> > Firman Suci: Tanakh (Alkitab: Torah, Ketuvim, Nevi'im)

Firman Suci: Tanakh (Alkitab: Torah, Ketuvim, Nevi'im)

Posted on Sunday, March 18, 2012 | No Comments


BAGIAN V: FIRMAN SUCI
TANAKH (BAG. I)

Tanakh (תנך) adalah salinan teks dari Naskah Masoret Perjanjian Lama yang berbahasa Ibrani dan dilengkapi kodifikasi atas Perjanjian Lama... dalam Yudaisme, tidak ada istilah "Perjanjian Lama" sebab "Perjanjian Lama" adalah murni istilah Kekristenan untuk Alkitab Yahudi dengan sedikit perbedaan salinan dan poin pasal dan nomor ayat... tetapi untuk mempermudah pemahaman bagi yang masih awam di Indonesia, maka saya pakai istilah ini...

Tanakh sendiri adalah singkatan dari Torah - Nevi'im - Ketuvim... ketiga-tiganya adalah bagian dalam Tanakh, meskipun demikian, sudah lazim di mulut orang-orang Yahudi majas metonimia bahwa Tanakh adalah Torah...

kitab-kitab dalam Tanakh disebut Sefer (ספר) yang artinya "Buku" atau "Kitab"...


STRUKTUR DAN BAGIAN TANAKH

Tanakh bersumber dari Naskah Masoret yang berbahasa Ibrani dan sedikitnya ada Bahasa Aram... dibagi berdasarkan pewahyuannya, Tanakh terdiri atas 39 Sefer:

1. TORAH (תורה) = PENGAJARAN (TAURAT)

  • Beresyit (בראשית) "Pada Mulanya" = Kejadian (Genesis)
  • Syemot (שמות) "Nama-nama" = Keluaran (Exodus)
  • Wayiqra' (ויקרא) "Dan Dia Memanggil" = Imamat (Leviticus)
  • Bemidbar (במדבר) "Di Padang Gurun" = Bilangan (Numbers)
  • Devarim (דברים) "Perkataan-perkataan" = Ulangan (Deuteronomy)

2. NEVI'IM (נביאים) = NAVI-NAVI

i. Nevi'im Risyonim (נביאים ראשונים) = Navi-navi Awal
  • Yehosyu'a (יהושע) "Nav Yehosyu'a" = Yosua (Joshua)
  • Syoftim (שופטים) "Para Hakim" atau "Hakim-hakim" = Hakim-hakim (Judges)
  • Syemu'el (שמואל) = "Nav Syemu'el" = Samuel (Samuel)
- Alef Syemu'el (א שמואל) = "Samuel Pertama" = 1 Samuel (1 Samuel)
- Bet Syemu'el (ב שמואל) = "Samuel Kedua" = 2 Samuel (2 Samuel)
  • Melakhim (מלכים) = "Para Raja" atau "Raja-raja" = Raja-raja (Kings)
- Alef Melakhim (א מלכים) = "Raja-raja Pertama" = 1 Samuel (1 Samuel)
- Bet Melakhim (ב מלכים) = "Raja-raja Kedua" = 2 Samuel (2 Samuel)

ii. Nevi'im Akharonim (נביאים אהרונים) = Navi-navi Kemudian
  • Yisyeyah (ישעיה) "Nav Yisyeyah" = Yesaya (Isaiah)
  • Yirmiyah (ירמיה) "Nav Yirmiyah" = Yeremia (Jeremiah)
  • Yekhezq'el (יחזקאל) "Nav Yekhezq'el" = Yehezqiel (Ezekiel)
iii. Trey 'Asar (תרי עשר) = Dua Belas (Keduabelas Kitab Navi-navi)
  • Hosye'a (הושע) "Nav Hosye'a" = Hosea (Hosea)
  • Yo'el (יואל) "Nav Yo'el" = Yoël (Joel)
  • 'Amos (עמוס) "Nav 'Amos" = Amos (Amos)
  • 'Ovadyah (עובדיה) "Nav 'Ovadyah" = Obaja (Obadiah)
  • Yonah (יונה) "Nav Yonah" = Yunus (Jonah)
  • Mikhah (מיכה) "Nav Mikhah" = Mikha (Micah)
  • Nakhum (נחום) "Nav Nakhum" = Nahum (Nahum)
  • Khavquq (חבקוק) "Nav Khavquq" = Habakuk (Habakkuk)
  • Tsefanyah (צפניה) "Nav Tsefanya" = Zefanya (Zephaniah)
  • Khaggay (חגי) "Nav Khaggay" = Haggai (Haggai)
  • Zekharyah (זכריה) "Nav Zekharyah" = Zakharia (Zechariah)
  • Mal'akhi (מלאכי) "Nav Mal'akhi" = Maleakhi (Malachi)


