> > Kemasyarakatan: Yahudi di Indonesia

Kemasyarakatan: Yahudi di Indonesia

Posted on Saturday, February 4, 2012 | 2 Comments


BAGIAN II: KEMASYARAKATAN
YAHUDI INDONESIA (KHUSUS)

Indonesia, sebuah negara kepulauan di Asia Tenggara diapit oleh 2 benua (Asia dan Australia) dan 2 samudra (Hindia dan Pasifik)... sejak zaman dahulu kala, Indonesia sudah menjadi bagian dari sejarah yang panjang dari berbagai suku bangsa dan tradisi budaya hingga berintegrasi melawan penjajahan...

sebagai wilayah yang diberkati Tuhan, kesuburan Tanah Indonesia sangat menarik perhatian dunia, seperti Eropa... oleh sebab itu, pada masa masih terpecah dalam bentuk beberapa kerajaan, Indonesia banyak dikunjungi pedagang-pedagang asing seperti India, Arab, Cina, dan Eropa...

sebelumnya, masyarakat kuno Indonesia menganut animisme dan dinamisme sampai akhirnya agama Buddha masuk ke Indonesia terlebih dahulu lewat dharma dutha... lalu, agama Hindu masuk lewat pengaruh dari pedagang Punjab, India dan kerajaan pertama berdiri di Indonesia berazaskan Hinduisme di Kutai, Kalimantan...

setelah itu, masuklah agama Islam lewat da'wah islamiyah dari pedagang Arab dan Gujarat, India, juga melalui ekspedisi Muslim dari Turki dan Arab... Islam begitu berpengaruh di Indonesia, karena Islam melawan penindasan... berbagai gerakan kemerdekaan juga lebih banyak bergerak dari Islam... lalu setelah itu, masuklah agama Kristen lewat misi kristenisasi devide et empera oleh pedagang dan penjelajah dari Eropa...

Republik Indonesia saat ini dalam konstitusinya yaitu UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 dan 2 menyatakan bahwa Indonesia berkeyakinan adanya Tuhan dan masyarakatnya diberi kebebasan menganut agama manapun (secara hukum, Indonesia menolak atheisme)...


UUD 1945
BABXI
AGAMA

Pasal 29
(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
(2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya
masingmasing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

meskipun demikian, agama yang sudah diakui secara resmi oleh Departemen Agama RI dan memiliki legitimasi secara eksekutif melalui Dirjen Bimas (Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat) serta memiliki penganut yang banyak ada 5 agama:
  1. Islam
  2. Kristen
  3. Katholik
  4. Hindu
  5. Buddha
namun Indonesia tidak melarang adanya agama lain, asalkan menganut monotheisme (mencakup semua jenis seperti pantheisme, henoisme, unitarian monotheisme, monotheisme substansi atau ethical, dan lain sebagainya)...

pertanyaannya, apakah ada penganut agama Yahudi di Indonesia?? sebenarnya, lebih tepatnya Bangsa Yahudi di Indonesia... untuk itu kita bahas di sini secara khusus...

SEJARAH YAHUDI DI INDONESIA


Yahudi di Indonesia membentuk komunitas Yahudi yang sangat kecil, yang terdiri hanya sekitar 20 orang saja, yang kebanyakan merupakan Sefardim (Yahudi dari Eropa Barat dengan Bahasa Yiddisy)...

pada tahun 1850-an, pengelana Yahudi, Jacob Saphir, adalah orang pertama yang menulis mengenai komunitas Yahudi di Hindia Belanda, setelah mengunjungi Batavia... kebanyakan Yahudi yang hidup di Hindia Belanda pada abad ke-19 adalah Yahudi Belanda, yang bekerja sebagai pedagang atau berhubungan dengan rezim kolonial... namun, beberapa anggota komunitas juga merupakan imigran dari Irak atau Yaman (mengingat di masa itu, belum ada Republik Israel dan masyarakat Yahudi di seluruh dunia berada di masa diaspora kedua)...

warga Yahudi sudah sejak kolonial Belanda banyak berdiam di Indonesia, khususnya di Jakarta. Pada abad ke-19 dan 20 serta menjelang Belanda hengkang dari Indonesia, ada sejumlah Yahudi yang membuka toko-toko di Noordwijk (kini Jl. Juanda) dan Risjwijk (Jl. Veteran); seperti Olisläger, Goldenberg, Jacobson van den Berg, Ezekiel and Son's, dan Goodwordh Company...

jumlah warga Yahudi di Jakarta banyak, bisa mencapai ratusan orang... karena mereka pandai berbahasa Arab, mereka sering dikira keturunan Arab... keturunan Yahudi di Indonesia kala itu banyak yang datang dari negara Arab, maklum kala itu negara Israel belum terbentuk...

di masa kolonial, warga Yahudi ada yang mendapat posisi tinggi di pemerintahan... termasuk gubernur jenderal AWL Tjandra van Starkemborgh Stachouwer (1936-1942 M)... tapi dia menganut agama Kristen...

