Home > May 2013

May 2013

10 Tanda Kematian

Friday, May 3, 2013 Category : 0


Grace Before Dying
“KULLU nafsin dza iqatul maut,” demikian firman Allah SWT dalam Surat Al Anbiya : 35. Artinya: setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Imam Ghozali mengatakan bahwa yang paling dekat dengan kita adalah kematian.

Kematian yakni sesuatu takdir yang tidak dapat dihindari, bahkan tidak dapat diketahui kapan terjadinya, sebab yang tahu umur seseorang hanya tuhan semata. Tetapi medis banyak mengetengahkan gejala-gejala yang muncul waktu orang akan/telah meninggal.

1. Death rattle

Death rattle yakni istilah umum rumah sakit waktu pasien yang hendak meninggal mengeluarkan suara yang mengerikan, tetapi apa karena suara ini keluar? Perihal ini terjadi sesudah hilangnya refleks batuk serta kehilangan kekuatan untuk menelan. Perihal ini mengakibatkan akumulasi kelebihan air liur di tenggorokan serta paru-paru.

Biarpun jarang mengakibatkan nyeri keppada pasien, anggota keluarga bakal jadi resah serta terganggu sebab suara ini. Siapa pun yang pernah mendengar suara kematian barangkali bakal teringat-ingat terus. Penyedotan, obat anti nyeri serta anti-kecemasan umumnya diberikan untuk mengurangi ketidaknyamanan pasien.

2. Cheynes-stokes respiration

Ini yakni pola pernapasan yang amat abnormal ditandai dengan napas yang amat cepat serta sesudah itu periode tidak bernapas (apnea). Dalam waktu pendek, jantung menjadi lemah serta terlalu banyak bekerja, ini membuat tubuh hiperventilasi(bernapas normal cepat) serta, sesudah itu, tidak ada energi lebih untuk bernapas untuk waktu waktu lama (apnea). Ini bermakna organ-organ makin kekurangan darah serta, dengan demikian, oksigen kurang. Tanpa oksigen, sel-sel di organ mulai mati, organ-organ mati serta akhirnya kematian individu tersebut. Biarpun pula bisa terjadi pada orang dengan gagal jantung, atau gangguan pernapasan lainnya, umumnya gejala ini hadir pada waktu kematian bakal datang.

3. Defecation

Sesudah kematian, setiap otot dalam tubuh manusia bakal berhenti untuk menerima energi dalam bentuk atp. Akibatnya, perut bakal relaks serta buang air besar bisa terjadi. Perihal ini terpenting berlaku pada individu yang telah makan dalam periode lama sebelum waktu kematian mereka. Faktor lain yang berkontribusi buang air besar sesudah kematian yakni seberapa cepat tubuh seseorang umumnya mencerna makanan. Perihal ini ditemukan lebih sering dalam kematian tidak terduga, dari pertimbang kematian normal. Pasien di pusat-pusat rumah sakit barangkali tidak mempunyai nafsu makan selama beberapa hari sebelum kematian serta, dengan demikian, barangkali tidak bakal buang air besar pada tempat tidur mereka.

4. Rigor mortis

Rigor mortis yakni kekakuan sesudah kematian, tidak sebatas manusia bahkan binatang pun mengalami rigor mortis. Sesudah kematian, tubuh tidak mampu untuk memecahkan ikatan yang mengakibatkan keadaan kontraksi terus-menerus. Dalam kebanyakan kasus pada umumnya rigor mortis diawali dalam 1-3 jam sesudah kematian, serta mulai benar-benar kaku sesudah 24 jam. Bahkan kelompak mata pun mengalami rigor mortis, bila sesudah 3 jam kelopak mata tidak ditutup selanjutnya mata si mayat bakal tetap terbuka. Rigor mortis pula mempengaruhi otot-otot lain, mengakibatkan jantung kelihatan membesar, air mani keluar sendiri, serta munculnya tonjolan-tonjolan di tubuh mayat.

5. Livor mortis

Livor mortis yakni warna ungu-merah yang muncul ketika darah tenggelam kebagian tubuh terspesifik. Livor mortis terjadi dalam area tubuh yang menyentuh tanah, atau yang menerima tekanan sebab kapiler yang dikompresi – ini mirip dengan menekan jari anda pada lengan anda selama beberapa detik serta mengamati sidik jari anda menjadi putih selama seputar tiga detik. Konsep ini menolong koroner memutuskan posisi kematian. Kehadiran atau ketidakhadiran koroner pula bisa menolong untuk memutuskan perkiraan waktu kematian. Perihal ini umumnya diawali 1-2 jam sesudah kematian serta menjadi permanen atau ”tetap” dalam 6-12 jam.

