot (Berkat) di bagian Firman Suci, bukan Hukum-hukum...

hal itu dikarenakan tefilah dan berakhot memiliki kekuatan secara spiritual dan membangun dikarenakan kesucian dan kekudusan dalam mengucapkan keduanya, karena Adonay menyukai orang-orang yang rendah hati dan tulus dalam berdo'a serta yang suka memberkati setiap orang dibandingkan mengutuk orang-orang...


TEFILAH

Tefilah atau T'filah (תפלה) berasal dari akar pe-lamed-lamed yang secara harafiah artinya "menilai diri sendiri"..

asal kata ini mengejutkan memberikan wawasan tentang maksud dari do'a Yahudi yang berguna untuk menilai diri sendiri... yang terpenting, sebagian besar dari do'a-do'a Yahudi, apakah itu do'a permohonan, syukur, puji-pujian untuk Adonay, atau pengakuan, adalah bentuk introspeksi yang mana kita habiskan waktu dengan mengingat dan mengucapkan do'a-do'a kepada Adonay...

untuk orang-orang Yahudi yang taat dan bertaqwa, do'a bukan hanya sesuatu yang terjadi dalam esnoga sekali seminggu (atau bahkan tiga kali sehari)... do'a merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari... bahkan, salah satu do'a yang paling penting dalam Yudaisme, yaitu Birkat Ha-Mazon, tidak pernah dibacakan di esnoga...

Yahudi yang taat selalu mengingat Adonay, dan mempererat hubungannya dengan Adonay, karena mereka terus berdo'a kepada-Nya...

pikiran pertama mereka di pagi hari, bahkan sebelum beranjak dari tempat tidur, adalah do'a rasa berterima kasih menghidupkan atau mengembalikan jiwa mereka yang tertidur pula...

Yudaisme tidak mengenal do'a yang harus dibaca setiap kali sebelum menikmati semua kesenangan materi; seperti makan atau memakai baju baru; do'a-do'a untuk membaca sebelum melakukan mitsvah (perintah), seperti mencuci tangan atau lilin pencahayaan; do'a-do'a untuk membaca saat melihat sesuatu yang tidak biasa, seperti gerhana, pelangi, atau sebuah tragedi besar... namun semakin banyak seseorang berdo'a, semakin ia diperkuat oleh Syekinah-Nya...

semua do'a-do'a merupakan tambahan untuk pelayanan do'a formal, yang dilakukan tiga kali sehari setiap hari kerja dan waktu tambahan pada Sabat dan festival...

banyak orang saat ini tidak melihat perlunya do'a formal...

"aku berdoa ketika aku merasa terinspirasi untuk berdo'a" kata mereka... sikap ini mengabaikan dua hal penting, yaitu; tujuan do'a dan kebutuhannya...

salah satu tujuan dari t'filah adalah untuk meningkatkan kesadaran kita kepada Adonay dalam kehidupan sehari-hari dan peran yang Adonay lakukan dan rencanakan dalam hidup kita...

jika hanya berdo'a ketika kita merasa terinspirasi (yaitu, ketika kita baru menyadari Syekinah-Nya), maka kita tidak akan meningkatkan kesadaran kita akan Tuhan...

dalam t'filah, ada yang disebut qavanah (קבנה) yaitu pola pikir (mindset) dalam berdo'a...

ketika kita ucapkan do'a yang sama setiap hari, hari demi hari, dan kita mungkin berharap bahwa do'a itu akan diucapkan secara rutin, namun lama-kelamaan pasti kita akan mulai kehilangan makna dari do'a yang kita ucapkan (karena kebiasaan atau rutinitas)...

seperti yang saya katakan di atas, bahwa bagian paling penting dari do'a adalah introspeksi dan penilaian atas diri sendiri... bagaimana bisa do'a itu memiliki kekuatan spiritual apabila kehilangan makna oleh sang pengucap do'a?! maka dari itu, kerangka pikiran yang tepat itu sangat penting untuk do'a...

pola pikir untuk do'a itulah yang disebut sebagai qavanah, yang umumnya diterjemahkan sebagai "konsentrasi" atau "niat"... tingkat minimum qavanah adalah kesadaran bahwa seseorang berbicara kepada Adonay dan niat untuk memenuhi kewajiban untuk berdo'a...

jika kita tidak memusatkan pikiran dalam do'a, maka kita sama saja tidak berdo'a, kita hanya membaca sesuatu yang tidak dipahami... sama halnya dengan mengerjakan sesuatu tapi tidak dimengerti apa yang kita kerjakan...

selain itu, Yudaisme tidak mengekang do'a yang diucapkan dalam bahasa selain Ibrani, karena Adonay memahami setiap bahasa manusia dan apapun yang keluar dari mulut setiap orang... Dia lebih menyukai orang yang berdo'a dengan bahasa Jawa daripada orang yang menghina orang lain dengan bahasa Ibrani...

meskipun demikian, ada do'a-do'a yang dianggap sakral diucapkan dalam Bahasa Ibrani, dan itu akan kita bahas nanti di bagian Liturgi Yahudi...


BERAKHOT

Berakhot (ברכות) artinya "berkat-berkat" atau "keberkatan"... berakhot adalah salah satu jenis khusus dalam do'a (tefilah)...

berakhot dibacakan baik sebagai bagian dari layanan esnoga sehari-hari dan peristiwa-peristiwa seperti keadaan bencana alam, musibah, dan suasana peperangan... cara membedakan berakhot dengan tefilah yang mudah dikenali adalah: selalu dimulai dengan kata "barukh" (diberkati ...)

kata "barukh" dan "berakhah" keduanya berasal dari akar Bahasa Ibrani, Bet-Resy-Kaf, yang berarti "lutut"..

hal ini mengacu pada praktek menunjukkan rasa hormat dengan menekuk lutut dan membungkuk (hampir seperti ruku)...


ada beberapa tempat dalam liturgi Yahudi di mana gerakan ini dilakukan, kebanyakan dari mereka dilakukan pada saat berakhah adalah dibacakan...

siapa yang memberkati? ini menjadi pertanyaan umum orang-orang kafir, terutama orang-orang yang menggunakan Bahasa Inggris sehari-hari..

hal ini dimaklumi, karena berkat sebenarnya adalah kata khusus dalam sebuah agama; seperti misalnya dalam Islam yaitu "barakah" (بركة), dalam Hinduisme yaitu "yajna" (यज्ञ), dan lain-lain...

istilah "blessing" dalam Bahasa Inggris diperkenalkan oleh Kekristenan yang dimaksudkan "berakhot" dalam Bahasa Ibrani, hal ini seperti di Indonesia, kata "berkat" atau "berkah" juga diperkenalkan oleh Islam yang dimaksudkan "barakah" dalam Bahasa Arab...

kembali ke pertanyaan semula, siapa yang memberkati? biasanya, mereka memahami arti "berkat" adalah sesuatu yang berfaedah atau memberi manfaat dari ucapan seseorang kepada lawan bicaranya... jika dalam Liturgi Katholik, pengucapan berkat dilakukan seorang imam besar, maka apakah Tuhan merestui berkat tersebut? apakah Tuhan memberkati manusia berarti penciptaan membawa manfaat bagi Tuhan?

kebingungan ini karena kata Ibrani "barukh" bukan merupakan kata kerja yang menggambarkan apa yang kita lakukan Adonay; melainkan itu adalah kata sifat yang menggambarkan Adonay sebagai sumber dari semua berkat... ketika kita membaca berakhah, kita bukan berkat Adonay; tapi kita mengekspresikan rasa takjub betapa kita semua adalah orang-orang yang diberkati-Nya...

semua berakhot menggunakan frase:

ברוך אטה השם אלהינו ולם מלך הא
barukh atah hasyem, elohinu, olam melekh ha

"Terpujilah Engkau Tuhan (Ha-Syem), Allah kami (Elohinu), Raja Alam Semesta (Malkhut)"
Read More >>

Firman Suci: Nama-Nama Tuhan

Category : 0



BAGIAN V: FIRMAN SUCI
NAMA-NAMA TUHAN

nama Tuhan dalam Yudaisme merupakan salah satu hal yang vital dan dapat disejajarkan dengan keimanan pada Tuhan Yang Maha Esa...

dalam Daftar 613 Perintah (Taryag Mitsvot תריג מצוות), terdapat 2 pasal yang membahas ttg eksistensi Nama-Nya:

6. Menguduskan Nama-Nya (Wayyiqra 22:32)
7. Tidak mencemarkan Nama-Nya (Wayyiqra 22:32)

oleh karena itu, ada beberapa hal yang patut kita ketahui:
Nama Tuhan harus diperlakukan dengan hormat
Tuhan memiliki banyak nama dalam Alkitab
Tradisi membiasakan bahwa Nama-Nya yang kudus (YHWH) tidak boleh ditulis, sehingga tidak akan diucapkan dengan tidak hormat
Nama yang paling kudus adalah nama dengan empat huruf (YHWH)


PENDAHULUAN

mungkin masih agak asing di telinga kita mengenai siapa nama Tuhannya Yahudi... tentu saja demikian karena jarang sekali bahkan hampir tidak pernah diucapkan...

mungkin yang sering diucapkan adalah "elohim" (tuhan) dan beberapa nama-nama sebagai pengganti nama Tuhan yang kudus itu yaitu "adonay", "ha-syem", atau "adonay tsva'ot"...

oleh karena itu, kita perlu memperkenalkan nama-nama Tuhan dalam Yudaisme... yang terutama adalah YHWH dan Elohim...


YHWH

dalam Yudaisme, YHWH adalah nama yang amat kudus dan sakral, dalam tradisi Yudaisme, orang Yahudi sangat pantang menyebut dan menulis YHWH...

apabila mereka menulis YHWH, maka mereka akan menggantinya dengan Adonay atau di forum-forum internet, Yahudi Internasional menulis "G-d" (dari kata "God" tapi merujuk "YHWH") atau "Lord" (kadang-kadang "My Lord"), akan dibahas setelah kita membahas YHWH...

apabila mereka menulis YHWH pada secarik kertas atau di komputer, sengaja atau tidak, mereka akan mematahkan pensil atau keyboard mereka dan menggantinya dengan yang baru...