kaum Yahudi di Indonesia memiliki persatuan yang kuat... setiap Sabat (Yom Syabbat), mereka berkumpul bersama di Mangga Besar, yang kala itu merupakan tempat pertemuannya...

pada saat Perang Dunia II (1939-1945 M), jumlah Yahudi di Hindia Belanda diperkirakan sekitar 2.000 jiwa... Yahudi Indonesia menderita ketika Masa Pendudukan Jepang di Indonesia, dan mereka dipaksa untuk bekerja di kemah... setelah perang, Yahudi yang dilepas menemui berbagai masalah, dan banyak yang beremigrasi ke Amerika Serikat, Australia, atau Palestina...

pada akhir 1960-an, diperkirakan 20 Yahudi tinggal di Jakarta dan 25 tinggal di Surabaya... pada sensus tahun 2000, orang Indonesia yang menyatakan sebagai suku Yahudi berjumlah sekitar 200 orang saja... mereka memiliki sebuah esnoga di Surabaya, Jawa Timur...

dulu, kota Surabaya merupakan kota yang menjadi basis komunitas Yahudi, lengkap dengan esnoganya yang hingga kini masih berdiri...

pada tahun 1957, ketika hubungan antara RI-Belanda putus akibat kasus Irian Barat (Papua), tidak diketahui apakah seluruh warga Yahudi meninggalkan Indonesia... namun mereka masih terdapat di Indonesia meski jumlahnya tidak lagi seperti dulu... beberapa esnoga masih diurus oleh orang-orang Yahudi Indonesia...

namun, sebagai negara dengan jumlah penganut Islam terbanyak di dunia, timbul beberapa gerakan dari ormas-ormas Islam yang mengecam adanya jemaat Yahudi yang ingin beribadah... banyak sekali tindakan advokat dari kalangan Muslim untuk mempersempit ruang gerak Yahudi dengan berbagai isu mengenai zionisme atau konspirasi freemasonry di Indonesia... oleh sebab itu, sangat susah bagi Yahudi untuk mendapatkan legitimasi dari Pemerintah Indonesia, supaya tidak memancing berbagai gejolak sosial...

namun ada juga warga Muslim yang menerima baik-baik masyarakat Yahudi seperti di Nusa Tenggara... tidak jarang juga orang Yahudi yang memeluk Islam dan Kristen... dengan kata lain, masih ada orang Yahudi di Indonesia dengan berbagai agama...

bekas peninggalan Yahudi di Indonesia adalah Gedung Bappenas di kawasan Menteng 31... Gedung Bappenas saat itu dinamai Adhuc Stat, didirikan oleh anggota Freemasonry yang beragama Yahudi dan Kristen...

BEBERAPA TOKOH MASYARAKAT KETURUNAN YAHUDI DI INDONESIA

beberapa tokoh masyarakat Indonesia yang berketurunan Yahudi antara lain:
  1. Marini Sardi, aktris 60'an berdarah Yahudi beragama Islam, termasuk keluarga Kesultanan Mangkunegaran Yogyakarta Hadiningrat
  2. Japto Soerjosoemarno, politikus dan tokoh pemuda berdarah Yahudi beragama Islam, adik dari Marini Sardi
  3. Nafa Urbach, aktris dan penyanyi berdarah Yahudi beragama Kristen (sebelumnya Islam) sejak menikah dengan Zack Lee
  4. Cornelia Agatha, aktris 90'an berdarah Yahudi beragama Kristen yang terkenal sejak film serial "Si Doel Anak Sekolahan"
  5. Dolly Zegerius, atlit putri bridge berdarah Yahudi keturunan Belanda beragama Islam (sebelumnya Yahudi), ibunda dari Marini dan Japto
  6. Xaviera Hollander, penulis, bintang erotika, dan pengusaha berdarah Yahudi (tidak diketahui agamanya apa)
  7. Ahmad Dhani, musisi, keyboardis dan vokalis grup band DEWA19 dan The Rock berdarah Yahudi beragama Islam, konon dia mendalami sufisme Abdul Qadir Aj-Jaylaniy dan salah satu pengagum Gusdur
  8. Theresa Munaf, berdarah Yahudi beragama Yahudi, istri dari Dhani Munaf dan ibunda dari Ahmad Dhani
  9. Johanna Petronella Mossel, guru berdarah Yahudi keturunan Belanda beragama Yahudi, istri dari Ernest Douwes Dekker (Danudirdja Setiaboedi), seorang Belanda yang menjadi pahlawan nasional, tergabung dengan "Tiga Serangkai" mendirikan organisasi politik Indische Partij
  10. Henk Sneevliet (Maring), seorang komunis dari partai SDAP berdarah Yahudi berketurunan Belanda, menganut atheisme
  11. dll

Comments:2

  1. keberadaan Yahudi di Indonesia tidak jelas terlihat

    ReplyDelete
  2. Indonesia lebih condong kepada Arab dan agama Islam daripada Yahudi, komentar juga ya di blog saya www.goocap.com

    ReplyDelete

Powered by Blogger.