> > Idelogi Agama: Tentang Masyiyakh (Mesias)

Idelogi Agama: Tentang Masyiyakh (Mesias)

Posted on Friday, February 3, 2012 | 1 Comment


BAGIAN I: IDEOLOGI AGAMA
MASYIYAKH (MESIAS)

IDE-IDE TENTANG MESIAS

keyakinan dasar bahwa pada akhir dunia yaitu kedatangan mesias merupakan bagian fundamental dari Yudaisme tradisional... ini adalah bagian dari 13 Prinsip Keimanan menurut Maimonides sebagai persyaratan minimum kepercayaan Yahudi...

mesias dari kata "masyiyakh" yang berarti "yang diurapi" atau "yang diminyaki"... dalam tradisi Yahudi kuno, pengurapan amat penting bagi seseorang yang dilantik menjadi raja dengan cara pembaluran minyak di kepala oleh pemuka agama, sama seperti ketika Raja David diminyaki Nav Symu'el... namun istilah mesias menyempit menjadi "orang yang dipilih Tuhan memimpin Yahudi menuju kemenangan dan membebaskan dunia dari kejahatan menuju dunia baru"... tugas-tugas mesias terdapat dalam Syemoneh Esrey...

Syemoneh Esrey (Delapan Permohonan) adalah do'a yang diucapkan tiga kali sehari, yang semuanya bermakna untuk kedatangan mesias yaitu memohon: dikumpulkannya kembali orang Yahudi pasca pembuangan; dipulihkannya pengadilan agama; dihapuskannya kejahatan dan dosa; dimusnahkannya bid'ah (bidat/cult); ditunjukkannya kebenaran; dibangunkannya kembali Yerusalem Kudus; dipulihkannya kembali kerajaan David, dan dibangunkannya kembali Hekhal Syelomoh (Bait Allah)...

sarjana modern menyatakan bahwa konsep Mesias diperkenalkan kemudian dalam Yudaisme, selama usia para navi, mereka mencatat bahwa konsep Mesias tidak disebutkan secara eksplisit di bagian mana pun dalam Kitab Torah (5 Kitab Pertama Alkitab)...

namun, Yudaisme tradisional berpendapat bahwa ide mesias selalu menjadi bagian dari Yudaisme... para mesias itu tidak disebutkan secara eksplisit di dalam Torah, namun, Torah berisi beberapa referensi ke "Hari Akhir" (akharit ha-yamim) yang adalah waktu dari mesias akan datang menghakimi dunia...

arti mudahnya, mesias adalah orang yang dilantik menjadi raja dunia...

kata "masyiyakh" tidak berarti "juru selamat"... gagasan ini salah total... tidak ada ilahi manusia atau semi-makhluk ilahi lain yang akan mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan kita dari konsekuensi dosa-dosa kita, itu murni konsep Kristen yang tidak mempunyai dasar dalam pemikiran Yahudi...

beberapa orang kafir mengatakan kepada bahwa istilah "masyiyakh" adalah berhubungan dengan istilah Ibrani "mosyi'ah" (penyelamat) karena suara mereka sama, tapi kesamaan ini tidak sekuat seperti yang muncul pada satu terbiasa dengan bahasa Ibrani...

kata Ibrani "masyiyakh" berasal dari akar "mem-syin-khet", yang berarti melukis atau mengurapi sedangkan kata "mosyi'ah" berasal dari akar "yod-syin-'ayin" yang berarti untuk membantu atau menyelamatkan... satu-satunya kesamaan akar adalah syin... "m" suara pada awal kata mosyi'ah (penyelamat) adalah prefiks yang umum digunakan untuk mengubah kata kerja menjadi kata benda... sebagai contoh, kata kerja "tsavah" (memerintah) menjadi "mitsvah" (perintah)...

ucapan bahwa "masyiyakh" adalah yang terkait dengan "mosyi'ah" hanyalah kemiripan ucapan belaka saja, keduanya berbeda dan mesias bukan juruselamat melainkan raja saja...

APA SAJA YANG MASYIYAKH LAKUKAN?

sebelum kedatangan masyiyakh akan ada peperangan dan penderitaan (Yekhezqel 38: 16), masyiyakh akan memimpin politik orang-orang Yahudi dengan membawa orang-orang Yahudi kembali ke Israel dan memulihkan Yerusalem (Yisyeyah 11: 11-12; Yirmiyah 23: 8; 30: 3; Hosye'a 3: 4-5), dia akan membentuk pemerintahan di Israel yang akan menjadi pusat dari semua pemerintah dunia, baik untuk orang Yahudi dan orang kafir (Yisyeyah 2: 2-4; 11: 10; 42: 1), dia akan membangun kembali Hekhal Syelomoh (Bait Allah) dan mendirikan kembali ibadah di sana (Yirmiyah 33: 18) dan dia akan memulihkan sistem pengadilan agama Bangsa Israel dan menetapkan hukum Yahudi (halakhah) sebagai hukum dunia (Yirmiyah 33: 15)...