6. Algor mortis

Yakni turunnya temperatur tubuh seiring dengan kematian. Terjadi bila suhu diluar lebih dingin dari suhu tubuh. Orang yang meninggal di lantai kamar mandi lebih cepat turun suhu tubuhnya dari pada orang yang meninggal di luar, anak kecil lebih cepat turun suhu tubuhnya dari pada orang gemuk. Tetapi normalnya perlu 24 jam sampai tubuh benar-benar menjadi dingin atau suhu tubuhnya sama dengan lingkungan seputar.

7. Tache noire

Tache noire, dengan cara harfiah bermakna ”titik hitam”, yakni garis cokelat gelap kemerahan yang bakal membentuk horizontal di bola mata. Selama hidup bola mata tetap lembab sebab berkedip, namun kadang-kadang mereka tidak kembali dilindungi sesudah kematian. Oleh sebab itu, tache noire bakal terjadi pada individu yang kelopak mata tidak tertutup sesudah kematian. Demikian pula, membran mukosa lain layaknya lidah yang bakal gelap sesudah terpapar udara yang terlalu lama. Bila individu tenggelam, atau tubuh itu ditemukan dalam air, noiretache tidak bakal ditemukan sebabnya yakni sebab bola mata mesti terkena udara kering.

8. Purge fluid

Yakni cairan berwarna merah kecoklatan yang keluar dari mulut serta lubang anus, sering disalah artikan seperti cedera otak atau darah biasa. Ini muncul seseperti akibat dari gas yang terbentuk di seluruh tubuh. Ketika terjadi pembentukan gas dalam perut serta usus, perut bisa menjadi tegang serta buncit. Berikut, peningkatan tekanan abdomen mengakibatkan pembersihan cairan kotor, darah kebiruan dari vagina, mulut serta hidung. Sesuatu cairan bercampur kotoran yang sama pula bakal muncul dari rektum (anus). Purge fluid bisa bermanfaat dalam memutuskan waktu kematian. Bila seseorang meninggal dalam iklim panas, layaknya texas atau meksiko, cairan ini bisa dilihat dalam waktu kurang dari 24 jam.

9. Degloving

Sesudah kematian kulit bakal mengelupas, terpenting kulit pada jari-jari serta kuku, gejala ini membuat kulit mengelupas layaknya sarung tangan atau kaos kaki. Perihal ini terjadi seperti akibat dari pembengkakan gas pada batang, leher serta anggota badan, yang menjadi bengkak hingga seseorang bisa mengira mayat itu obesitas. Ketika gas busuk berada di bawah sebanyak besar tekanan, mereka melepas diri dari tubuh serta seluruh massa yang membusuk hancur bersama jaringan lunak. Degloving yakni istilah yang tepat sebab anda bisa menarik kulit tangan mayat layaknya anda melepas sarung tangan. Uniknya walau kulit luar bisa mengelupas, sidik jari si mayat tetap ada.

10. Maceration

Maserasi bermakna “lunak dalam rendaman” dalam bahasa latin. Perihal ini mengacu kepada bayi yang mati dalam rahim, pada bulan keenam serta bulan kesembilan kehamilan. Dekomposisi mereka sedikit berlainan sebab terendam lama di dalam cairan ketuban. Mereka menyerupai mayat direndam dalam air. Kulit bayi bakal tertampak layaknya mendidih atau “terbakar” sebab kulit mereka terlepas dari tubuh. Bila bayi tersebut tetap berada di rahim selama beberapa hari, tengkorak mulai hancur serta otak mulai mencair. Bila bayi dikeluarkan dari rahim dalam waktu 24 jam sesudah mereka mati, serta udara masuk ke dalam tubuh sang bunda selanjutnya tidak maserasi yang terjadi tetapi pembusukan.