YHWH merupakan ejaan konsonan aksara Ibrani dari Yod (Y) - He (H) - Waw (W) - He (H) (יהוה) yang dibaca Yehwah...

dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan kata Yahweh atau Yehuwa (Alkitab Indonesia menerjemahkannya dengan TUHAN), dalam Bahasa Inggris dikenal dengan kata Jehovah yang semuanya dari kata Yehwah...

dalam Yunani dikenal dengan kata Tetragrammaton (τετραγράμματον) yang artinya "kata dengan empat huruf"....

kata YHWH disebutkan dalam Tanakh sebanyak 6.823 kali dan muncul pertama kali pada ayat berikut:

אֵלֶּה תוֹלְדוֹת הַשָּׁמַיִם וְהָאָרֶץ, בְּהִבָּרְאָם: בְּיוֹם, עֲשׂוֹת יְהוָה אֱלֹהִים--אֶרֶץ וְשָׁמָיִם
'elleh toldot hasysyamayim veha'arets behibarey'am b'yom 'asot yehwah elohim erets vesyamayim

"Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika Yehwah Elohim menjadikan bumi dan langit" (Beresyit 2: 4)

mengenai kapan nama ini diperkenalkan-Nya, banyak yang berpendapat dari bermula ketika Tuhan berfirman pada Nav Mosyeh:

וַיְדַבֵּר אֱלֹהִים, אֶל-מֹשֶׁה; וַיֹּאמֶר אֵלָיו, אֲנִי יְהוָה
וָאֵרָא, אֶל-אַבְרָהָם אֶל-יִצְחָק וְאֶל-יַעֲקֹב--בְּאֵל שַׁדָּי; וּשְׁמִי יְהוָה, לֹא נוֹדַעְתִּי לָהֶם
way daber elohim el mosyeh wayyo'mer elayv 'ayni yehwah, wa'era el avrah'am el yitskhaq w'el ya'aqov b'el syaday usymi yehwah lo' noda'eti layem

"Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah Yehwah!" Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku, Yehwah, Aku belum menyatakan diri" (Syemot 6: 2-3)

namun menurut kaum Perusyim (Farisi), dalam Kitab Beresyit dijelaskan bahwa istilah "Yahweh" diperkenalkan Tuhan kepada Enosy untuk menyebut "satu-satunya ALLAH yang benar":

וּלְשֵׁת גַּם-הוּא יֻלַּד-בֵּן, וַיִּקְרָא אֶת-שְׁמוֹ אֱנוֹשׁ; אָז הוּחַל, לִקְרֹא בְּשֵׁם יְהוָה
ulesyet gam-hu yullad ben wayyiqra et syemo enosy 'az hukhal liqro b'syem yehwah

"Lahirlah seorang anak laki-laki bagi Syet juga dan anak itu dinamainya Enosy. Waktu itulah orang mulai memanggil nama Yahweh" (Beresyit 4: 26)

dalam Bibliografi dunia, YHWH disebut sebagai "Tuhan yang bersifat nasional" karena adanya istilah El Yisyra'el (Tuhan Yahudi)... namun, sebenarnya bukan seperti itu maksudnya...

kita analogikan Elohim adalah Presiden dan YHWH adalah SBY, maka Elohim adalah merupakan "jabatan" bagi YHWH....

namun ada beberapa pandangan dari sarjana Yahudi yang mengklasifikasikan Yudaisme sebagai ethical monotheisme bahwa YHWH bukan nama Tuhan dan Tetragrammaton sebagai simbol YHWH...

namun meskipun begitu, YHWH bukanlah kata Ibrani.. ketika dijabarkan dalam Tanakh, maka YHWH diperkirakan berasal dari kata "Ehyeh Asyer Ehyeh" (אהיה אשר אהיה), terdapat dalam Sefer Syemot pasal 3 ayat 14:

וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים אֶל-מֹשֶׁה, אֶהְיֶה אֲשֶׁר אֶהְיֶה; וַיֹּאמֶר, כֹּה תֹאמַר לִבְנֵי יִשְׂרָאֵל, אֶהְיֶה, שְׁלָחַנִי אֲלֵיכֶם
wayyo’mer elohim el mosyeh ehyeh asyer ehyeh wayyo'mer koh to'mar li v'ney yisyra'el ehyeh sy'lakhani 'aleykhem

"Firman Elohim kepada Mosyeh: "AKU ADALAH AKU" Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu"

kemudian karena sakralnya nama ini, maka orang Yahudi memakai kata ganti sebagai ganti YHWH; yaitu salah satunya Adonay (אדני)...

ketika mereka membaca Torah dan menemukan tulisan יהוה maka mereka spontan membacanya "Adonay"...

Adonay artinya "Dia yang Perkasa" dan berdasarkan Alkitab, selain itu mereka juga menggantinya dengan Ha-Syem (השם) yang artinya "Sang Nama", namun jarang disebutkan ketika membaca Torah...

nama-nama Ibrani Tuhan dapat dilihat daftarnya dihttp://id.wikipedia.org/wiki/Adonai#Adonai

meskipun terlarang diucapkan, sebenarnya mereka hampir mengucapkannya sehari-hari, misalnya, ketika mereka memiliki teman yang memiliki nama-nama dalam Tanakh seperti Eliyah, Zekharyah, Tsefaniyah, dan lain-lain... YAH pada akhiran nama itu merujuk YHWH...


ELOHIM

Elohim (אלהים) dalam Tanakh dikodifikasikan sebagai "mereka yang turun dari langit", tunggalnya Eloha yang berarti "dia yang turun dari langit"... karena nama ini memiliki tunggal dan jamak, maka Tuhan tidak cocok dengan nama ini meskipun disebutkan, Elohim adalah "Tuhan"....

dalam Alkitab Indonesia, kita menemukan kata Allah yang berasal dari Bahasa Arab "allah" (الله) namun dengan pengucapan yang berbeda... misalnya, Allah yang diucapkan Muslim dieja Allâh (â adalah pengucapan diftong a ke o), Muslim Indonesia bahkan dieja menjadi Awloh atau Aulloh... sedangkan, Kristen Indonesia mengejanya Alah...

lantas, apakah ini termasuk nama Tuhan?

untuk itu kita perlu membahasnya di sini... karena salah satu kaskuser yaitu Gulley mengatakan jangan mengganti nama YHWH dengan Allah, maka saya menjawab "SAYA TIDAK MENGGANTI NAMA YHWH DENGAN ALLAH"...

justru, Allah dalam Yahudi bukanlah nama, begitupula Elohim, Elohim juga bukan nama, tapi mengistilahkan "Tuhan" karena sifat kata "Allah" ini bukan "Dewa" (karena dewa memiliki kata feminin yaitu Dewi)...

dan untuk menyelamatkan nama kudus itu, sebenarnya Yudaisme tidak mempermasalahkan hal tersebut, asalkan YHWH tidak boleh digantikan dengan Allah dengan alasan bahwa Allah adalah nama bagi kaum Muslim,

sebagai contoh, saya perlu mencantumkan Alkitab berbahasa Arab (Al-Kitabul Muqaddas):

فِي الْبَدْءِ خَلَقَ اللهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ
fil bad'i khalaqallaahus samaawaati wal ardh

"Pada mulanya, Allah menciptakan langit dan bumi" (At-Takwin 1:1)

dan perbandingan yang serupa dengan "Allah" adalah "Elohim" bukan "YHWH":

בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ
beresyit bara elohim et hasysyamayim w'et ha'arets

"Pada mulanya, Elohim menciptakan langit dan bumi" (Beresyit 1:1)

dan ini sah-sah saja selama YHWH tidak tergantikan dengan kata yang tidak diizinkan menurut 613 mitsvot...

sedangkan YHWH dalam Alkitab Arab disetujui oleh para pemuka Kristiani dan Yahudi Arab diganti dengan kata "Ar-Rabb" (ألرب)...


TUHAN YAHUDI = TUHAN KRISTEN = TUHAN ISLAM??

banyak pertanyaan seperti ini dikarenakan adanya kesamaan secara penyebutan bagi nama Tuhan antara ketiga agama ini....

Kristen mengimani bahwa Tuhan Bapa (Paternum), Theos atau Kurios, adalah Adonay:

ἀπεκρίθη ὁ ἰησοῦς ὅτι πρώτη ἐστίν, ἄκουε, ἰσραήλ, κύριος ὁ θεὸς ἡμῶν κύριος εἷς ἐστιν,
apekrite o iesous oti prote estin, akoue, israel, kurios o theos emon kurios eis estin

"Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Kurios Theos kita, Kurios itu esa" (Markus 12: 29)


Yudaisme juga meyakini bahwa Kurios yang dimaksud Kristen adalah Adonay dan Theos adalah Elohim...

meskipun Yudaisme meyakini hal itu, tapi Yudaisme menolak ketuhanan yang diimani Kristen yaitu Trinitas... namun, ada beberapa pendapat bahwa sebenarnya Yudaisme mengimani konsep Trinitas, yaitu dalam diri-Nya terdapat "El - Logos - Syekinah" (Eyn Sof), meskipun demikian, Yudaisme tidak meyakini Logos (Firman) telah menjelma menjadi Yesus...

artinya, boleh jadi para sarjana Yahudi mengatakan Yudaisme menganut Trinitas, tetapi tetap saja Yesus tidak masuk dalam bagian Trinitas Adonay...

