> > Firman Suci: Bahasa Ibrani

Firman Suci: Bahasa Ibrani

Posted on Sunday, March 18, 2012 | No Comments


BAGIAN V: FIRMAN SUCI
BAHASA IBRANI

selama 2.500 tahun, bahasa Ibrani hanya dipakai untuk mempelajari Alkitab dan Misynah (teks susunan para ravi Talmud) saja, karena berhubung bahasa orisinil yang digunakan adalah Bahasa Ibrani...

bisa dikatakan bahasa ini pada mula-mula merupakan bahasa liturgis saja (meskipun sebenarnya sudah digunakan oleh bangsa-bangsa Timur Tengah seperti Kanaan, Phunisia, Amori, dan Yebus)... tetapi pada akhir abad ke-19 dan permulaan abad ke-20, bahasa ini lahir kembali menjadi sebuah bahasa sejati dengan para penuturnya...

namun bahasa ini sudah diidentikkan dengan bahasanya kaum Yahudi asli, meskipun sebenarnya bahasa ini sudah ada sejak pra-Bangsa Israel... hal ini dikarenakan para penutur bahasa Semit di Palestina saat itu mayoritas memakai Bahasa Aram, lalu pengaruh Bahasa Yunani ketika wilayah Palestina dikuasai negara federal dari Romawi (Herodes), dan sebelum akhirnya pengaruh Bahasa Arab mendominasi di Timur Tengah setelah Islam menguasai wilayah Palestina, Syam, Persia, dan Mesir hingga sekarang (namun akhirnya banyak bahasa yang digunakan di negara-negara Timur Tengah saat ini seperti Urdu, Farsi, dsbnya yang dipengaruhi Bahasa 'Arab)...

di negara Israel saat ini, Bahasa Ibrani merupakan salah satu dari dua bahasa resmi Israel, satu lagi adalah Bahasa 'Arab... dalam bahasa Ibrani sendiri, bahasa ini disebut (עברית) atau 'Ivrit...

Bahasa Ibrani mirip sekali dengan Bahasa Aram dan sedikit mirip dengan Bahasa 'Arab, namun huruf-hurufnya lebih mirip ke Bahasa Aram (karena Bahasa Aram adalah nenek moyang Bahasa Ibrani dan Bahasa 'Arab), dan kosakatanya juga banyak serapan dari Bahasa 'Arab.....

membaca aksara Ibrani tidak terlalu rumit seperti aksara Arab, membaca aksara Arab sudah banyak sekali pedoman yang dibuat dan akhirnya disusun secara efektif yang disebut metode IQRO di Indonesia, hal itu dikarenakan komplektivitas bahasa itu, lain halnya dengan Ibrani, tidak ada pedoman khusus dalam mempelajarinya....

namun namun kesulitannya ada 2: susah membedakan huruf-huruf yang mirip dan harakat yang kecil-kecil.... namun asal udah hapal dan terbiasa membaca tulisan-tulisan Ibrani (contoh mudahnya Alkitab Ibrani), pasti akan terbiasa mudah seperti Muslim Indonesia ketika membaca Al-Qur'an...

ada sedikit kendala dalam mentransliterasinya, sebab pedoman internasional dalam mentransliterasi bahasa-bahasa berhuruf selain latin adalah menggunakan huruf latin kompleks (misalnya Al-lâh) atau menggunakan ejaan Inggris (misalnya Al-Hadith atau Al-Sabeereen) -saya memberi contoh Arab karena banyaknya kata yang agak familiar dengan masyarakat Indonesia-...

maka saya menggunakan transliterasi ejaan Indonesia, misalnya huruf ש ditulis syin bukan shin (sesuai ejaan Indonesia, seperti syarat bukan sharat), seperti di atas, maka Al-lâh akan ditransliterasikan Allah, Al-Hadith akan ditransliterasikan Al-Hadits, dan Al-Sabeereen akan ditransliterasikan Ash-Shaabiriin...