Sumber : Islampos
Read More >>

10 Sahabat Rasul yang Dijamin Surga

Category : 0


Underground Tauhid–Setiap orang pasti ingin masuk surga. Namun, tidak mudah untuk meraihnya. Tak cukup hanya mengaku sebagai Muslim, butuh ketaatan dan pengorbanan
Lihatlah bagaimana sikap itu ditunjukkan oleh para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW). Tidak hanya harta, jiwa dan raga pun rela mereka persembahkan untuk kejayaan Islam.
Dari sekian banyak sahabat Nabi, ada sepuluh sahabat yang memperoleh jaminan surga (Asratul Kiraam).

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq

Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu ’anhu (RA) adalah khalifah pertama, setelah Nabi wafat. Ia sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah, kemanapun Nabi pergi, ia selalu menyertainya. Termasuk saat Rasul dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah, suatu perjalanan yang penuh dengan risiko. Sejak remaja, Abu Bakar telah bersahabat dengan Nabi. Ia juga orang pertama yang memeluk Islam. Tidaklah sulit baginya untuk mempercayai ajaran Islam, karena tahu betul keagungan akhlak Rasulullah. Demikian juga saat Nabi menyampaikan peristiwa Isra Mi’raj. Abu Bakarlah sahabat yang pertama kali membenarkan peristiwa tersebut. Oleh sebab itu, ia diberi gelar oleh Rasulullah yakni Ash-Shiddiq (yang benar, jujur, dan membenarkan). Abu Bakar wafat dalam usia 63 tahun (13 Hijriah). Ia dikebumikan di Madinah bersebelahan dengan makam Rasulullah. Ia diriwayatkan 142 Hadits.

2. ‘Umar bin Khattab

‘Umar bin Khaththab RA adalah khalifah kedua. Ia termasuk sahabat yang sangat dikasihi oleh Nabi. Sebelum masuk Islam, ia dikenal sebagai sosok yang jago gulat dan gemar mabuk-mabukan. Seluruh penduduk Makkah merasa takut kepadanya. ’Umar memeluk Islam setelah mendengar surat Thoha yang dibacakan saudara perempuannya. Ia sangat keras dalam membela agama Allah. Ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraisy terhadap diri Nabi dan sahabat.
Saat ’Umar diangkat menjadi khalifah, daerah kekuasaan Islam bertambah. Kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukan dalam kurun waktu satu tahun (636-637 M). Pemimpin yang sederhana dan peduli para rakyatnya ini, wafat setelah dibunuh Abu Lukluk saat hendak memimpin shalat ( 23 H/644 M). Ia dimakamkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah.

3. ‘Utsman bin Affan

‘Utsman bin Affan RA adalah khalifah Islam ketiga. Pada saat kepemimpinannya, ia berhasil mengumpulkan wahyu, dan menyusunnya dalam bentuk mushaf Al- Qur’an. ’Utsman masuk Islam lewat ajakan Abu Bakar As-Siddiq. Ia mendapat gelar Dzun Nur ’Ain (Pemilik Dua Cahaya), karena menikahi dua putri Nabi, Ruqayyah dan Ummu Kultsum. ’Utsman dikenal sebagai saudagar kaya dan dermawan. Ia selalu menafkahkan hartanya di jalan Allah. Saat berkecamuk perang Tabuk, ’Utsman menyumbang lebih dari 940 unta, kemudian membawa 60 kuda untuk menggenapinya menjadi 1000. Usman Wafat pada tahun 35H atau 655M.

4. ‘Ali bin Abi Thalib

‘Ali bin Abi Thalib RA dilahirkan di Makkah tahun 598 Masehi. Suami dari putri Nabi, Fatimah, ini merupakan orang yang pertama masuk Islam dari golongan anak-anak. Sebagian meriwayatkan saat itu usianya 10 tahun.

’Ali terkenal orang yang sangat berani, ahli siasat perang, dan cerdas. Pada saat peristiwa hijrah, ’Ali tidur di atas tempat tidur Rasulullah. Sehingga, para tentara Quraisy yang mengepung rumah Nabi, mengira Nabi masih berada di dalam rumah. ’Ali wafat pada tahun 40 Hijriyah, setelah ditikam oleh Abdurrahman bin Muljam dengan pedang yang beracun setelah shalat Shubuh. Ia meninggal dalam usia 63 tahun dan menjabat sebagai khalifah selama 4 tahun 9 bulan. Beliau dimakamkan di Kufah, Irak.