Islam juga mengimani bahwa Allah adalah Adonay:

قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ
qulluu aamanna billaahi wamaa unzila ilayna wamaa unzila ilaa ibraahiima wa ismaa'ila wa ishaaqa wa ya'quuba wal asbaathi wamaa uutiya muusaa wa 'iisaa wamaa uutiyan nabiyyuuna mirrabbihim, laa nufarriqu bayna ahadim minhum wa nahnuu muslimuun

"Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan 'Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya" (Al-Baqarah: 136)

Yudaisme juga meyakini bahwa Allah yang dimaksud Islam adalah Adonay (lebih tepatnya Elohim), karena berdasarkan kalimat Elohe Avrah'am ve Elohe Yitskhaq uv Elohe Ya'aqov (Eloha Avrah'am, Eloha Yitskhaq, dan Eloha Ya'aqov)...

namun Yudaisme menolak keimanan bahwa Adonay mengutus Muhammad menjadi salah satu navi-Nya...

sebenarnya, Tuhan yang dimaksud oleh 3 agama besar ini adalah sama tetapi memiliki pandangan dan persepsi sendiri-sendiri...

analoginya, SBY itu ada satu, namun SBY dipersepsikan menurut 3 orang temannya sendiri-sendiri....

dalam situs FFI (sebuah situs portal forum anti-Islam), disebutkan bahwa Allah Islam bukanlah Adonay melainkan Berhala...

meskipun seolah-olah membela iman Yudaisme dan Kekristenan, sebenarnya itu merupakan penghinaan juga bagi Yudaisme dan Kekristenan... dan haleluya, ternyata dari teman Kristiani ada yang menjawabnya yaitu pengasuh situs SarapanPagi (kalo teman Muslim ada juga yang menjawab, tapi pasti akan dibantah terus oleh netter FFI),

Read More >>

Firman Suci: Bahasa Ibrani

Category : 0


BAGIAN V: FIRMAN SUCI
BAHASA IBRANI

selama 2.500 tahun, bahasa Ibrani hanya dipakai untuk mempelajari Alkitab dan Misynah (teks susunan para ravi Talmud) saja, karena berhubung bahasa orisinil yang digunakan adalah Bahasa Ibrani...

bisa dikatakan bahasa ini pada mula-mula merupakan bahasa liturgis saja (meskipun sebenarnya sudah digunakan oleh bangsa-bangsa Timur Tengah seperti Kanaan, Phunisia, Amori, dan Yebus)... tetapi pada akhir abad ke-19 dan permulaan abad ke-20, bahasa ini lahir kembali menjadi sebuah bahasa sejati dengan para penuturnya...

namun bahasa ini sudah diidentikkan dengan bahasanya kaum Yahudi asli, meskipun sebenarnya bahasa ini sudah ada sejak pra-Bangsa Israel... hal ini dikarenakan para penutur bahasa Semit di Palestina saat itu mayoritas memakai Bahasa Aram, lalu pengaruh Bahasa Yunani ketika wilayah Palestina dikuasai negara federal dari Romawi (Herodes), dan sebelum akhirnya pengaruh Bahasa Arab mendominasi di Timur Tengah setelah Islam menguasai wilayah Palestina, Syam, Persia, dan Mesir hingga sekarang (namun akhirnya banyak bahasa yang digunakan di negara-negara Timur Tengah saat ini seperti Urdu, Farsi, dsbnya yang dipengaruhi Bahasa 'Arab)...

di negara Israel saat ini, Bahasa Ibrani merupakan salah satu dari dua bahasa resmi Israel, satu lagi adalah Bahasa 'Arab... dalam bahasa Ibrani sendiri, bahasa ini disebut (עברית) atau 'Ivrit...

Bahasa Ibrani mirip sekali dengan Bahasa Aram dan sedikit mirip dengan Bahasa 'Arab, namun huruf-hurufnya lebih mirip ke Bahasa Aram (karena Bahasa Aram adalah nenek moyang Bahasa Ibrani dan Bahasa 'Arab), dan kosakatanya juga banyak serapan dari Bahasa 'Arab.....

membaca aksara Ibrani tidak terlalu rumit seperti aksara Arab, membaca aksara Arab sudah banyak sekali pedoman yang dibuat dan akhirnya disusun secara efektif yang disebut metode IQRO di Indonesia, hal itu dikarenakan komplektivitas bahasa itu, lain halnya dengan Ibrani, tidak ada pedoman khusus dalam mempelajarinya....

namun namun kesulitannya ada 2: susah membedakan huruf-huruf yang mirip dan harakat yang kecil-kecil.... namun asal udah hapal dan terbiasa membaca tulisan-tulisan Ibrani (contoh mudahnya Alkitab Ibrani), pasti akan terbiasa mudah seperti Muslim Indonesia ketika membaca Al-Qur'an...

ada sedikit kendala dalam mentransliterasinya, sebab pedoman internasional dalam mentransliterasi bahasa-bahasa berhuruf selain latin adalah menggunakan huruf latin kompleks (misalnya Al-lâh) atau menggunakan ejaan Inggris (misalnya Al-Hadith atau Al-Sabeereen) -saya memberi contoh Arab karena banyaknya kata yang agak familiar dengan masyarakat Indonesia-...

maka saya menggunakan transliterasi ejaan Indonesia, misalnya huruf ש ditulis syin bukan shin (sesuai ejaan Indonesia, seperti syarat bukan sharat), seperti di atas, maka Al-lâh akan ditransliterasikan Allah, Al-Hadith akan ditransliterasikan Al-Hadits, dan Al-Sabeereen akan ditransliterasikan Ash-Shaabiriin...


PENGENALAN HURUF

------------------------------------------------------
huruf------------transliterasi------------lafal
------------------------------------------------------
alef (א)-----------(tanpa nikud/tanda baca/haraqah, mati)
bet (ב)----------b/v--------------------------b/v
gimel (ג)-------g---------------------------g
dalet (ד)-------d---------------------------d
he (ה)----------h---------------------------h (akhiran mati)
waw (ו)----------w/v/o/u---------------------------w/v/o/u
zayin (ז)--------z---------------------------z
khet (ח)---------kh--------------------------kh
tet (ט)----------t---------------------------t
yod (י)----------y---------------------------y
kaf (כ)----------k---------------------------k ==> akhir = ך (khaf - kh - kh)
lamed (ל)-------l---------------------------l
mem (מ)--------m--------------------------m ==> akhir = ם (mem pesyuta / mem sofit - m - m)
nun (נ)----------n---------------------------n ==> akhir = ן (nun pesyuta / nun sofit - n - n)
samekh (ס)----s---------------------------s
'ayin (ע)---------(tanpa nikud/tanda baca/haraqah, mati)
pe (פ)-----------p---------------------------p ==> akhir = ף (fe - f - f)
tsadey (צ)--------ts--------------------------ts ==> akhir = ץ (tsadey pesyuta - ts - ts)
qof (ק)-----------q--------------------------q
resy (ר)----------r---------------------------r
syin (ש)---------sy--------------------------sy
tav (ת)-----------t/s---------------------------t/s
------------------------------------------------------


hanya 5 huruf yang memiliki akhiran berbeda bentuk, yaitu khaf atau kaf pesyuta (ך), mem pesyuta atau mem sofit (ם), nun pesyuta atau nun sofit (ן), fe atau pe pesyuta (ף), dan tsadey pesyuta (ץ)...

huruf waw (ו), bila vokalnya e maka dibaca "ve", bila vokalnya a maka dibaca "wa"... jika dipertengahan dan akhiran vokal a, maka dibacanya va...

huruf tsadey (צ) cara bacanya tidak sama dengan tsa dalam Bahasa 'Arab (ث), tapi seperti zz pada pizza (pitsa), sedangkan tsa (ث) seperti th pada thanks (tsengs)..


PENEKANAN-PENEKANAN VOKAL

penekanan-penekanan vokal pada huruf terdapat pada i dengan huruf yod (י), u dan o dengan huruf waw (ו)... sama halnya dengan 'Arab, vokal i dengan huruf ya (ي), vokal u dengan huruf wawu (و), dan ditambah vokal a dengan huruf alif (ا)


PENGENALAN TANDA BACA (NIKKUD)

pada dasarnya, Ibrani hanyalah bahasa dengan aksara konsonan, namun tanda baca (nikkud) adalah alat bantu dalam membaca untuk menjaga keaslian cara membaca Torah (karena pembacaan Torah termasuk salah satu halakhah)..

sama halnya dengan Arab dengan sedikit perbedaan alasan, Arab hanyalah bahasa dengan aksara konsonan, namun tanda baca (haraqah) adalah alat bantu dalam membaca bagi kaum 'ajam (Non-Arab) supaya mudah membacanya..

1. VOKAL A
a. qamats (ָ) = a (khusus logat Asykenazi: aw)
b. patakh (ַ) = a
c. hataf patakh (ֲ) = di pertengahan kata mati, di akhiran a

2. VOKAL E
a. tserey (ֵ) = di pertengahan e, di awalan dan akhiran ey
b. segol (ֶ) = e seperti dalam kata Indonesia "ember"
c. hataf segol (ֱ) = e seperti dalam kata Indonesia "bencana"
4. syeva (ְ) = mati

3. VOKAL I
hiriq (ִ) = i

4. VOKAL O
a. holam (ֹ) = o
b. hataf qamats (ֳ) = ow (atau o sedikit panjang)

5. VOKAL U
a. syureq (ּ) = u khusus huruf waw saja
b. qubbuts (ֻ) = u

lihat tabel di bawah ini:

tanda qamats (ָ) dalam logat Yahudi Asykenazim benar-benar menjadi o...


PENGENALAN PENGUCAPAN DAGESY

dagesy (ּ) sering ditemui dalam beberapa huruf, dagesy adalah tanda titik yang menjadi nikud khusus untuk huruf-huruf tertentu...

pengunaan dagesy hanya untuk huruf-huruf:
  1. bet ב
  2. kaf כ
  3. pe פ
  4. tav ת
  5. waw ו
  6. syin ש
ucapan-ucapannya dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

huruf lain selain keenam huruf di atas (kecuali syin) bila diberi dagesy, maka akan dibaca double (syeda) sama seperti tanda tasydid atau syaddah dalam Bahasa Arab (َّ )..


CARA MEMBACA AKSARA IBRANI

BERESYIT (KEJADIAN) 1: 1, link: http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt0101.htm

===============================
בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ
===============================

kata pertama: בְּרֵאשִׁית

בְּ = huruf bet (ב) ada tanda syeva (ְ) dan tanda dagesy bet (ּ), maka dibacanya "be"

רֵ = huruf resy (ר) ada tanda tserey di tengah (ֵ) yaitu e, maka dibacanya "re"

א = huruf alef tanpa tanda, mati..