3. KETUVIM (כתובים) = TULISAN-TULISAN

  • Tehillim (תהלים) "Puji-pujian" = Mazmur (Psalms)
  • Misyley (משלי) "Petuah" = Amsal (Proverbs)
  • Iyyov (איוב) "Iyyov" = Ayub (Job)
  • Syir Ha-Syirim () "Nyanyian Dalam Nyanyian" = Kidung Agung (Song of Songs)
  • Rut (רות) "Rut" = Rut (Ruth)
  • 'Eykhah (איכה) "Ratapan" = Ratapan (Lamentations)
  • Qohelet (קהלת) "Pengkhotbah" = Pengkhotbah (Ecclesiastes)
  • 'Ester (אסתר) "'Ester" = Ester (Esther)
  • Daniyel (דניאל) "Daniyel" = Daniel (Daniel)
  • 'Ezra (עזרא) "'Ezra" = Ezra (Ezra)
  • Nekhemyah (נחמיה) "Nekhemyah" = Nehemia (Nehemiah)
  • Divrey Ha-Yamim (דברי הימים) "Peristiwa Sehari-hari" = Tawarikh (Chronicles)
- Alef Divrey Ha-Yamim (א דברי הימים) = 1 Tawarikh (1 Chronicles)
- Bet Divrey Ha-Yamim (ב דברי הימים) = 2 Tawarikh (2 Chronicles)


URUTAN DALAM ALKITAB SELURUH DUNIA
  1. Kejadian
  2. Keluaran
  3. Imamat
  4. Bilangan
  5. Ulangan
  6. Yosua
  7. Hakim-hakim
  8. Rut
  9. 1 Samuel
  10. 2 Samuel
  11. 1 Raja-raja
  12. 2 Raja-raja
  13. 1 Tawarikh
  14. 2 Tawarikh
  15. Ezra
  16. Nehemia
  17. Ester
  18. Ayub
  19. Mazmur
  20. Amsal
  21. Pengkhotbah
  22. Kidung Agung
  23. Yesaya
  24. Yeremia
  25. Ratapan
  26. Yehezkiel
  27. Daniel
  28. Hosea
  29. Yoël
  30. Amos
  31. Obaja
  32. Yunus
  33. Mikha
  34. Nahum
  35. Habakuk
  36. Zefanya
  37. Hagai
  38. Zakharia
  39. Maleakhi

NASKAH-NASKAH TANAKH


perlu diketahui bahwa Tanakh yang dipegang umat Yahudi atau Perjanjian Lama yang dipegang umat Kristen adalah berupa salinan dari naskah-naskah aslinya yang kuno... naskah tertuanya adalah Naskah Masoret:


1. NASKAH MASORET

naskah tulisan tangan Tanakh kuno yang utuh sampai sekarang ini (meskipun ada lembaran yang usang) adalah Codex B19 yang saat ini berada di Perpustakaan St. Petersburg, Rusia...

naskah ini ditulis pada tahun 1008 di Kairo dan merupakan tulisan tangan terbaik, sehingga para sarjana Alkitabiah banyak mengacu kepada naskah ini...

naskah ini berasal dari tradisi penulisan naskah Alkitab Ibrani yang sangat rumit, yaitu berasal dari para Masorah dari abad ke-8 sampai ke-10 M di Tiberias di pantai danau Genesaret, oleh sebab itu, naskah ini disebut juga sebagai Naskah Masoret... terdapat dua keluarga Yahudi dalam tradisi penulisan ini, yaitu B'nay 'Asyer dan B'nay Naftali...