5. Thalhah bin Abdullah

Thalhah bin ’Abdullah dikenal sebagai salah satu konsultan Rasulullah. Ia berasal dari suku Quraisy. Saat berkecamuk perang Uhud, Thalhah ikut serta. Di arena tersebut ia menderita luka parah. Dia menjadikan dirinya sebuah perisai bagi Rasulullah dan mengalihkan panah yang akan menancap diri Nabi dengan tangannya. Sehingga semua jari-jarinya putus. Thalhah wafat pada 36 H atau 656 M. Ia Syahid saat mengikuti perang Jamal.

6. Zubair bin Awwam

Zubair bin Awwan termasuk golongan yang pertama masuk Islam (as-sabiqun al-awwalun). Usianya saat itu baru 15 tahun. Pembelaannya terhadap Islam begitu nyata, Zubair tidak pernah absen dalam berbagai petempuran bersama kaum muslimin. Ia selalu berada di garda depan saat jihad dikumandangkan. Sekujur tubuhnya terdapat luka dari hasil peperangan. Ia sangat dicintai Rasulullah. Saat terjadi perseturuan di antara kaum muslimin, Zubair tidak sedikit pun memihak yang berseteru. Ia malah berusaha menyatukannya. Zubair ditikam ketika sedang menghadap Allah, ia wafat pada tahun 36H atau 656M.

7. Sa’ad bin Abi Waqqas

Sa’ad bin Abi Waqqas memeluk Islam saat berusia 17 tahun. Ia sangat mahir menunggang kuda dan memanah. Jika ia memanah musuh dalam sebuah peperangan pastilah tepat sasaran. Hampir seluruh peperangan ia ikuti. Saat awal memeluk Islam, ibunya mengancam mogok makan dan minum. Dengan harapan, Sa’ad kembali ke ajaran nenek moyang. Namun, hampir sang ibu menemui ajal, ancaman itu dihiraukannya. Ia tidak menjual keyakinannya dengan apa pun, nyawa ibunya sekalipun. Saat periode Khalifah Umar bin Khattab, Sa’ad diangkat sebagai gubernur militer di Iraq yang bertugas mengatur pemerintahan dan sebagai panglima tentara. Sa’ad wafat pada usia 70 tahun (55H atau 675M). Ia dimakamkan ditanah Baqi’

8. Sa’id bin Zaid

Sa’id adalah di antara sahabat yang beruntung. Dia masuk Islam bersama-sama istrinya, Fathimah binti Al-Khaththab, adik perempuan ‘Umar bin Khaththab. Sa’id membaktikan segenap daya dan tenaganya untuk berkhidmat kepada Islam. Ketika memeluk Islam usianya belum genap 20 tahun. Sa’id turut berperang bersama Rasulullah dalam setiap peperangan. Ia juga turut bersama kaum muslimin mencabut singgasana Kisra Persia. Sa’id pernah diperintahkan Rasulullah untuk memata-matai aktivitas musuh. Ia wafat dalam usia 70 tahun (51H atau 671M), dan dimakamkan di Baqi’, Madinah.

9. ‘Abdurrahman bin ‘Auf

Abdurrahman bin ’Auf juga termasuk tujuh orang yang pertama masuk Islam. Ia di antara sahabat Rasul yang memiliki harta berlimpah. Selurah hartanya itu ia peroleh melalui perniagaan. Kesuksesannya tidak membuat ia lupa diri. Ia selalu menafkahkan hartanya di jalan Allah.

Bahkan saat ia diberitakan Rasulullah bahwa dirinya dijamin masuk surga, semangat bersedekahnya semakin membara. Tak kurang dari 40.000 dirham perak, 40.000 dirham emas, 500 ekor kuda perang, dan 1.500 ekor unta ia sumbangkan untuk perjuangan menegakkan Islam. Abdurrahman sempat berhijrah ke Habasyah sebanyak dua kali. Ia wafat pada umur 72 tahun (32H/652M) dan dimakamkan di baqi’.