PENGENALAN HURUF

------------------------------------------------------
huruf------------transliterasi------------lafal
------------------------------------------------------
alef (א)-----------(tanpa nikud/tanda baca/haraqah, mati)
bet (ב)----------b/v--------------------------b/v
gimel (ג)-------g---------------------------g
dalet (ד)-------d---------------------------d
he (ה)----------h---------------------------h (akhiran mati)
waw (ו)----------w/v/o/u---------------------------w/v/o/u
zayin (ז)--------z---------------------------z
khet (ח)---------kh--------------------------kh
tet (ט)----------t---------------------------t
yod (י)----------y---------------------------y
kaf (כ)----------k---------------------------k ==> akhir = ך (khaf - kh - kh)
lamed (ל)-------l---------------------------l
mem (מ)--------m--------------------------m ==> akhir = ם (mem pesyuta / mem sofit - m - m)
nun (נ)----------n---------------------------n ==> akhir = ן (nun pesyuta / nun sofit - n - n)
samekh (ס)----s---------------------------s
'ayin (ע)---------(tanpa nikud/tanda baca/haraqah, mati)
pe (פ)-----------p---------------------------p ==> akhir = ף (fe - f - f)
tsadey (צ)--------ts--------------------------ts ==> akhir = ץ (tsadey pesyuta - ts - ts)
qof (ק)-----------q--------------------------q
resy (ר)----------r---------------------------r
syin (ש)---------sy--------------------------sy
tav (ת)-----------t/s---------------------------t/s
------------------------------------------------------


hanya 5 huruf yang memiliki akhiran berbeda bentuk, yaitu khaf atau kaf pesyuta (ך), mem pesyuta atau mem sofit (ם), nun pesyuta atau nun sofit (ן), fe atau pe pesyuta (ף), dan tsadey pesyuta (ץ)...

huruf waw (ו), bila vokalnya e maka dibaca "ve", bila vokalnya a maka dibaca "wa"... jika dipertengahan dan akhiran vokal a, maka dibacanya va...

huruf tsadey (צ) cara bacanya tidak sama dengan tsa dalam Bahasa 'Arab (ث), tapi seperti zz pada pizza (pitsa), sedangkan tsa (ث) seperti th pada thanks (tsengs)..


PENEKANAN-PENEKANAN VOKAL

penekanan-penekanan vokal pada huruf terdapat pada i dengan huruf yod (י), u dan o dengan huruf waw (ו)... sama halnya dengan 'Arab, vokal i dengan huruf ya (ي), vokal u dengan huruf wawu (و), dan ditambah vokal a dengan huruf alif (ا)


PENGENALAN TANDA BACA (NIKKUD)

pada dasarnya, Ibrani hanyalah bahasa dengan aksara konsonan, namun tanda baca (nikkud) adalah alat bantu dalam membaca untuk menjaga keaslian cara membaca Torah (karena pembacaan Torah termasuk salah satu halakhah)..

sama halnya dengan Arab dengan sedikit perbedaan alasan, Arab hanyalah bahasa dengan aksara konsonan, namun tanda baca (haraqah) adalah alat bantu dalam membaca bagi kaum 'ajam (Non-Arab) supaya mudah membacanya..

1. VOKAL A
a. qamats (ָ) = a (khusus logat Asykenazi: aw)
b. patakh (ַ) = a
c. hataf patakh (ֲ) = di pertengahan kata mati, di akhiran a

2. VOKAL E
a. tserey (ֵ) = di pertengahan e, di awalan dan akhiran ey
b. segol (ֶ) = e seperti dalam kata Indonesia "ember"
c. hataf segol (ֱ) = e seperti dalam kata Indonesia "bencana"
4. syeva (ְ) = mati

3. VOKAL I
hiriq (ִ) = i

4. VOKAL O
a. holam (ֹ) = o
b. hataf qamats (ֳ) = ow (atau o sedikit panjang)

5. VOKAL U
a. syureq (ּ) = u khusus huruf waw saja
b. qubbuts (ֻ) = u

lihat tabel di bawah ini:

tanda qamats (ָ) dalam logat Yahudi Asykenazim benar-benar menjadi o...