שִׁ = huruf syin (ש) ada tanda dagesy syin (ׁ) dan tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibacanya "syi"

י = huruf yod, penekanan atas "i" pada "syi"

ת = huruf tav, maka dibaca "t", disambung dengan syi maka dibaca "syit"

jadi:

בְּרֵאשִׁית dibaca "bereysyit"



kata kedua: בָּרָא

בָּ = huruf bet (ב) ada tanda qamats (ָ) dan dagesy bet (ּ), maka dibaca "ba"

רָ = huruf resy (ר) ada tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca "ra"

א = huruf alef tanpa tanda, mati

jadi:

בָּרָא dibaca "bara"



kata ketiga: אֱלֹהִים

אֱ = huruf alef (א) ada tanda hataf segol (ֱ) yaitu e, maka dibaca "e"

לֹ = huruf lamed (ל) ada tanda holam (ֹ) yaitu o, maka dibaca "lo"

הִ = huruf he (ה) ada tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibaca "hi"

י = huruf yod, penekanan atas "i" pada "hi"

ם = huruf mem pesyuta dibaca "m", disambung hi, maka dibaca "him"

jadi:

אֱלֹהִים dibaca "elohim"



kata keempat: אֵת

אֵ = huruf alef (א) ada tanda tserey (ֵ) yaitu e, maka dibaca "e"

ת = huruf tav dibaca "t", disambung e, maka dibaca "et"

jadi:

אֵת dibaca "et"



kata kelima: הַשָּׁמַיִם

הַ = huruf he (ה) ada tanda patah (ַ) yaitu a, maka dibaca "ha"

שָּׁ = huruf syin (ש) ada 3 tanda, tanda dagesy syin (ׁ), tanda dagesy syin kedua (ּ) yaitu double huruf, dan tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca "sysya"

מַ = huruf mem (מ) ada tanda patakh (ַ) yaitu a, maka dibaca "ma"

יִ = huruf yod (י) ada tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibaca "yi"

ם = huruf mem pesyuta, maka dibaca "m", disambung yi, maka menjadi "yim"

jadi:

הַשָּׁמַיִם dibaca "hasysyamayim"



huruf keenam: וְאֵת

וְ = huruf waw (ו) ada tanda syeva (ְ) yaitu e (seperti e pada kata "benar"), dibaca "ve" (karena sifatnya e kecil, maka bisa ditulis v')

אֵ = huruf alef (א) ada tanda tserey (ֵ), maka dibaca "e"

ת = huruf tav dibaca "t", disambung e, maka dibaca "et"

jadi:

וְאֵת dibaca "v'et"



huruf ketujuh: הָאָרֶץ

הָ = huruf he (ה) ada tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca "ha"

אָ = huruf alef (א) ada tanda qamats (ָ) yaitu "a"

רֶ = huruf resy (ר) ada tanda segol (ֶ) yaitu e, maka dibaca "re"

ץ = huruf akhiran tsadey, maka dibaca "ts", disambung re, maka dibaca "rets"

jadi:

הָאָרֶץ dibaca "ha'arets"

MAKA:

בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ

DIBACA:

"beresyit bara elohim et hasysyamayim v'et ha'arets"

"Pada mulanya Allah menciptakan Langit dan Bumi"


coba kita sama-sama "ngaji" Kitab Beresyit (Kejadian) pasal 1 ayat 1-10:

בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ
bereysyit bara elohim et hasysyamayim v'et ha'arets

וְהָאָרֶץ, הָיְתָה תֹהוּ וָבֹהוּ, וְחֹשֶׁךְ, עַל-פְּנֵי תְהוֹם; וְרוּחַ אֱלֹהִים, מְרַחֶפֶת עַל-פְּנֵי הַמָּיִם
veha'arets hayeta tohu wavohu vekhosyekh al p'ney tehom veruwakh elohim merakhefet al p'ney hammayim

וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים, יְהִי אוֹר; וַיְהִי-אוֹר
wayyo'mer elohim yehi or wayehi or

וַיַּרְא אֱלֹהִים אֶת-הָאוֹר, כִּי-טוֹב; וַיַּבְדֵּל אֱלֹהִים, בֵּין הָאוֹר וּבֵין הַחֹשֶׁךְ
wayyare' elohim et ha'or ki thov wayyavdel elohim ben ha'or uven hakhosyekh

וַיִּקְרָא אֱלֹהִים לָאוֹר יוֹם, וְלַחֹשֶׁךְ קָרָא לָיְלָה; וַיְהִי-עֶרֶב וַיְהִי-בֹקֶר, יוֹם אֶחָד
wayyiqra elohim la'or yom, velakhosyekh qara layla, wayehi 'erev wayehi voqer, yom ekhad

וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים, יְהִי רָקִיעַ בְּתוֹךְ הַמָּיִם, וִיהִי מַבְדִּיל, בֵּין מַיִם לָמָיִם
wayyo'mer elohim yehi raqi'a bet'oke hammayim wihi mavdil ben mayim lamayim

וַיַּעַשׂ אֱלֹהִים, אֶת-הָרָקִיעַ, וַיַּבְדֵּל בֵּין הַמַּיִם אֲשֶׁר מִתַּחַת לָרָקִיעַ, וּבֵין הַמַּיִם אֲשֶׁר מֵעַל לָרָקִיעַ; וַיְהִי-כֵן
wayya'as elohim, et haraqi'a, wayyavdel ben hammayim asyer mittakhat laraqi'a uven hammayim asyer me'al laraqi'a wayehi khen

וַיִּקְרָא אֱלֹהִים לָרָקִיעַ, שָׁמָיִם; וַיְהִי-עֶרֶב וַיְהִי-בֹקֶר, יוֹם שֵׁנִי
wayyiqra elohiym laraqi'a syamayim wayehi 'erev wayehi voqer, yom syeni

וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים, יִקָּווּ הַמַּיִם מִתַּחַת הַשָּׁמַיִם אֶל-מָקוֹם אֶחָד, וְתֵרָאֶה, הַיַּבָּשָׁה; וַיְהִי-כֵן
wayyo'mer elohim yiqqa'u hammayim mittakhat hasysyamayim el maq'om ekhad vetera'eh hayyabasyay, wayehi khen

וַיִּקְרָא אֱלֹהִים לַיַּבָּשָׁה אֶרֶץ, וּלְמִקְוֵה הַמַּיִם קָרָא יַמִּים; וַיַּרְא אֱלֹהִים, כִּי-טוֹב
wayyiqra elohim layyabasyay 'erets ulemiq've hammayim qara' yammim wayyare' elohim ki thov


DIALEK-DIALEK

Bahasa Ibrani memiliki 2 dialek lokal, yaitu dialek Yerusalem dengan dialek Tiberias (utara), masing-masing perbedaan dari penekanan vokal...

selain itu ada dialek Yiddisy (דיש) yang digunakan oleh Yahudi Asykenazi (jamak: Asykenazim), bisa dibilang "Bahasa Yahudi-Jerman atau Yidisy-Taytsy ייִדיש - טיַיטש"...

ada juga dialek Ladino-Yudesmo (גיודיאו-איספאנײל) atau Bahasa Yahudi-Spanyol yang digunakan oleh Yahudi Sefardi (jamak: Sefardim)...
Read More >>

Firman Suci: Talmud

Category : 1


BAGIAN V: FIRMAN SUCI
TALMUD (BAG. I)

Talmud (תלמוד) artinya "belajar"... Talmud adalah salah satu teks suci utama setelah Torah yang mana berisi mengenai penjelasan-penjelasan hukum (halakhah), etika, adat-istiadat, dan sejarah yang terkandung dalam Torah serta peristiwa setelah Torah...

Talmud memiliki dua komponen yaitu; Misynah (משנה) yaitu ringkasan tertulis Hukum Lisan Yudaisme yang disusun oleh para ravi Misynah yang disebut tanna'im; dan Gemara (גמרא) yaitu diskusi mengenai Misynah dan berhubungan dengan tulisan-tulisan Tanna'im yang sering membahas sesuatu yang eksklusif dengan penjabaran luas...

Talmud disebut juga Syas (ש"ס) yang merupakan akronim dari Sedarim Syisyah (סדרים שישה) yang berarti "enam perintah" dalam Misynah...


STRUKTUR TALMUD

seder (perintah, jamak: sedarim) yang ada enam itu dibagi dalam 60 atau 63 masekhtot (traktat, tunggal: masekhet) dan terdapat 517 perakim (bab, tunggal: perek)...

setiap perek akan berisi beberapa misynayot dengan footnote yang merujuk ke Gemara; nama untuk satu bagian dari Gemara adalah sugya (jamak: sugyot)...

setiap sugya, termasuk barayita atau tosefta, biasanya terdiri dari elaborasi bukti tentang pernyataan Misynah, apakah halakhah (hukum yang tegas) atau haggadah (hukum yang berdasarkan penafsiran yang belum jelas seperti cerita, anekdot, atau pembahasan mengenai bisnis dan obat-obatan)...