10.Abu ‘Ubaidah bin Jarrah

Rasulullah pernah memberikan pernyataan tentang Abu ‘Ubaidah. “Sesungguhnya setiap umat mempunyai orang kepercayaan, dan sesungguhnya kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah,” begitu kata Rasulullah. Abu Ubaidah orang yang amanah dan jujur dalam berperilaku. Abu Ubaidah masuk Islam melalui perantara Abu Bakar As-Shiddiq diawal kerasulan Muhammad. Ia beberapa kali dipercaya Rasul memimpin peperangan. Ia wafat pada tahun 18H atau 639M.[]


Read more http://www.undergroundtauhid.com/10-sahabat-rasul-yang-dijamin-surga/
Read More >>

Doa-doa Supaya Lulus Ujian

Category : 1


00
Kepada adik-adik kami yang tengah menghadapi ujian atau ulangan, semoga selalu dimudahkan oleh Allah Ta’ala dalam menghadapi soal-soal ujian. Selalu tanamkan keyakinan dalam diri kalian bahwa Allah Ta’ala pasti akan menolong hamba-hambaNya yang mau berusaha dan menyerahkan segala hasilnya kepada Allah semata, bukan kepada mantra,  jampi-jampi, air sakti, dukun, atau azimat-azimat.

Berikut ini do’a yang bisa diamalkan ketika menghadapi ujian yang kami sarikan dari kitab Hishnul Muslim karangan Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf Al Qahthani:

1. Doa agar diberi kemudahan

اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

“Allaahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlan.”
“Ya Allah! Tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.”

Shahih Ibnu Hibban no. 2427; Syaikh ‘Abdul Qadir Al Arna’uth menyatakan shahih dalam Takhrij Al Adzkar hal. 106)

2. Doa Kelancaran Lisan oleh Nabi Musa ‘Alaihis Salam

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي, وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي, وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي, يَفْقَهُوا قَوْلِي

“Rabbisy syrahlii shadrii, wa yassirlii amrii, wahlul ‘uqdatam millisaanii, yafqahu qaulii.”
“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”
QS Thaahaa : 25-28

3. Doa Memohon Tambahan Ilmu Pengetahuan

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

“Rabbi zidnii ‘ilmaa.”
“Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.”
QS Thaahaa : 114

4. Dzikir-dzikir

Dan perbanyaklah berdzikir kepada Allah Ta’ala baik sebelum ujian dimulai maupun sesudahnya:

وَقَالَ : أَحَبُّ الْكَلاَمِ إِلَى اللهِ أَرْبَعٌ: سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، لاَ يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ

Rasulullah Shallallahu’ Alaihi wa Sallam bersabda: “Perkataan yang paling disenangi oleh Allah adalah empat: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaha illallah, dan Allaahu akbar. Tidak mengapa bagimu untuk memulai yang mana di antara kalimat tersebut. (Shahih Muslim no. 1685)

وَقَالَ : ((أَيَعْجِزُ أَحَدُكُمْ أَنْ يَكْسِبَ كُلَّ يَوْمٍ أَلْفَ حَسَنَةٍ)) فَسَأَلَهُ سَائِلٌ مِنْ جُلَسَائِهِ، كَيْفَ يَكْسِبُ أَحَدُنَا أَلْفَ حَسَنَةٍ؟ قَالَ: ((يُسَبِّحُ مِائَةَ تَسْبِيْحَةٍ، فَيُكْتَبُ لَهُ أَلْفُ حَسَنَةٍ أَوْ يُحَطُّ عَنْهُ أَلْفُ خَطِيْئَةٍ))

Rasulullah Shallallahu ’Alaihi wa Sallam bersabda: “Apakah seseorang di antara kamu tidak mampu mendapatkan seribu kebaikan tiap hari?” Salah seorang di antara yang duduk bertanya: “Bagaimana di antara kita bisa memperoleh seribu kebaikan (dalam sehari)?” Rasul bersabda: “Hendaklah dia membaca seratus tasbih, maka ditulis seribu kebaikan baginya atau seribu kejelekannya dihapus.” (Shahih Muslim no. 2073)

كَلِمَتَانِ خَفِيْفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيْلَتَانِ فِي الْمِيْزَانِ حَبِيْبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَـانِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Dua kalimat yang ringan di lidah, pahalanya berat di timbangan (hari Kiamat) dan disenangi oleh Tuhan Yang Maha Pengasih, adalah: Subhaanallaah wabi-hamdih, subhaanallaahil ‘azhiim. (Shahih Al Bukhari 7/168)

وَقَالَ : لأَنْ أَقُوْلَ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ

Rasulullah Shallallahu ’Alaihi wa Sallam bersabda: “Sungguh, apabila aku membaca: ‘Subhaanallah, walhamdulillaah, walaa ilaaha illallaah, wallaahu akbar’. Adalah lebih senang bagiku dari apa yang disinari oleh matahari terbit. (Shahih Muslim no. 2072)
Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kalian semua. Semoga berhasil.[UGT]


Read more http://www.undergroundtauhid.com/doa-doa-agar-lulus-ujian/
Read More >>

Harga Sebuah Surga?