pada dasarnya, aksara Ibrani hanyalah aksara konsonan, sama seperti Bahasa Timur Tengah lainnya seperti Arab, bisa dikatakan, "Ibrani Gundul" adalah aksara yang sebenarnya...

dan pembacaan naskah Ibrani Gundul ini didasarkan pada tradisi pembacaan Torah yang turun temurun... kemudian, Aharon ben 'Asyer memberi tanda baca (nikkud) untuk vokalisasi, lalu hasil dari vokalisasi yang dilakukan oleh Aharon ben 'Asyer disalin lagi oleh Syemu'el ben Ya'aqov... jadi, Tanakh yang di tangan kita sekarang memiliki acuan penulisan nikkud dari Syemu'el...

hal ini dilakukan karena pemikiran bahwa Tanakh akan semakin sulit dipahami generasi berikutnya apabila tidak ada satupun orang Yahudi yang bisa membaca Kitab Suci, maklum karena di masa lalu, orang Yahudi termasuk kaum yang buta huruf juga, dan hanya segelintir orang yaitu para ravi yang bisa membaca, karena tugas mereka terhadap Alkitab...

dalam naskah Masoret, memang banyak tulisan yang susah dibaca karena kondisi lembaran yang usang dan sedikit robek, oleh sebab itu sangat susah untuk disalin sehingga banyak terjadi kesalahan penyalinan sehingga banyak ayat yang terlihat kontradiksi satu sama lain sehingga beberapa orang dari pihak Muslim menuduh ayat-ayat Alkitab telah terkorup... namun itu harus diakui karena itu semua murni kesalahan penyalinan dan tidak ada satupun isi yang diubah atau ditambah oleh para penulis Masora, sehingga jawaban ini sebenarnya dirasa cukup untuk tuduhan-tuduhan tersebut... para penulis Masora pun hanya manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan apalagi dengan keterbatasan teknologi di masa lalu, namun meskipun banyak ayat kontradiksi, ayat-ayat itu tidak mengubah sedikitpun maksud, tujuan, dan hukum yang jelas dalam Torah...


2. NASKAH SAMARITAN

Naskah Samaritan hanya berisi Torah saja dan disalin oleh orang-orang Samaria... penulisan naskah ini dimulai sejak separatisme orang-orang Samaria dengan orang-orang Yahudi (skisma)... orang Samaria hanya menyalin Torah saja karena mereka hanya mengakui 5 Kitab Mosyeh tersebut...


3. NASKAH QUMRAN (NASKAH LAUT MATI)

sekitar 1947 sampai 1956, ditemukan fragmen (pecahan bagian) dari naskah Tanakh dalam bentuk lebih dari 190 gulungan dari dalam 11 gua di Qumran, yang terletak di pantai Laut Mati, yaitu sekitar 15 km sebelah selatan dari kota Yerikho...

dimulai dari ketidaksengajaan pada tahun 1947, yaitu ketika seorang gembala muda dari suku Arab Badui, yang mencoba untuk mencari dombanya yang hilang di sekitar gua-gua di Qumran, dan ketika dia mencoba untuk mencari dombanya di sebuah gua, dia secara tidak sengaja menemukan gulungan-gulungan kitab...

penemuan ini merupakan penemuan pertama gulungan-gulungan kitab di Qumran, dan sejak saat itu para arkeolog meneliti di Qumran dan menemukan gulungan-gulungan kitab yang lainnya... berdasarkan penelitian secara arkeologis yang dilakukan melalui pengikisan batuan dari tempat penemuan galian, sebagian besar naskah-naskah itu berasal dari abad ke-2 SM dan ke-1 SM, namun ada juga sebagian kecil yang berasal dari abad ke-3 SM...

setiap bagian dari Tanakh (kecuali kitab Ester) juga ditemukan di Qumran dan ketika dicocokkan dengan naskah Masoret, ternyata cocok 99,99 % (karena susahnya membaca kedua naskah tua itu)... hal ini semakin menguatkan bahwa TIDAK ADA SATUPUN AYAT ALKITAB YANG DIUBAH...