PENGENALAN PENGUCAPAN DAGESY

dagesy (ּ) sering ditemui dalam beberapa huruf, dagesy adalah tanda titik yang menjadi nikud khusus untuk huruf-huruf tertentu...

pengunaan dagesy hanya untuk huruf-huruf:
  1. bet ב
  2. kaf כ
  3. pe פ
  4. tav ת
  5. waw ו
  6. syin ש
ucapan-ucapannya dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

huruf lain selain keenam huruf di atas (kecuali syin) bila diberi dagesy, maka akan dibaca double (syeda) sama seperti tanda tasydid atau syaddah dalam Bahasa Arab (َّ )..


CARA MEMBACA AKSARA IBRANI

BERESYIT (KEJADIAN) 1: 1, link: http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt0101.htm

===============================
בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ
===============================

kata pertama: בְּרֵאשִׁית

בְּ = huruf bet (ב) ada tanda syeva (ְ) dan tanda dagesy bet (ּ), maka dibacanya "be"

רֵ = huruf resy (ר) ada tanda tserey di tengah (ֵ) yaitu e, maka dibacanya "re"

א = huruf alef tanpa tanda, mati..

שִׁ = huruf syin (ש) ada tanda dagesy syin (ׁ) dan tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibacanya "syi"

י = huruf yod, penekanan atas "i" pada "syi"

ת = huruf tav, maka dibaca "t", disambung dengan syi maka dibaca "syit"

jadi:

בְּרֵאשִׁית dibaca "bereysyit"



kata kedua: בָּרָא

בָּ = huruf bet (ב) ada tanda qamats (ָ) dan dagesy bet (ּ), maka dibaca "ba"

רָ = huruf resy (ר) ada tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca "ra"

א = huruf alef tanpa tanda, mati

jadi:

בָּרָא dibaca "bara"



kata ketiga: אֱלֹהִים

אֱ = huruf alef (א) ada tanda hataf segol (ֱ) yaitu e, maka dibaca "e"

לֹ = huruf lamed (ל) ada tanda holam (ֹ) yaitu o, maka dibaca "lo"

הִ = huruf he (ה) ada tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibaca "hi"

י = huruf yod, penekanan atas "i" pada "hi"

ם = huruf mem pesyuta dibaca "m", disambung hi, maka dibaca "him"

jadi:

אֱלֹהִים dibaca "elohim"



kata keempat: אֵת

אֵ = huruf alef (א) ada tanda tserey (ֵ) yaitu e, maka dibaca "e"

ת = huruf tav dibaca "t", disambung e, maka dibaca "et"

jadi:

אֵת dibaca "et"



kata kelima: הַשָּׁמַיִם

הַ = huruf he (ה) ada tanda patah (ַ) yaitu a, maka dibaca "ha"

שָּׁ = huruf syin (ש) ada 3 tanda, tanda dagesy syin (ׁ), tanda dagesy syin kedua (ּ) yaitu double huruf, dan tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca "sysya"

מַ = huruf mem (מ) ada tanda patakh (ַ) yaitu a, maka dibaca "ma"

יִ = huruf yod (י) ada tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibaca "yi"

ם = huruf mem pesyuta, maka dibaca "m", disambung yi, maka menjadi "yim"

jadi:

הַשָּׁמַיִם dibaca "hasysyamayim"



huruf keenam: וְאֵת

וְ = huruf waw (ו) ada tanda syeva (ְ) yaitu e (seperti e pada kata "benar"), dibaca "ve" (karena sifatnya e kecil, maka bisa ditulis v')

אֵ = huruf alef (א) ada tanda tserey (ֵ), maka dibaca "e"

ת = huruf tav dibaca "t", disambung e, maka dibaca "et"

jadi:

וְאֵת dibaca "v'et"



huruf ketujuh: הָאָרֶץ

הָ = huruf he (ה) ada tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca "ha"

אָ = huruf alef (א) ada tanda qamats (ָ) yaitu "a"

רֶ = huruf resy (ר) ada tanda segol (ֶ) yaitu e, maka dibaca "re"

ץ = huruf akhiran tsadey, maka dibaca "ts", disambung re, maka dibaca "rets"

jadi:

הָאָרֶץ dibaca "ha'arets"

MAKA:

בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ

DIBACA:

"beresyit bara elohim et hasysyamayim v'et ha'arets"