Category : 0


surga-neraka

Rasulullah SAW bersabda :
“Jaminlah bagiku enam hal, niscaya aku jamin surga bagi kalian; jujurlah dalam berbicara, tepatilah apabila berjanji, tunaikanlah amanah yang diberikan kepadamu, jagalah kemaluanmu, tahanlah pandanganmu, dan tahanlah tanganmu dari berbuat dosa  (HR Ahmad, Al Baihaqi, Al Hakim, Ibnu Hibban )

Akidah yang sahih dan selamat tidak berguna sampai ia tampak pengaruhnya dalam akhlak diri, tindakan anggota tubuh. Kalau tidak begitu, ia hanyalah lafadz yang kosong tanpa nilai. Seorang mukmin adalah orang yang dipercaya dengan pribadinya, beriman kepada Tuhannya, mengharap balasan yang baik dariNya. Inilah harga surga yang telah dijelaskan Rasulullah.

Enam sifat, apabila diterapkan dalam perilaku dan menampakkan pengaruh dalam perbuatannya di atas adalah bukti kebenaran imannya, keshahihan akidahnya, kesempurnaan kepribadiannya, semua ini menjadikannya berhak mendapatkan surga.

Menjadi orang jujur. Ia tidak berdusta dalam perkataannya, tidak dengan isyarat maupun penipuan, meskipun terdapat sarana yang dapat membawanya melakukan hal itu. Allah SWT berfirman :
“Hai orang orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama sama orang orang yang benar.” (QS Attaubah 119)

Rasullullah SAW ditanya , “Mungkinkah seorang mukmin berdusta?” beliau menjawab, “Tidak” lalu beliau membaca Ayat Al Quran :
“Sesungguhnya yang mengada akan kebohongan, hanyalah orang orang yang tidak beriman kepada ayat ayat Allah, dan mereka itulah orang orang pendusta.” (QS An Nahl 105)

Menepati Janji. Apabila ia berkata, “Ya”, maka ia pasti melakukannya. Apabila ia memutuskan perjanjian, ia akan mewujudkannya. Kesempurnaan kepribadian terlihat disini.

“Diantara orang orang mukmin itu ada orang orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, maka mereka ada yang menunggu nunggu dan mereka tidak mengubah janjinya” (QS Al Ahzab 23)
Kita membaca dalam cerita jahiliyyah tentang orang yang menepati perkataannya. Ia kembali menuju tempat pembunuhan, setelah itu terucap darinya agar ia tidak dituduh melarikan diri.

Menunaikan amanat yang dibebankan. Orang dapat dipercaya bila ia amanah dan menepatinya, Seorang mukmin tidak akan menjadi penghianat apapun kondisinya.

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (QS Annisa 58)

“Apabila amanah telah diabaikan, maka tunggulah kehancurannya (HR Bukhari)
Dalam hadis lainnya, disebutkan, “Tidak ada keimanan bagi orang yang tidak menunaikan amanah.”
 Termasuk perbuatan khianat adalah mengurangi timbangan dan takaran, mengambil tenunan tanpa izin pemiliknya, memberikan kepada orang lain apa yang bukan miliknya untuk menarik manfaat untuk dirinya.” Yang halal telah jelas dan yang haram telah jelas pula “. ((Muttafaq Alaih)

Menjaga kemaluan dan menahan pandangan termasuk akhlak orang orang beriman. Mereka sibuk dengan pengawasan Allah daripada melakukan perbuatan sia sia, tenggelam dalam syahwat atau menggunakan waktu dengan perbuatan tiada manfaat.