MISYNAH

Misynah (משנה) adalah kumpulan dari sabda, pendapat hukum, petuah, dan perdebatan dari para ravi (revi'im)..

pernyataan dalam Misynah biasanya singkat, mencatat pendapat singkat dari para ravi yang memperdebatkan suatu subyek; atau hanya mencatat pandangan yang tampaknya mewakili pandangan konsensus...

para ravi yang mencatat Misynah disebut tanna'im (תנאים tunggal: tanna)...

terdapat Enam Perintah (Sedarim Syisyah) yang diklasifikasikan dalam kitab-kitab dgn traktat sbb:

1. Zera'im (זרעים): "Benih-benih" (membahas ttg pertanian, bercocok tanam, jenis tanah dan bibit, dsbnya)
  • Berakhot (ברכות): "Keberkatan"
  • Pe'ah (פאה): "Penjuru (Tanah)"
  • Dema'i (דמאי): "Dema'i"
  • Kil'ayim (כלאים): "Persilangan"
  • Syevi'it (שביעית): "Tujuh Tahun"
  • Terumot (תרומות): "Donasi"
  • Ma'aserot (מעשרות): "Persepuluhan"
  • Ma'aser Syeni (מעשר שני): "Perduapuluhan"
  • Khallah (חלה): "Roti"
  • 'Orlah (ערלה): "Pencangkokan"
  • Bikkurim (ביכורים): "Buah Pertama"
2. Mo'ed (מועד): "Perayaan" (membahas ttg Hari Raya, Yom Syabbat, dsbnya)
  • Syabbat (שבת‎): "Beristirahat"
  • Eruvin (ערובין): "Bercampur"
  • Pesakhim (פסחים): "Hari Raya Pesakh"
  • Syeqalim (שקלים): "Uang-uang (Syeqel)"
  • Yoma (יומא): "Hari-hari"
  • Sukkah (סוכה): "Hari Raya Sukkot"
  • Betsah (ביצה): "Telur"
  • Rosy Hasyanah (ראש השנה): "Tahun Baru"
  • Ta'anit (תענית): "Puasa"
  • Megillah (מגילה): "Peraturan"
  • Mo'ed Qattan (מועד קטן): "Hari-hari Raya Kecil"
  • Hagigah (חגיגה): "Persembahan"
3. Nasyim (נשים): "Perempuan-perempuan" (membahas ttg wanita, hak dan kewajiban seorang istri, pernikahan, dsbnya)
  • Yevamot (יבמות): "Pernikahan (Levi)"
  • Ketuvot (כתובות): "Perjanjian (Pra-Nikah)"
  • Nedarim (נדרים): "Sumpah-Setia"
  • Nazriyim (נדרים): "Orang-orang yang Menjauhkan Diri (Nazir)"
  • Sotah (סוטה): "Perempuan yang Sesat"
  • Gittin (גיטין): "Pencatatan"
  • Qiddusyin (קידושין): "Pertunangan"
4. Nezikin (נזיקין): "Kerugian" (membahas ttg hukum dan kriminalitas, pidana dan perdata, pengadilan, dsbnya)
  • Bava Qamma (בבא קמא): "Gerbang Pertama"
  • Bava Metsi'a (בבא מציעא): "Gerbang Menengah"
  • Bava Batra (בבא בתרא): "Gerbang Terakhir"
  • Sanhedrin (סנהדרין): "Sanhedrin"
  • Makkot (מכות): "Saksi"
  • Syevu'ot (שבועות): "Sumpah"
  • 'Eduyot (עדויות): "Kesaksian"
  • 'Avodah Zarah (עבודה זרה): "Peribadatan Asing"
  • Avot (אבות): "Bapak"
  • Horayot (הוריות): "Keputusan"
5. Qodasyim (קדשים): "Kekudusan" (membahas ttg peribadatan utama di Beyt Ha-Miqdasy seperti korbanot, dan ibadah kudus lainnya)
  • Zevahim (זבחים): "Pengorbanan"
  • Menahot (מנחות): "Korban Sajian"
  • Khullin (חולין): "Hal-hal Umum"
  • Bekhorot (בכורות): "Sulung"
  • 'Arakhin (ערכין): "Pengabdian"
  • Temurah (תמורה): "Penggantian"
  • Keritot (כריתות): "Pengucilan"
  • Me'ilah (מעילה): "Penistaan"
  • Tamid (תמיד): "Korban Harian"
  • Middot (מידות): "Pengukuran"
  • Qinnim (קנים): "Sarang"
6. Tohorot (טהורת): "Kemurnian" (membahas ttg kebersihan, tata-cara hidup bersih menurut Yudaisme, dsbnya)
  • Kelim (כלים): "Wadah-wadah"
  • Oholot (אוהלות): "Tenda"
  • Nega'im (נגעים): "Tulah-tulah"
  • Parah (פרה): "Sapi"
  • Tohorot (טהורת): "Kemurnian"
  • Miqva'ot (מקואות): "Mandi"
  • Niddah (נדה): "Pemisahan (Haid)"
  • Makhsyirin (מכשירין): "Kenajisan"
  • Zavim (זבים): "Selut"
  • Tevul Yom (תיול יום): "Mandi Sehari"
  • Yadayim (ידים): "Tangan"
  • 'Uqtsim (עוקצים): "Batangan (Pohon)"


BARAYITA

Barayita (ברייתא) adalah beberapa laporan tanaa'im yang berisi pembandingan dengan Misynah, apakah itu mendukung atau membantah preposisi dari para ravi Amora'im...

dengan kata lain, Barayita adalah teks tanna'im selain Misynah dan berada di luar Misynah.. Barayita itu sendiri artinya "berada di luar"...

barayitot (jamak dari Barayita) yang dikutip dalam Gemara seringkali dikutip dari Tosefta (rangkuman tanna'im dari halakhah dan sejajar dengan Misynah)...


GEMARA

Gemara (גמרא) adalah salah satu bagian Talmud yang kedua setelah Misynah... Gemara adalah penjelasan-penjelasan atas Misynah... ibarat Kitab UUD 1945, maka penjelasan atas UUD itu disebut Gemara...

penjelasan-penjelasan itu diambil dari semua ravi periode Amora'im yang dikumpulkan dari Yerusalem dan Babylonia, oleh sebab itu, Gemara dibagi atas 2 bagian:
  1. Talmud Yerusyalmi (תלמוד ירושלמי): "Talmud Yerusalem"
  2. Talmud Bavli (תלמוד בבלי): "Talmud Babylonia"


TALMUD YERUSYALMI

Talmud Yerusyalmi (תלמוד ירושלמי) adalah salah satu dari dua kompilasi Gemara dari ajaran-ajaran agama Yahudi dan komentar yang secara lisan selama berabad-abad sebelum ketika dari revi'im di Yerusalem...

Talmud ini merupakan kompilasi dari ajaran-ajaran sekolah Tiberias, Sepforis, dan Kaisarea... Talmud ini juga sebagian besar ditulis dalam Bahasa Aram dengan sedikit pengaruh logat dari Babylonia...

Talmud ini adalah sinopsis dari analisis Misynah yang dikembangkan selama hampir 200 tahun oleh akademi-akademi di Israel (terutama orang-orang dari Tiberias dan Kaesarea)..

perlu ditekankan bahwa Talmud Yerusyalmi tidak hanya berisi Gemara, tetapi berisi Misynah dan Gemara Yerusalem...


TALMUD BAVLI

Talmud Bavli (תלמוד בבלי) disampaikan secara lisan selama berabad-abad dan merupakan kompilasi pendapat dari para ravi di Babylonia sejak abad ke-5 M...

sejak Masa Pembuangan ke Babylonia pada tahun 586 SM, sudah ada komunitas Yahudi yang hidup di Babylonia maupun di Yudea (Yerusalem dan sekitarnya), karena banyak dari tawanan tidak pernah kembali ke Tanah Israel...

sejak itu hingga periode Misynah, penduduk Yahudi di Babylonia meningkat melalui pertumbuhan alami maupun migrasi... kota-kota yang paling penting menjadi pusat Yahudi di Babylonia adalah Nehardea, Nisibis, Mahoza, Pumbeditha, dan Susa (Persia)...

perlu ditekankan bahwa Talmud Bavli tidak hanya berisi Gemara, tetapi berisi Misynah dan Gemara Babylonia...

ISU-ISU DAN BANTAHAN DARI TUDUHAN ATAS TALMUD

sering kita temui oknum-oknum dari pihak Kristiani dan Muslim yang tidak bertanggungjawab menulis dalam beberapa blog dan forum mengenai isi Talmud yang berisi diskriminasi atas goy'im (Non-Yahudi) dan penghinaan atas Kristen dan Yesus...

sebelum itu, saya perlu sampaikan link yang terdapat isi Talmud secara lengkap sbb:

1. "The Talmud" terjemahan Joseph Barclay (1878) http://sacred-texts.com/jud/bar/index.htm
2. "The Babylonian Talmud" terjemahan Michael L. Rodkinson (1918) http://sacred-texts.com/jud/talmud.htm
3. "The Wisdom of The Talmud" terjemahan Ben Zion Bokser (1951) http://sacred-texts.com/jud/wott/index.htm

berikut ini adalah beberapa tuduhan dan faktanya:

tuduhan: "Yesus Kristus sebagai anak haram seorang pelacur" (Khallah, 1b, 18b)

fakta:
tidak ada nomor ayat 1b dan 18b

tuduhan:

"Yesus adalah orang bodoh" (Syabbat, 104b), "Yesus seorang tukang sihir" (Toldoth Jeshu), "Yesus adalah penyembah berhala" (Sanhedrin 103a)

fakta:

Syabbat, 104b. isinya: "Itu yang diajarkan, Rav Eli'ezer berkata kepada orang Bijak: "akankah sihir Ben Stada dari Mesir dengan cara menggoreskan di atas dagingnya itu mendatangkan malapetaka? tidak, dia hanyalah orang bodoh"... oknum tersebut berusaha mengganti Ben Stada dengan Yesus...
Toledoth Jeshu adalah sebuah buku dari Abad Pertengahan dan bukan bagian dari Talmud... jangan samakan Toledoth Jeshu dengan Toldot Talmud....
Sanhedrin 107b. ini merupakan distorsi dari isi yang sebenarnya oleh seorang anti-Semit bernama Van Hyning yang mengisahkan kejelekan ttg Yesus...

tuduhan:

Talmud mengajarkan bahwa Yesus mati seperti binatang dan dikuburkan bersama tinja, anak-anak Roma (orang Kristen) dan anak-anak Ismael (Muslim dan Turki) akan dilemparkan ke neraka sebagaimana bangkai anjing yang dibuang, begitu pula Yesus dan Muhammad, mereka kotor seperti anjing (Zohar, III, 282).

fakta:

mustahil sebuah kitab yang menjadi panduan suatu agama berisi kalimat kotor seperti itu, Zohar, III, 282. adalah karya Kabbalistik abad 13 M dan bukanlah termasuk dalam kompilasi Talmud... silahkan di cek link di atas...

tuduhan:

"orang Yahudi yang membunuh orang Kristen tidak berdosa, melainkan salah satu penawaran Tuhan untuk pengganti ternak dalam Korbanot (Ibadah Korban) bahkan orang yang terbaik dari kalangan goy'im harus dibunuh" (Avodah Zarah, Tosefot 26b)

fakta:

dalam bagian Talmud hanya berisi nomor pasal dengan judul tema dan nomor ayat Misynah, tidak ada judul "Tosefot" dalam Avodah Zarah... ayat di atas itu diredaksi oleh Van Hyning seperti tuduhan dalam Sanhedrin di atas...