OLAM HA-BA: DUNIA PASCA KEDATANGAN MASYIYAKH

dunia setelah mesias datang sering disebut dalam literatur Yahudi sebagai Olam Ha-Ba.. istilah ini dapat menyebabkan kebingungan, karena istilah ini juga digunakan untuk merujuk kepada kehidupan setelah kematian...

Olam Ha-Ba akan ditandai oleh ko-eksistensi damai dari semua orang (Yisyeyah 2:4), kebencian, intoleransi, dan perang akan lenyap... beberapa pejabat mengatakan bahwa hukum alam akan berubah, sehingga binatang-binatang buas tidak akan lagi mencari mangsa dan pertanian akan mendatangkan kelimpahan rezeki (Yisyeyah 11:6-11:9)... namun, yang lainnya mengatakan bahwa pernyataan-pernyataan ini hanyalah sebuah kiasan untuk perdamaian dan kemakmuran....

semua orang-orang Yahudi akan kembali dari pengasingan mereka di antara bangsa-bangsa ke rumah mereka di Israel (Yisyeyah 11: 11-12; Yirmiyah 23: 8; 30: 3; Hosye'a 3: 4-5)...

dalam Olam Ha-Ba, seluruh dunia akan mengakui Adonay sebagai satu-satunya Tuhan yang benar dan agama Yahudi sebagai satu-satunya agama yang benar (Yisyeyah 2: 3; 11: 10; Mikhah 4: 2-3; Zekharyah 14: 9)... tidak akan ada lagi pembunuhan, perampokan, persaingan, atau kecemburuan... dan tidak akan ada dosa (Tsefanyah 3: 13)... pengorbanan akan terus berkelanjutan di Bait Allah, tetapi ini akan terbatas pada persembahan syukur, karena tidak akan ada lagi persembahan kebutuhan....

beberapa orang kafir telah berusaha untuk menempatkan spin yang jelek pada theologi ini, menyatakan bahwa ada rencana busuk orang Yahudi untuk memaksa orang untuk memeluk agama Yahudi, mungkin berdasarkan sejarah agama sendiri melakukan hal yang persis sama... padahal mengenai masyiyakh sama sekali tidak menunjukkan adanya unsur pemaksaan agama... orang-orang Yahudi percaya bahwa di masa mendatang, semua orang akan hanya tahu kebenaran mutlak, dengan cara yang sama yang kita tahu bahwa 2+2 = 4, dan tidak akan ada lagi alasan untuk berdebat soal itu...

BAGAIMANA DENGAN YESUS?

Orang Yahudi tidak percaya bahwa Yesus adalah masyiyakh dengan asumsi bahwa nubuatan yang dikisahkan Injil mengenai Yesus seolah-olah dibuat-buat, tetapi pada kenyataannya Yesus tidak melakukan salah satu dari hal-hal yang akan dilakukan masyiyakh (nubuatan mesias) dalam Perjanjian Lama...

sebaliknya, orang Yahudi lain yang lahir sekitar satu abad kemudian lebih percaya seseorang yang memiliki sifat mesianis lebih daripada Yesus yaitu Syim'on ben Qosyba, yang dikenal sebagai Bar Kokhba (anak dari bintang), dan dia adalah seorang kharismatik, brilian, dan panglima perang brutal... Rav Akiba, salah satu sarjana terbesar dalam sejarah Yahudi, percaya bahwa Bar Kokhba adalah masyiyakh karena Bar Kokhba berperang melawan Kekaisaran Romawi, menangkap Kesepuluh Legiun dan merebut kembali Yerusalem... dia melanjutkan pengorbanan di tempat Bait Allah dan membuat rencana untuk membangun kembali Bait Allah... dia mendirikan pemerintahan sementara dan mulai mengeluarkan koin dalam namanya... ini adalah apa yang orang-orang Yahudi imani tentang masyiyakh, Yesus dengan jelas tidak sesuai dengan keimanan itu... pada akhirnya, bagaimanapun, Kekaisaran Romawi dihancurkan-Nya dan membunuh pemberontakan Bar Kokhba... setelah kematiannya, semua mengakui bahwa ia bukan masyiyakh...

berikut ini adalah ayat-ayat dalam Alkitab mengenai konsep masyiyakh sesungguhnya:
Yisyeyah 2, 11, 42; 59: 20
Yirmiyah 23, 30, 33; 48: 47; 49: 39
Yekhezqel 38: 16
Hosye'a 3: 4-5
Mikhah 4
Tsefanyah 3: 9
Zekharyah 14: 9
Daniyel 10: 14