"Pada mulanya Allah menciptakan Langit dan Bumi"


coba kita sama-sama "ngaji" Kitab Beresyit (Kejadian) pasal 1 ayat 1-10:

בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ
bereysyit bara elohim et hasysyamayim v'et ha'arets

וְהָאָרֶץ, הָיְתָה תֹהוּ וָבֹהוּ, וְחֹשֶׁךְ, עַל-פְּנֵי תְהוֹם; וְרוּחַ אֱלֹהִים, מְרַחֶפֶת עַל-פְּנֵי הַמָּיִם
veha'arets hayeta tohu wavohu vekhosyekh al p'ney tehom veruwakh elohim merakhefet al p'ney hammayim

וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים, יְהִי אוֹר; וַיְהִי-אוֹר
wayyo'mer elohim yehi or wayehi or

וַיַּרְא אֱלֹהִים אֶת-הָאוֹר, כִּי-טוֹב; וַיַּבְדֵּל אֱלֹהִים, בֵּין הָאוֹר וּבֵין הַחֹשֶׁךְ
wayyare' elohim et ha'or ki thov wayyavdel elohim ben ha'or uven hakhosyekh

וַיִּקְרָא אֱלֹהִים לָאוֹר יוֹם, וְלַחֹשֶׁךְ קָרָא לָיְלָה; וַיְהִי-עֶרֶב וַיְהִי-בֹקֶר, יוֹם אֶחָד
wayyiqra elohim la'or yom, velakhosyekh qara layla, wayehi 'erev wayehi voqer, yom ekhad

וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים, יְהִי רָקִיעַ בְּתוֹךְ הַמָּיִם, וִיהִי מַבְדִּיל, בֵּין מַיִם לָמָיִם
wayyo'mer elohim yehi raqi'a bet'oke hammayim wihi mavdil ben mayim lamayim

וַיַּעַשׂ אֱלֹהִים, אֶת-הָרָקִיעַ, וַיַּבְדֵּל בֵּין הַמַּיִם אֲשֶׁר מִתַּחַת לָרָקִיעַ, וּבֵין הַמַּיִם אֲשֶׁר מֵעַל לָרָקִיעַ; וַיְהִי-כֵן
wayya'as elohim, et haraqi'a, wayyavdel ben hammayim asyer mittakhat laraqi'a uven hammayim asyer me'al laraqi'a wayehi khen

וַיִּקְרָא אֱלֹהִים לָרָקִיעַ, שָׁמָיִם; וַיְהִי-עֶרֶב וַיְהִי-בֹקֶר, יוֹם שֵׁנִי
wayyiqra elohiym laraqi'a syamayim wayehi 'erev wayehi voqer, yom syeni

וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים, יִקָּווּ הַמַּיִם מִתַּחַת הַשָּׁמַיִם אֶל-מָקוֹם אֶחָד, וְתֵרָאֶה, הַיַּבָּשָׁה; וַיְהִי-כֵן
wayyo'mer elohim yiqqa'u hammayim mittakhat hasysyamayim el maq'om ekhad vetera'eh hayyabasyay, wayehi khen

וַיִּקְרָא אֱלֹהִים לַיַּבָּשָׁה אֶרֶץ, וּלְמִקְוֵה הַמַּיִם קָרָא יַמִּים; וַיַּרְא אֱלֹהִים, כִּי-טוֹב
wayyiqra elohim layyabasyay 'erets ulemiq've hammayim qara' yammim wayyare' elohim ki thov


DIALEK-DIALEK

Bahasa Ibrani memiliki 2 dialek lokal, yaitu dialek Yerusalem dengan dialek Tiberias (utara), masing-masing perbedaan dari penekanan vokal...

selain itu ada dialek Yiddisy (דיש) yang digunakan oleh Yahudi Asykenazi (jamak: Asykenazim), bisa dibilang "Bahasa Yahudi-Jerman atau Yidisy-Taytsy ייִדיש - טיַיטש"...

ada juga dialek Ladino-Yudesmo (גיודיאו-איספאנײל) atau Bahasa Yahudi-Spanyol yang digunakan oleh Yahudi Sefardi (jamak: Sefardim)...

Leave a Reply

Powered by Blogger.