tuduhan dan jawaban lainnya bisa dilihat di http://freemasonry.bcy.ca/anti-masonry/van_hyning.html
Read More >>

Firman Suci: Pembacaan Torah

Category : 0


BAGIAN V: FIRMAN SUCI
PEMBACAAN TORAH

setiap minggu pada Yom Syabbat di esnoga, orang-orang Yahudi membaca (atau, lebih akurat dikatakan menyanyikan) bagian dari isi Torah... bagian ayat ini disebut sebagai parsyah (פרשה jamak: parsyiyot)...

parsyah pertama, misalnya, adalah Parsyat Beresyit, yang meliputi dari awal kisah Kejadian sampai Nuh... ada 54 parsyiyot dalam setiap minggu sehingga dalam setahun, kita telah membaca seluruh Torah (dari Sefer Beresyit sampai Sefer Devarim) dalam layanan jemaat...

menjelang Rosy Hasyanah (Tahun Baru Ivrit), kita membaca bagian terakhir Torah yang disebut sebagai Simkhat Ha-Torah (Bersukacita dalam Torah)...

pada Simkhat Ha-Torah, kita membaca bagian terakhir dari Torah, dan segera melanjutkan ke ayat pertama Sefer Beresyit, hal itu menunjukkan bahwa Torah adalah sebuah lingkaran, dan tidak pernah berakhir sampai ajal menjelang...

sedikit berbeda dengan pengajian Islam, dalam Islam tidak ada ritual jama'ah untuk Tadarrus Al-Qur'an (Pembacaan Al-Qur'an) meskipun ada juga beberapa masjid yang mengadakan layanan pengajian jemaat yang bukan didasari atas syari'ah (hukum Islam).. tetapi persamaannya terletak pada Khatam Al-Qur'an (penyelesaian pembacaan Qur'an), ketika membaca bagian terakhir dalam Al-Qur'an, maka dilanjutkan pada ayat pertama Surah Al-Fatihah...

dalam layanan esnoga, parsyah mingguan akan ditutup dengan pembacaan bagian dari Tanakh yang lain yaitu Nevi'im, ini yang disebut sebagai haftarah (הפטרה)... kata "haftarah" berasal dari bahasa Ibrani, akar Pe-Tet-Resy dan berarti "Bagian Penutup"...

biasanya, porsi haftarah tidak lagi dari satu pasal, tetapi dari pasal-pasal yang berhubungan dengan parsyah minggu itu...

pada layanan itu, sebelumnya kohanim (para kohen) membawa Torah mengelilingi bagian dalam esnoga sebelum akhirnya diletakkan di bimah sebagai wujud bahwa Ruwakh Ha-Qodesy akan menguduskan tempat itu..

DAFTAR PARSYIYOT SETIAP MINGGU
  1. Beresyit - בראשית (Beresyit 1:1-6:8, haftarah: Yisyeyah 42:5-43:11 atau 42:5-42:21)
  2. No'akh - נח (Beresyit 6:9-11:32, haftarah: Yisyeyah 54:1-55:5 atau 54:1-10)
  3. Lekh-L'kha - לך-לך (Beresyit 12:1-17:27, haftarah: Yisyeyah 40:27-41:16)
  4. Wayera - וירא (Beresyit 18:1-22:24, haftarah: 2 Melakhim 4:1-4:37 atau 4:1-4:23)
  5. Khayey Sarah - חיי שרה (Beresyit 23:1-25:18, haftarah: 1 Melakhim 1:1-1:31)
  6. Toldot - תולדות (Beresyit 25:19-28:9, haftarah: Mal'akhi 1:1-2:7)
  7. Wayeitse - ויצא (Beresyit 28:10-32:3, haftarah: Hose'a 12:13-14:10 atau 11:7-12:12)
  8. Wayisylakh - וישלח (Beresyit 32:4-36:43, haftarah: Hose'a 11:7-12:12 atau Ovadyah 1 :1-1: 21)
  9. Wayyesyev - וישב (Beresyit 37:1-40:23, haftarah: Amos 2:6-3:8)
  10. Miqets - מקץ (Beresyit 41:1-44:17, haftarah: 1 Melakhim 3:15-4:1)
  11. Wayigasy - ויגש (Beresyit 44:18-47:27, haftarah: Yekhezq'el 37:15-37:28)
  12. Wayehi - ויחי (Beresyit 47:28-50:26, haftarah: 1 Melakhim 2:1-12)
  13. Syemot - שמות (Syemot 1:1-6:1, haftarah: Yisyeyah 27:6-28:13; 29:22-29:23 atau Yirmiyah 1:1-2:3)
  14. Wa'era - וארא (Syemot 6:2-9:35, haftarah: Yekhezq'el 28:25-29:21)
  15. Bo - בו (Syemot 10:1-13:16, haftarah: Yirmiyah 46:13-46:28)
  16. Besyalah (Syabbat Syirah) - בשלח (Syemot 13:17-17:16, haftarah: Syoftim 4:4-5:31 atau 5:1-5:31)
  17. Yitro - יתרו (Syemot 18:1-20:23, haftarah: Yisyeyah 6:1-7:6; 9:5-9:6 atau 6:1-6:13)
  18. Misypatim - משפטים (Syemot 21:1-24:18, haftarah: Yirmiyah 34:8-34:22; 33:25-33:26)
  19. Terumah - תרומה (Syemot 25:1-27:19, haftarah: 1 Melakhim 5:26-6:13)
  20. Tetsaveh - תצווה (Syemot 27:20-30:10, haftarah: Yekhezq'el 43:10-43:27)
  21. Ki Tisa - כי תשא (Syemot 30:11-34:35, haftarah: 1 Melakhim 18:1-18:39 atau 18:20-18:39)
  22. Wayaqhel - ויקהל (Syemot 35:1-38:20, haftarah: 1 Melakhim 7:40-7:50 atau 7:13-7:26)
  23. Pequdey - פקודי (Syemot 38:21-40:38, haftarah: 1 Melakhim 7:51-8:21 atau 7:40-7:50)
  24. Wayiqra - ויקרא (Wayyiqra 1:1-5:26, haftarah: Yisyeyah 43:21-44:23)
  25. Tsav - צו (Wayyiqra 6:1-8:36, haftarah: Yirmiyah 7:21-8:3; 9:22-9:23)
  26. Syemini - שמיני (Wayyiqra 9:1-11:47, haftarah: 2 Syemu'el 6:1-7:17 atau 6:1-6:19)
  27. Tazri'a - תַזְרִיעַ (Wayyiqra 12:1-13:59, haftarah: 2 Melakhim 4:42-5:19)
  28. Metsora' - מצרע (Wayyiqra 14:1-15:33, haftarah: 2 Melakhim 7:3-7:20)
  29. Akharey Mot - אחרי מות (Wayyiqra 16:1-18:30, haftarah: Yekhezq'el 22:1-22:19 atau 22:1-22:16)
  30. Qedosyim - קדושים (Wayyiqra 19:1-20:27, haftarah: Amos 9:7-9:15 atau Yekhezq'el 20:2-20:20)
  31. Emor - אמור (Wayyiqra 21:1-24:23, haftarah: Yehezq'el 44:15-44:31)
  32. B'har - בהר (Wayyiqra 25:1-26:2, haftarah: Yirmiyah 32:6-32:27)
  33. Bekhuqotay - בחוקותי (Wayyiqra 26:3-27:34, haftarah: Yirmiyah 16:19-17:14)
  34. Bemidbar - במדבר (Bemidbar 1:1-4:20, haftarah: Hose'a 2:1-2:22)
  35. Nasso - נשא (Bemidbar 4:21-7:89, haftarah: Syoftim 13:2-13:25)
  36. Beha'alotkha - בהעלותך (Bemidbar 8:1-12:16, haftarah: Zekharyah 2:14-4:7)
  37. Syelah L'kha - שלח לך (Bemidbar 13:1-15:41, haftarah: Yehosyu'a 2:1-2:24)
  38. Qorakh - קרח (Bemidbar 16:1-18:32, haftarah: 1 Syemu'el 11:14-12:22)
  39. Khuqat - קרח (Bemidbar 19:1-22:1, haftarah: Syoftim 11:1-11:33)
  40. Balaq - בלק (Bemidbar 22:2-25:9, haftarah: Mikhah 5:6-6:8)
  41. Pinkhas - פנחס (Bemidbar 25:10-30:1, haftarah 1 Melakhim 18:46-19:21)
  42. Mattot - מטות (Bemidbar 30:2-32:42, haftarah: Yirmiyah 1:1-2:3)
  43. Mase'i - מסעי (Bemidbar 33:1-36:13, haftarah: Yirmiyah 2:4-28; 3:4 atau 2:4-28; 4:1-4:2)
  44. Devarim - דברים (Devarim 1:1-3:22, haftarah: Yisyeyah 1:1-1:27)
  45. Wa'etkhanan - ואתחנן (Devarim 3:23-7:11, haftarah: Yisyeyah 40:1-40:26)
  46. Eqev - עקב (Devarim 7:12-11:25, haftarah: Yisyeyah 49:14-51:3)
  47. Re'eh - ראה (Devarim 11:26-16:17, haftarah: Yisyeyah 54:11-55:5)
  48. Syoftim - שופטים (Devarim 16:18-21:9, haftarah: Yisyeyah 51:12-52:12)
  49. Ki Tetse'i - כי תצא (Devarim 21:10-25:19, haftarah: Yisyeyah 54:1-54:10)
  50. Ki Tavo - כי תבוא (Devarim 26:1-29:8, haftarah: Yisyeyah 60:1-60:22)
  51. Nitsavim - ניצבים (Devarim 29:9-30:20, Yisyeyah 61:10-63:9)
  52. Wayelekh - וילך (Devarim 31:1-31:30, haftarah: Yisyeyah 55:6-56:8)
  53. Ha-Azinu - האזינו (Devarim 32:1-32:52, haftarah: 2 Syemu'el 22:1-22:51)
  54. V'zot Ha-Berakhah - וזאת הברכה (Devarim 33:1-34:12, haftarah: Yehosyu'a 1:1-1:18 atau 1:1-1:9)

salah satu tujuan parsyat adalah supaya kita memahami maksud dan isi dari Torah seperti salah satunya tentang Misykan (Kemah Suci)...
Read More >>

Firman Suci: Tanakh (Alkitab: Torah, Ketuvim, Nevi'im)

Category : 0


BAGIAN V: FIRMAN SUCI
TANAKH (BAG. I)

Tanakh (תנך) adalah salinan teks dari Naskah Masoret Perjanjian Lama yang berbahasa Ibrani dan dilengkapi kodifikasi atas Perjanjian Lama... dalam Yudaisme, tidak ada istilah "Perjanjian Lama" sebab "Perjanjian Lama" adalah murni istilah Kekristenan untuk Alkitab Yahudi dengan sedikit perbedaan salinan dan poin pasal dan nomor ayat... tetapi untuk mempermudah pemahaman bagi yang masih awam di Indonesia, maka saya pakai istilah ini...