TORAH

Torah (תורה) adalah bagian terutama (kanonik) dalam Tanakh, artinya "Pengajaran" dan terdiri atas 5 Kitab Nav Mosyeh, sehingga disebut juga Pentateuch (5 Pengajaran)...

Torah bukan Tanakh, Torah adalah bagian dari Tanakh, namun sudah menjadi majas metonimia (sebuah majas yang pengaitan suatu barang dengan nama yang terkenal, misal: air kemasan dengan aqua), sehingga dalam thread ini saya sering menyebut Torah yang berarti Tanakh...

ada 5 Kitab yang terdiri atas; Beresyit, Syemot, Wayyiqra', Bemidbar, dan Devarim... meskipun diduga kitab ini bukan ditulis oleh Nav Mosyeh, namun isinya berdasarkan pengajaran Nav Mosyeh yang dibuktikan melalui Kesepuluh Perintah Tuhan (The Ten Commandments) atau Aseret Ha-Dib'rot...

Sefer Beresyit berisi kisah-kisah sejak permulaan alam semesta diciptakan Adonay sampai kisah Yosef, putra Nav Ya'aqov... rinciannya adalah penciptaan, Adam dan Khavvah, keturunan Adam, Nav No'akh dan bahteranya, Nav Avrah'am bersama istri dan anak-anaknya serta pergaulannya dengan Adonay, Nav Ya'aqov dan anak-anaknya, dan Yosef dari Kanaan menuju Mesir...

Sefer Syemot berisi kisah mula-mula Nav Mosyeh... mulai dari kelahiran beliau, pembebasan B'nay Yisyra'el dari perbudakan Mesir, menerima loh-loh 'Asyeret Ha-Devarim, B'nay Yisyra'el di Padang Gurun, dstnya...

Sefer Wayyiqra' berisi hukum-hukum utama di Misykan (Kemah Suci) salah satunya korbanot (pengorbanan hewan-hewan ternak sebagai korban untuk bukti keikhlasan dan ketaatan kepada Adonay), hukum-hukum sehari-hari, pentahbisan B'nay Levi, khususnya dari keturunan Nav Aharon menjadi kohanim (imam-imam ritual), dan beberapa kisah seputar B'nay Yisyra'el di Padang Gurun...

Sefer Bemidbar berisi hukum-hukum yang dibuat karena pelanggaran-pelanggaran, syafaat Adonay terhadap B'nay Yisyra'el, dan yang paling utama adalah menghitung kembali jumlah orang Israel yang akan ikut dalam ekspedisi mengambil Tanah yang Dijanjikan yaitu Kanaan dari tangan orang-orang Filistin...

Sefer Devarim berisi pengulangan atas Syemot dan Wayyiqra' dan kisah-kisah menjelang wafatnya Nav Mosyeh seperti nyanyian pujian haru beliau dan pengangkatan murid beliau menjadi pengganti sepeninggalnya yaitu Nav Yehosyu'a...


PANDANGAN TORAH MENURUT KEKRISTENAN

Torah menurut Kekristenan adalah Perjanjian Lama yang mana hukum Adonay diberikan kepada B'nay Yisyra'el pada masa pra-Yesus Kristus kemudian, hukum Torah ini "digenapi" oleh Yesus Kristus...

maksudnya penggenapan adalah Yesus Kristus turun ke bumi dengan kasih sehingga dia melunakkan hukum Torah yang keras dengan kasih... misalnya, berzina dalam Torah adalah dosa dan pelakunya harus dihukum rajam (dipendam sampai leher dan kepalanya dilempari batu sampai mati)... kemudian, Yesus membatalkan hukum itu dengan alasan bahwa setiap orang pasti berzina dan yang menghukum rajam itu (para kohanim) juga pernah berzina (maksudnya zina mata, zina tangan, dan zina hati) sehingga hukum ini dibatalkannya dengan pertobatan saja...