ORANG-ORANG YANG MENGAKU MASYIYAKH NAMUN BUKAN MASYIYAKH YANG SEBENARNYA

  1. Simon (4 SM), seorang bekas budak dari Herodes Agung yang memberontak.
  2. Athronges (3 SM), seorang pemimpin pemberontakan Yahudi di masa pemerintahan Herodes Arkhelaus.
  3. Yudas dari Galilea (?), seorang anggota sekte Zealot yang memimpin pemberontakan berdarah terhadap penduduk Romawi.
  4. Yesus dari Nazaret (4 SM - 30 M), seorang pengembara, nabi, dan rav (rabi atau guru) yang disalibkan oleh Romawi; orang Yahudi yang percaya kepadanya sebagai Mesias adalah yang Kristen mula-mula, juga dikenal sebagai orang Nasrani.
  5. Teudas (? - 46 M), yang mati sebelum sempat melakukan pemberontakan terhadap Pemerintah Romawi, padahal sudah dipersiapkan secara matang.
  6. "Sang Nabi Mesir" (55 M), tidak diketahui siapa, dan dengan 4.000 orang Yahudi bersenjata melakukan kerusuhan dan dibantai oleh prokurator Antonius Felix (sumber Kis 21: 38)
  7. Menahem ben Yudas (?), yang diduga putra Yudas dari Galilea, dalam pemberontakan melawan Agripa II.
  8. Vespasianus (70 M), klaim dari Yosefus.
  9. Simon bar Kokhba (? - 135 M), pemimpin pemberontak Yahudi terbesar sepanjang penjajahan Romawi di masa pemerintahan Hadrianus, pemberontakan akibat kemarahan orang-orang Yahudi atas berdirinya "Kuil Yupiter" di atas Bait Allah di Yerusalem, dia mendirikan negara Yahudi sebelum akhirnya dikalahkan di Perang Kedua Yahudi-Romawi.
  10. Musa dari Kreta (?), yang dalam legenda Isra'iliyyat tahun 440-470 orang-orang Yahudi dari Pulau Kreta melakukan perjalanan kembali ke Israel; namun dia menghilang setelah bencana ombak besar di laut.
  11. Yithzaq ben-Ya'aqov Obaja Abu 'Isa Al-Isfahany (684-705 M), yang memimpin pemberontakan di Persia melawan khalifah 'Abdul Malik bin Marwan.
  12. Yudghan (?), seorang murid dari Abu 'Isa yang meneruskan pemberontakan setelah Isa dibunuh.
  13. Serene (720 M), seorang yang mendukung pengusiran Muslim dalam khotbahnya sebelum ditangkap, ia kemudian menarik kembali kata-katanya sebagai mesias.
  14. David Alroy (?), seorang Yahudi asal Kurdistan, yang disebut kaum Muslim sebagai penyihir.
  15. Nissim ben Abraham (?), aktif sekitar tahun 1295 M.
  16. Musa Botarel dari Cisneros (?), Aktif sekitar 1413; mengaku sebagai ahli sihir mampu menggabungkan nama-nama Allah.
  17. Asher Lemmlein (?), seorang Yahudi-Jerman dekat Venesia yang menyatakan dirinya sebagai pendahulu Mesias tahun 1502.
  18. David Reubeni (1490-1541 M) dan Salomo Molcho (1500-1532 M), keduanya seorang petualang yang menyebarkan aliran sesatnya sebagai mesias di Portugal, Italia, dan Turki; Molcho akhirnya dibakar di tiang pancang oleh Paus.
  19. Sabbatai Zevi (1626-1676), seorang Yahudi-Turki Utsmani yang mengaku sebagai Mesias, tapi kemudian masuk Islam; masih memiliki pengikut hingga saat ini dalam sekte Donmeh.
  20. Barukhia Russo atau Osman Baba (?), penerus Sabbatai Zevi.
  21. Jacob Querido (?-1690 M), diklaim sebagai inkarnasi baru Sabbatai Zevi; kemudian masuk Islam dan memimpin Donmeh.
  22. Miguel Cardoso (1630-1706), pengganti lain Sabbatai Zevi yang mengaku sebagai "Mosyiakh ben Yefra'im".
  23. Mordekhai Mokia (1650-1729), orang lain yang menyatakan dirinya Mesias setelah kematian Sabbatai Zevi.
  24. Löbele Prossnitz (?-1750 M), seorang penipu yang kontra dengan Sabbatai Zevi dan mencapai berhasil menjaring pengikut Sabbatai Zevi, menyebut dirinya sebagai "Mosyiakh ben Yosuf".
  25. Jacob Joseph Frank (1726-1791 M), yang mengaku sebagai reinkarnasi dari Raja Daud (Nabi Daud) dan mengajarkan fusi sintesis dari Kekristen dan Yudaisme.
  26. Menachem Mendel Schneerson (1902-1994 M), seorang Rav Khabad (rabi Chabad) yang ketujuh yang mencoba untuk "mempersiapkan jalan" bagi Mesias. Beberapa pengikutnya percaya kepadanya sebagai Mesias, tetapi kepercayaan ini belakangan menurun.

Comments:1

  1. Sebaiknya HATI2, sebelum mengatakan bahwa YESUS bukanlah mesias, karena di Alquran sendiri disebutkan bahwa YESUS adalah MESIAS, yang akan datang kembali ke bumi (kecuali bila anda seorang Yahudi).
    Di dalam Yahudipun dijelaskan bahwa manusia hanya akan terlepas dari dosa, dengan membawa domba korban bakaran. Dan Yohannes si pembaptis telah menunjuk kepada Yesus bahwa dialah domba Tuhan yang akan menghapus dosa.
    Yesus akan datang kembali tapi bukan sebagai domba lagi melainkan seekor Singa...

    ReplyDelete

Powered by Blogger.