> | > Hukum Sholat Untuk Orang Bertato

Hukum Sholat Untuk Orang Bertato

Posted on Tuesday, January 22, 2013 | No Comments


shalat2

Saya ingin bertanya, apa hukumnya sholat seseorang yang di tubuhnya ada tatto. Sah atau tidak sholatnya? Lalu, bagaimana pula jika saya menjadi makmumnya? Sahkah sholat saya?

Jawaban:

Hukum bertato adalah haram, berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas: “Allah melaknat orang yang mentato dan orang yang minta ditato.” 

Adapun sholat orang yang bertato insyaallah tetap sah meski tato itu sendiri haram, karena tato tidaklah termasuk hal-hal yang membatalkan sholat. Namun jika tato tersebut sampai menghalangi sampainya air ke kulit pada saat orang itu bersuci (wudhu ataupun mandi) maka ketika itulah sholat orang tersebut tidak sah, karena bersucinya orang tersebut tidak sah, sementara bersuci merupakan salah satu syarat sahnya sholat.

Oleh karena itu, sholat kita tetaplah sah ketika kita bermakmum di belakang imam yang bertato, sepanjang tato si imam tersebut tidak menghalangi sampainya air sebagaimana dijelaskan diatas. Adapun jika tato si imam menghalangi sampainya air, yang berakibat pada tidak sahnya sholat si imam tersebut, maka sholat orang yang bermakmum di belakangnya juga tidak sah jika si makmum tersebut mengetahui keadaan si imam. Namun jika si makmum tidak tahu, maka sholatnya tetaplah sah.

Yang juga penting, karena tato itu haram maka hendaknya setiap muslim yang bertato mengambil keputusan untuk menghilangkan tatonya. Namun sebelum itu, hendaknya ia berkonsultasi terlebih dahulu kepada ahli kesehatan (dokter), apakah tindakannya untuk menghilangkan tato itu membahayakan kesehatannya ataukah tidak. Jika tidak membahayakan, hendaknya ia segera menghilangkan tato tersebut. Namun jika membahayakan kesehatan, maka cukuplah baginya bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya, menyesali perbuatannya, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Selanjutnya bisa melakukan aktifitas ibadah seperti biasa. Wallahu a’lam bish shawab.

(Wawasan Islam)

Sumber

Leave a Reply

Powered by Blogger.