meskipun dia berkata dalam Injil bahwa dia tidak merombak Torah atau meniadakan Torah satu noktah pun, tetap saja ajarannya itu berarti meniadakan rajam meskipun diakui rajam itu ada dalam hukum atau perundang-undangan... akibatnya, sekarang banyak orang Kristen menilai bahwa Yudaisme sangat keras dan tidak cinta kasih (akan dibahas di Kasih dan Persaudaraan)..

namun perlu diluruskan menurut Yudaisme, bahwa berzina yang dimaksud dalam Torah adalah perbuatan memasukkan kelamin lelaki ke dalam kelamin perempuan di luar ikatan yang sah secara agama yaitu menikah, maka hukumannya rajam... sedangkan melihat gambar porno, memikirkan hal-hal porno, melakukan masturbasi, Yudaisme menyerahkan urusan itu antara si pelaku dengan Adonay... selain itu, penghukum rajam tersebut hanya melakukan konstitusi dari Mahkamah Agama yang berdasarkan Torah, jadi penghukum rajam bukan merajam seseorang tetapi melakukan hukum rajam kepada seseorang...

dengan kata lain, Yudaisme tetap memegang teguh Torah dan inti dari Torah itu justru adalah kasih setia (rakhum)...


PANDANGAN TORAH MENURUT ISLAM

Torah atau Tawrat (توراة) menurut Islam adalah Kitabullah (Kitab-kitab Allah) yang diturunkan Allah kepada Nabi Musa (Nav Mosyeh) dan berisi hukum bagi Bani Isra'il (Al-Yahudiyyah)... namun, Tawrat yang dipegang Yahudi telah diubah oleh para Ahli Kitab sehingga Allah menurunkan Al-Qur'an dan Al-Qur'an adalah Tawrat yang disempurnakan Allah... kaum Yahudi dipandang telah mengkhianati perjanjian mereka dengan Allah sehingga Allah murka kepada mereka...

perubahan itu misalnya, dalam Torah terdapat nubuatan tentang kedatangan Muhammad sebagai nabi Allah yang terakhir diutus untuk mereka dan untuk semua manusia di seluruh dunia dengan tetap berpegang pada Torah dengan disempurnakan dalam Al-Qur'an, namun nubuatan itu disembunyikan oleh orang Yahudi atau diubah atau dihapus...

tidak ada satupun isi yang disembunyikan para ravi dalam menyalin naskah Tanakh, apalagi dihapus.. orang Yahudi amat takut dengan Adonay dan mereka justru memerlukan pengajaran yang benar dalam Torah... dan tidak ada satupun nubuatan mengenai kedatangan Muhammad, yang ada adalah Masyiyakh dan Navi yang Akan Datang... misalnya, sering beberapa orang Muslim menafsirkan Devarim 18: 18-19 sebagai Muhammad.. akan dibahas di bagian Pandangan Yudaisme terhadap Islam...

kemudian Al-Qur'an sebagai penyempurna Tawrat, penyempurnaan itu antara lain, misalnya, zina dalam Torah akan dihukum rajam sampai mati, namun di Al-Qur'an ada 2 hukum; yaitu bagi pelaku yang masing-masing perjaka dan gadis dihukum dera (cambuk) 100 kali (budak 80 kali), sedangkan yang sudah bersuami atau beristri dihukum rajam sampai mati, bisa dimaafkan bila kedua pihak saling bertaubat dengan Tawbatan Nashuha (pertobatan yang sungguh-sungguh dan bila mengulanginya tidak akan diterima tobatnya)...

dalam Torah, menghukum pezina itu sudah cukup dirajam karena zina adalah urusan keluarga masing-masing yang diajukan ke Mahkamah Agama, sebuah badan hukum yang didirikan berdasarkan konstitusi Torah... justru hukum ini sangat ketat dan dirasa sempurna, karena dengan adanya hukum yang tidak pandang bulu ini, akan semakin mempersempit perzinahan... bukankah bila masing-masing belum menikah lalu dicambuk, dia bisa melakukan zina lagi dan cukup dicambuk saja lagi? apalagi hukuman rajam sampai mati khusus yang sudah menikah saja...

Leave a Reply

Powered by Blogger.