Tanakh sendiri adalah singkatan dari Torah - Nevi'im - Ketuvim... ketiga-tiganya adalah bagian dalam Tanakh, meskipun demikian, sudah lazim di mulut orang-orang Yahudi majas metonimia bahwa Tanakh adalah Torah...

kitab-kitab dalam Tanakh disebut Sefer (ספר) yang artinya "Buku" atau "Kitab"...


STRUKTUR DAN BAGIAN TANAKH

Tanakh bersumber dari Naskah Masoret yang berbahasa Ibrani dan sedikitnya ada Bahasa Aram... dibagi berdasarkan pewahyuannya, Tanakh terdiri atas 39 Sefer:

1. TORAH (תורה) = PENGAJARAN (TAURAT)

  • Beresyit (בראשית) "Pada Mulanya" = Kejadian (Genesis)
  • Syemot (שמות) "Nama-nama" = Keluaran (Exodus)
  • Wayiqra' (ויקרא) "Dan Dia Memanggil" = Imamat (Leviticus)
  • Bemidbar (במדבר) "Di Padang Gurun" = Bilangan (Numbers)
  • Devarim (דברים) "Perkataan-perkataan" = Ulangan (Deuteronomy)

2. NEVI'IM (נביאים) = NAVI-NAVI

i. Nevi'im Risyonim (נביאים ראשונים) = Navi-navi Awal
  • Yehosyu'a (יהושע) "Nav Yehosyu'a" = Yosua (Joshua)
  • Syoftim (שופטים) "Para Hakim" atau "Hakim-hakim" = Hakim-hakim (Judges)
  • Syemu'el (שמואל) = "Nav Syemu'el" = Samuel (Samuel)
- Alef Syemu'el (א שמואל) = "Samuel Pertama" = 1 Samuel (1 Samuel)
- Bet Syemu'el (ב שמואל) = "Samuel Kedua" = 2 Samuel (2 Samuel)
  • Melakhim (מלכים) = "Para Raja" atau "Raja-raja" = Raja-raja (Kings)
- Alef Melakhim (א מלכים) = "Raja-raja Pertama" = 1 Samuel (1 Samuel)
- Bet Melakhim (ב מלכים) = "Raja-raja Kedua" = 2 Samuel (2 Samuel)

ii. Nevi'im Akharonim (נביאים אהרונים) = Navi-navi Kemudian
  • Yisyeyah (ישעיה) "Nav Yisyeyah" = Yesaya (Isaiah)
  • Yirmiyah (ירמיה) "Nav Yirmiyah" = Yeremia (Jeremiah)
  • Yekhezq'el (יחזקאל) "Nav Yekhezq'el" = Yehezqiel (Ezekiel)
iii. Trey 'Asar (תרי עשר) = Dua Belas (Keduabelas Kitab Navi-navi)
  • Hosye'a (הושע) "Nav Hosye'a" = Hosea (Hosea)
  • Yo'el (יואל) "Nav Yo'el" = Yoël (Joel)
  • 'Amos (עמוס) "Nav 'Amos" = Amos (Amos)
  • 'Ovadyah (עובדיה) "Nav 'Ovadyah" = Obaja (Obadiah)
  • Yonah (יונה) "Nav Yonah" = Yunus (Jonah)
  • Mikhah (מיכה) "Nav Mikhah" = Mikha (Micah)
  • Nakhum (נחום) "Nav Nakhum" = Nahum (Nahum)
  • Khavquq (חבקוק) "Nav Khavquq" = Habakuk (Habakkuk)
  • Tsefanyah (צפניה) "Nav Tsefanya" = Zefanya (Zephaniah)
  • Khaggay (חגי) "Nav Khaggay" = Haggai (Haggai)
  • Zekharyah (זכריה) "Nav Zekharyah" = Zakharia (Zechariah)
  • Mal'akhi (מלאכי) "Nav Mal'akhi" = Maleakhi (Malachi)


3. KETUVIM (כתובים) = TULISAN-TULISAN

  • Tehillim (תהלים) "Puji-pujian" = Mazmur (Psalms)
  • Misyley (משלי) "Petuah" = Amsal (Proverbs)
  • Iyyov (איוב) "Iyyov" = Ayub (Job)
  • Syir Ha-Syirim () "Nyanyian Dalam Nyanyian" = Kidung Agung (Song of Songs)
  • Rut (רות) "Rut" = Rut (Ruth)
  • 'Eykhah (איכה) "Ratapan" = Ratapan (Lamentations)
  • Qohelet (קהלת) "Pengkhotbah" = Pengkhotbah (Ecclesiastes)
  • 'Ester (אסתר) "'Ester" = Ester (Esther)
  • Daniyel (דניאל) "Daniyel" = Daniel (Daniel)
  • 'Ezra (עזרא) "'Ezra" = Ezra (Ezra)
  • Nekhemyah (נחמיה) "Nekhemyah" = Nehemia (Nehemiah)
  • Divrey Ha-Yamim (דברי הימים) "Peristiwa Sehari-hari" = Tawarikh (Chronicles)
- Alef Divrey Ha-Yamim (א דברי הימים) = 1 Tawarikh (1 Chronicles)
- Bet Divrey Ha-Yamim (ב דברי הימים) = 2 Tawarikh (2 Chronicles)


URUTAN DALAM ALKITAB SELURUH DUNIA
  1. Kejadian
  2. Keluaran
  3. Imamat
  4. Bilangan
  5. Ulangan
  6. Yosua
  7. Hakim-hakim
  8. Rut
  9. 1 Samuel
  10. 2 Samuel
  11. 1 Raja-raja
  12. 2 Raja-raja
  13. 1 Tawarikh
  14. 2 Tawarikh
  15. Ezra
  16. Nehemia
  17. Ester
  18. Ayub
  19. Mazmur
  20. Amsal
  21. Pengkhotbah
  22. Kidung Agung
  23. Yesaya
  24. Yeremia
  25. Ratapan
  26. Yehezkiel
  27. Daniel
  28. Hosea
  29. Yoël
  30. Amos
  31. Obaja
  32. Yunus
  33. Mikha
  34. Nahum
  35. Habakuk
  36. Zefanya
  37. Hagai
  38. Zakharia
  39. Maleakhi

NASKAH-NASKAH TANAKH


perlu diketahui bahwa Tanakh yang dipegang umat Yahudi atau Perjanjian Lama yang dipegang umat Kristen adalah berupa salinan dari naskah-naskah aslinya yang kuno... naskah tertuanya adalah Naskah Masoret:


1. NASKAH MASORET

naskah tulisan tangan Tanakh kuno yang utuh sampai sekarang ini (meskipun ada lembaran yang usang) adalah Codex B19 yang saat ini berada di Perpustakaan St. Petersburg, Rusia...

naskah ini ditulis pada tahun 1008 di Kairo dan merupakan tulisan tangan terbaik, sehingga para sarjana Alkitabiah banyak mengacu kepada naskah ini...

naskah ini berasal dari tradisi penulisan naskah Alkitab Ibrani yang sangat rumit, yaitu berasal dari para Masorah dari abad ke-8 sampai ke-10 M di Tiberias di pantai danau Genesaret, oleh sebab itu, naskah ini disebut juga sebagai Naskah Masoret... terdapat dua keluarga Yahudi dalam tradisi penulisan ini, yaitu B'nay 'Asyer dan B'nay Naftali...

pada dasarnya, aksara Ibrani hanyalah aksara konsonan, sama seperti Bahasa Timur Tengah lainnya seperti Arab, bisa dikatakan, "Ibrani Gundul" adalah aksara yang sebenarnya...

dan pembacaan naskah Ibrani Gundul ini didasarkan pada tradisi pembacaan Torah yang turun temurun... kemudian, Aharon ben 'Asyer memberi tanda baca (nikkud) untuk vokalisasi, lalu hasil dari vokalisasi yang dilakukan oleh Aharon ben 'Asyer disalin lagi oleh Syemu'el ben Ya'aqov... jadi, Tanakh yang di tangan kita sekarang memiliki acuan penulisan nikkud dari Syemu'el...

hal ini dilakukan karena pemikiran bahwa Tanakh akan semakin sulit dipahami generasi berikutnya apabila tidak ada satupun orang Yahudi yang bisa membaca Kitab Suci, maklum karena di masa lalu, orang Yahudi termasuk kaum yang buta huruf juga, dan hanya segelintir orang yaitu para ravi yang bisa membaca, karena tugas mereka terhadap Alkitab...

dalam naskah Masoret, memang banyak tulisan yang susah dibaca karena kondisi lembaran yang usang dan sedikit robek, oleh sebab itu sangat susah untuk disalin sehingga banyak terjadi kesalahan penyalinan sehingga banyak ayat yang terlihat kontradiksi satu sama lain sehingga beberapa orang dari pihak Muslim menuduh ayat-ayat Alkitab telah terkorup... namun itu harus diakui karena itu semua murni kesalahan penyalinan dan tidak ada satupun isi yang diubah atau ditambah oleh para penulis Masora, sehingga jawaban ini sebenarnya dirasa cukup untuk tuduhan-tuduhan tersebut... para penulis Masora pun hanya manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan apalagi dengan keterbatasan teknologi di masa lalu, namun meskipun banyak ayat kontradiksi, ayat-ayat itu tidak mengubah sedikitpun maksud, tujuan, dan hukum yang jelas dalam Torah...