Mukmin menjaga tangannya agar tidak melakukan perbuatan yang menyakiti makhluk. Ia tidak melakukan kekerasan pada seorang pun, tidak menzalimi, tidak menerima kezaliman. Allahu SWT berfirman :
“ Dan orang orang yang menyakiti orang orang mukmin dan mukminat  tanpa kesalahan  yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata (QS Al Ahzab 58)
Orang yang dapat menjamin dirinya melakukan enam perkara mulia ini, niscaya Rasulullah SAW menjamin baginya surge yang lebarnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang orang yang bertakwa. – Hasan Al Banna-

Sumber: Eramuslim.com
Read More >>

Inilah Penyebab Orang Menjadi Atheis

Category : 0


atheis


Atheisme merupakan paham yang populer di Barat yang diadopsi tidak sedikit orang di negeri  ini. Meski setiap orang memiliki penyebab yang berbeda hingga mereka memilih jalan untuk menjadi atheis, tapi secara garis besar mereka berawal dari dua penyebab: faktor traumatik dan faktor kekeliruan logika.

Faktor traumatik bisa ditemui pada kehidupan mereka di masa lampau yang dinilai tragis, menyedihkan dan terpuruk, membuat mereka cepat menyimpulkan bahwa Tuhan tidak adil dalam kehidupan manusia. Akhirnya yang muncul adalah kebencian terhadap Tuhan. Lalu berkembang pada ketidakpercayaan akan adanya peran Tuhan dalam kehidupannya.

Dua tahun yang lalu, saya pernah ‘ditarik’ masuk kedalam sebuah grup facebook yang berisi orang-orang atheis. Agaknya waktu itu seorang teman facebook saya menginginkan saya berdebat dengan orang-orang atheis itu demi membela agama. Tadinya saya tertarik, tapi setelah mengamati alasan-alasan mereka ber-atheis ria rata-rata karena faktor traumatik. Meski mereka sering memaki-maki Tuhan dalam berbagai comment dan status mereka di dalam grup itu, justru itu membuat saya mereka kasihan. Kemudian saya memilih leave group, karena menasehati mereka melalui media sosial semacam itu juga tidak akan memberikan progres keimanan apapun.

Faktor traumatik, bisa juga berawal dari lemahnya iman seseorang sehingga melihat Tuhan hanya sebagai pihak yang membatasi, mengungkung, memenjarakan dirinya dengan beragam aturan-aturan dalam kitab sucinya. Tidak heran jika di Barat yang trauma terhadap agama Kristen mereka cenderung memilih untuk menjadi atheis. Mungkin disebabkan oleh tradisi beragama Kristen yang hanya berisi doktrin-doktrin teologis, namun tidak didukung dengan keshahihan dalil yang dapat menjelaskan alasannya. Alasan semacam ini juga yang dialami oleh Karl Marx semasa hidupnya. Ketika dia melihat ketidak-adilan sosial di masyarakat, hatinya protes karena ternyata agama (baca: Kristen) tidak mampu memberi solusi apapun.

Selain faktor traumatik, faktor kekeliruan logika juga dapat menggiring seseorang menjadi atheis. Membuat pertanyaan-pertanyaan aneh dan bodoh seperti “Jika Tuhan itu bisa segalanya, maka bisakah Dia menciptakan sesuatu yang lebih besar dari dirinya hingga Dia sendiri tidak mampu mengangkat?”. Atau logika bodoh seperti “Jika Tuhan-lah yang mematikan dan menghidupkan saya, maka kalau dalam 15 detik ini saya ingin mati dan ternyata tidak mati juga, berarti Tuhan memang tidak ada.”

Logika-logika macam itu sebenarnya logika yang lucu. Saya sendiri lebih memilih tersenyum saja daripada meladeni orang-orang atheis yang bertanya semacam itu. Karena pertanyaan-pertanyaan itu adalah pertanyaan yang salah sejak awal. Jika pertanyaannya saja sudah salah, apalagi nanti menjawabnya? Jika kita menanggapi atheis semacam itu, berarti sama halnya kita menanggapi orang gila secara serius.

Kita wajib waspada dengan penyebaran pemikiran atheis pada anak-cucu kita. Satu-satunya jalan adalah menanamkan akidah kepada anak-cucu kita secara benar dan mantab sedini mungkin. Agar suatu hari nanti mereka melalui masa-masa sulit, labil dan kritis, mereka tetap bisa memiliki positive thinking kepada Allah Swt sebagai Tuhannya. Tidak malah berbalik memusuhi dan mendustakan Rabb yang sudah menciptakan dan memberinya kehidupan selama ini.[]

SUMBER
Read More >>

Powered by Blogger.