2. NASKAH SAMARITAN

Naskah Samaritan hanya berisi Torah saja dan disalin oleh orang-orang Samaria... penulisan naskah ini dimulai sejak separatisme orang-orang Samaria dengan orang-orang Yahudi (skisma)... orang Samaria hanya menyalin Torah saja karena mereka hanya mengakui 5 Kitab Mosyeh tersebut...


3. NASKAH QUMRAN (NASKAH LAUT MATI)

sekitar 1947 sampai 1956, ditemukan fragmen (pecahan bagian) dari naskah Tanakh dalam bentuk lebih dari 190 gulungan dari dalam 11 gua di Qumran, yang terletak di pantai Laut Mati, yaitu sekitar 15 km sebelah selatan dari kota Yerikho...

dimulai dari ketidaksengajaan pada tahun 1947, yaitu ketika seorang gembala muda dari suku Arab Badui, yang mencoba untuk mencari dombanya yang hilang di sekitar gua-gua di Qumran, dan ketika dia mencoba untuk mencari dombanya di sebuah gua, dia secara tidak sengaja menemukan gulungan-gulungan kitab...

penemuan ini merupakan penemuan pertama gulungan-gulungan kitab di Qumran, dan sejak saat itu para arkeolog meneliti di Qumran dan menemukan gulungan-gulungan kitab yang lainnya... berdasarkan penelitian secara arkeologis yang dilakukan melalui pengikisan batuan dari tempat penemuan galian, sebagian besar naskah-naskah itu berasal dari abad ke-2 SM dan ke-1 SM, namun ada juga sebagian kecil yang berasal dari abad ke-3 SM...

setiap bagian dari Tanakh (kecuali kitab Ester) juga ditemukan di Qumran dan ketika dicocokkan dengan naskah Masoret, ternyata cocok 99,99 % (karena susahnya membaca kedua naskah tua itu)... hal ini semakin menguatkan bahwa TIDAK ADA SATUPUN AYAT ALKITAB YANG DIUBAH...

TORAH

Torah (תורה) adalah bagian terutama (kanonik) dalam Tanakh, artinya "Pengajaran" dan terdiri atas 5 Kitab Nav Mosyeh, sehingga disebut juga Pentateuch (5 Pengajaran)...

Torah bukan Tanakh, Torah adalah bagian dari Tanakh, namun sudah menjadi majas metonimia (sebuah majas yang pengaitan suatu barang dengan nama yang terkenal, misal: air kemasan dengan aqua), sehingga dalam thread ini saya sering menyebut Torah yang berarti Tanakh...

ada 5 Kitab yang terdiri atas; Beresyit, Syemot, Wayyiqra', Bemidbar, dan Devarim... meskipun diduga kitab ini bukan ditulis oleh Nav Mosyeh, namun isinya berdasarkan pengajaran Nav Mosyeh yang dibuktikan melalui Kesepuluh Perintah Tuhan (The Ten Commandments) atau Aseret Ha-Dib'rot...

Sefer Beresyit berisi kisah-kisah sejak permulaan alam semesta diciptakan Adonay sampai kisah Yosef, putra Nav Ya'aqov... rinciannya adalah penciptaan, Adam dan Khavvah, keturunan Adam, Nav No'akh dan bahteranya, Nav Avrah'am bersama istri dan anak-anaknya serta pergaulannya dengan Adonay, Nav Ya'aqov dan anak-anaknya, dan Yosef dari Kanaan menuju Mesir...

Sefer Syemot berisi kisah mula-mula Nav Mosyeh... mulai dari kelahiran beliau, pembebasan B'nay Yisyra'el dari perbudakan Mesir, menerima loh-loh 'Asyeret Ha-Devarim, B'nay Yisyra'el di Padang Gurun, dstnya...

Sefer Wayyiqra' berisi hukum-hukum utama di Misykan (Kemah Suci) salah satunya korbanot (pengorbanan hewan-hewan ternak sebagai korban untuk bukti keikhlasan dan ketaatan kepada Adonay), hukum-hukum sehari-hari, pentahbisan B'nay Levi, khususnya dari keturunan Nav Aharon menjadi kohanim (imam-imam ritual), dan beberapa kisah seputar B'nay Yisyra'el di Padang Gurun...

Sefer Bemidbar berisi hukum-hukum yang dibuat karena pelanggaran-pelanggaran, syafaat Adonay terhadap B'nay Yisyra'el, dan yang paling utama adalah menghitung kembali jumlah orang Israel yang akan ikut dalam ekspedisi mengambil Tanah yang Dijanjikan yaitu Kanaan dari tangan orang-orang Filistin...

Sefer Devarim berisi pengulangan atas Syemot dan Wayyiqra' dan kisah-kisah menjelang wafatnya Nav Mosyeh seperti nyanyian pujian haru beliau dan pengangkatan murid beliau menjadi pengganti sepeninggalnya yaitu Nav Yehosyu'a...


PANDANGAN TORAH MENURUT KEKRISTENAN

Torah menurut Kekristenan adalah Perjanjian Lama yang mana hukum Adonay diberikan kepada B'nay Yisyra'el pada masa pra-Yesus Kristus kemudian, hukum Torah ini "digenapi" oleh Yesus Kristus...

maksudnya penggenapan adalah Yesus Kristus turun ke bumi dengan kasih sehingga dia melunakkan hukum Torah yang keras dengan kasih... misalnya, berzina dalam Torah adalah dosa dan pelakunya harus dihukum rajam (dipendam sampai leher dan kepalanya dilempari batu sampai mati)... kemudian, Yesus membatalkan hukum itu dengan alasan bahwa setiap orang pasti berzina dan yang menghukum rajam itu (para kohanim) juga pernah berzina (maksudnya zina mata, zina tangan, dan zina hati) sehingga hukum ini dibatalkannya dengan pertobatan saja...

meskipun dia berkata dalam Injil bahwa dia tidak merombak Torah atau meniadakan Torah satu noktah pun, tetap saja ajarannya itu berarti meniadakan rajam meskipun diakui rajam itu ada dalam hukum atau perundang-undangan... akibatnya, sekarang banyak orang Kristen menilai bahwa Yudaisme sangat keras dan tidak cinta kasih (akan dibahas di Kasih dan Persaudaraan)..

namun perlu diluruskan menurut Yudaisme, bahwa berzina yang dimaksud dalam Torah adalah perbuatan memasukkan kelamin lelaki ke dalam kelamin perempuan di luar ikatan yang sah secara agama yaitu menikah, maka hukumannya rajam... sedangkan melihat gambar porno, memikirkan hal-hal porno, melakukan masturbasi, Yudaisme menyerahkan urusan itu antara si pelaku dengan Adonay... selain itu, penghukum rajam tersebut hanya melakukan konstitusi dari Mahkamah Agama yang berdasarkan Torah, jadi penghukum rajam bukan merajam seseorang tetapi melakukan hukum rajam kepada seseorang...

dengan kata lain, Yudaisme tetap memegang teguh Torah dan inti dari Torah itu justru adalah kasih setia (rakhum)...


PANDANGAN TORAH MENURUT ISLAM

Torah atau Tawrat (توراة) menurut Islam adalah Kitabullah (Kitab-kitab Allah) yang diturunkan Allah kepada Nabi Musa (Nav Mosyeh) dan berisi hukum bagi Bani Isra'il (Al-Yahudiyyah)... namun, Tawrat yang dipegang Yahudi telah diubah oleh para Ahli Kitab sehingga Allah menurunkan Al-Qur'an dan Al-Qur'an adalah Tawrat yang disempurnakan Allah... kaum Yahudi dipandang telah mengkhianati perjanjian mereka dengan Allah sehingga Allah murka kepada mereka...

perubahan itu misalnya, dalam Torah terdapat nubuatan tentang kedatangan Muhammad sebagai nabi Allah yang terakhir diutus untuk mereka dan untuk semua manusia di seluruh dunia dengan tetap berpegang pada Torah dengan disempurnakan dalam Al-Qur'an, namun nubuatan itu disembunyikan oleh orang Yahudi atau diubah atau dihapus...

tidak ada satupun isi yang disembunyikan para ravi dalam menyalin naskah Tanakh, apalagi dihapus.. orang Yahudi amat takut dengan Adonay dan mereka justru memerlukan pengajaran yang benar dalam Torah... dan tidak ada satupun nubuatan mengenai kedatangan Muhammad, yang ada adalah Masyiyakh dan Navi yang Akan Datang... misalnya, sering beberapa orang Muslim menafsirkan Devarim 18: 18-19 sebagai Muhammad.. akan dibahas di bagian Pandangan Yudaisme terhadap Islam...

kemudian Al-Qur'an sebagai penyempurna Tawrat, penyempurnaan itu antara lain, misalnya, zina dalam Torah akan dihukum rajam sampai mati, namun di Al-Qur'an ada 2 hukum; yaitu bagi pelaku yang masing-masing perjaka dan gadis dihukum dera (cambuk) 100 kali (budak 80 kali), sedangkan yang sudah bersuami atau beristri dihukum rajam sampai mati, bisa dimaafkan bila kedua pihak saling bertaubat dengan Tawbatan Nashuha (pertobatan yang sungguh-sungguh dan bila mengulanginya tidak akan diterima tobatnya)...

dalam Torah, menghukum pezina itu sudah cukup dirajam karena zina adalah urusan keluarga masing-masing yang diajukan ke Mahkamah Agama, sebuah badan hukum yang didirikan berdasarkan konstitusi Torah... justru hukum ini sangat ketat dan dirasa sempurna, karena dengan adanya hukum yang tidak pandang bulu ini, akan semakin mempersempit perzinahan... bukankah bila masing-masing belum menikah lalu dicambuk, dia bisa melakukan zina lagi dan cukup dicambuk saja lagi? apalagi hukuman rajam sampai mati khusus yang sudah menikah saja...
Read More >>

Powered by Blogger.