> > Asal Usul Dajjal

Asal Usul Dajjal

Posted on Tuesday, February 22, 2011 | 45 Comments

MENGAPA DAJJAL DISEBUT AL-MASIH

Sebenarnya jika orang mau berpikir sejenak saja, pasti akan menemukan kebenaran, mengapa Dajjal disebut Masihid-Dajjal.

Mengapa Dajjal disebut al-Masih? Karena Dajjal selalu menunaikan tugasnya atas nama "al-Masih", yang julukan ini diberikan oleh Allah kepada nabi 'Isa berdasarkan wahyu-Nya.

Diberikannya julukan al-Masih kepada Dajjal menunjukkan, bahwa Dajjal akan menunaikan pekerjaan atas nama orang suci ini, dan inilah sebenarnya yang menyebabkan dia disebut Dajjal atau penipu, karena ia menggunakan nama "al-Masih", seorang Nabi dan hamba Allah yang tulus, tetapi ia berbuat sesuatu yang bertentangan sama sekali dengan ajaran beliau.

Al-Masih 'Isa mengajarkan bahwa Allah itu Esa, dan tak ada Tuhan selain Dia yang wajib disembah; tetapi Dajjal mengangkat nabi 'Isa itu sendiri sebagai Tuhan.

Selanjutnya, al-Masih 'Isa mengajarkan bahwa semua Nabi adalah hamba Allah yang tulus, tetapi Dajjal mengutuk semua Nabi yang suci sebagai orang berdosa.

Mengapa demikian ? Karena jika para Nabi Utusan Allah ini tak dikutuk sebagai orang berdosa, maka tak perlu timbul Putra Allah yang tak berdosa, untuk menebusi dosa sekalian manusia.
Selanjutnya, al-Masih 'Isa mengajarkan bahwa setiap orang akan mendapat ganjaran atau hukuman sesuai perbuatan yang ia lakukan, tetapi Dajjal yang berkedok al-Masih mengajarkan bahwa Putra Allah sudah cukup menebusi dosa ummat Kristen.

Al-Masih 'Isa mengajarkan bahwa orang kaya tak dapat masuk dalam kerajaan Surga, tetapi Dajjal yang mengaku-ngaku al-Masih mengajarkan supaya manusia menumpuk-numpuk kekayaan.

Singkatnya, kitab-kitab Hadits menggunakan julukan "Al-Masihid Dajjal" hanyalah untuk menjelaskan, bahwaDajjal adalah nama lain belaka bagi agama Kristen sekarang ini Nama Al-Masih dan agama al-Masih hanyalah digunakan sebagai kedok untuk menutupi penipuan (dajala) yang ada di belakang itu.


HADITS TENTANG DAJJAL

Hadits tentang Dajjal adalah banyak sekali, dan diriwayatkan oleh sejumlah besar Sahabat Nabi, sehingga tak perlu dipersoalkan lagi tentang mutawatir-nya; walaupun masih perlu dipersoalkan tentang terpenuhinya ramalan itu secara terperinci.

Hadits-hadits itu termuat dalam kitab-kitab Hadits yang amat sahih, bahkan yang termuat dalam kitab Bukhari dan Muslim tak sedikit jumlahnya.

Hadits tentang Dajjal yang termuat dalam Musnad Imam Ahmad bin Hambal berjumlah seratus, dan di antara yang meriwayatkan Hadits; terdapat sahabat kenamaan, seperti sayyidina Abubakar, 'Ali, Siti 'Aisyah, Sa'd bin Abi Waqqas; Abdullah bin Abbas, Abdullah bin 'Umar, Abdullah bin 'Amr, Abu Hurairah, Abu Said Khudri, Anas bin Malik, Jabir, Hisyam bin Amir, Samrah bin Jundab, Ubayya bin Ka'b, Safinah, Imran bin Husain, Nawas bin Sam'an, Ummu Syarik, Fatimah binti Qais, Ubadah bin Samit, Abu Ubaidah bin Al-Jarrah, Asma' binti Yazid, dan Mughirah bin Syu'bah.

Masih banyak Sahabat lagi yang meriwayatkan Hadits tentang Dajjal.Para Sahabat ini semua sependapat bahwa Nabi Muhammad SAW berulang-ulang menceritakan Dajjal, hingga tak perlu diragukan lagi tentang adanya kenyataan bahwa sumber yang mengalirkan ramalan itu adalah Nabi Muhammad SAW sendiri.


APAKAH DAJJAL ITU ORANG ATAUKAH BANGSA ?

Memang benar bahwa kebanyakan Hadits menggambarkan seakan-akan Dajjal itu orang yang bermata satu, yang di dahinya terdapat tulisan Arab yang terdiri dari huruf kaf, fa' dan ra' (atau kafara, artinya kafir), dan yang membawa keledai, sungai dan api.

Tetapi jika Hadits-hadits itu kita cocokkan dengan uraian Al-Qur'an, maka akan nampak dengan jelas, bahwa Dajjal bukanlah nama orang, melainkan suatu bangsa, atau lebih tepat lagi, segolongan bangsa.
Dengan tegas Al-Qur'an mempersamakan Dajjal dengan bangsa-bangsa Kristen, dan lagi, Al-Qur'an menyatakan bahwa Dajjal dan Ya'juj wa-Ma'juj bukanlah dua jenis makhluk yang berlainan, karena fitnah yang ditimbulkan oleh mereka itu disebutkan bersama-sama.

Kami juga mempunyai bukti dari kitab Bible yang menerangkan, bahwa Ya'juj wa-Ma'juj adalah bangsa-bangsa Eropa. Dengan demikian teranglah bahwa Dajjal juga berarti bangsa.Sebagaimana telah kami terangkan di muka, fitnah Dajjal itu bersumber pada menangnya agama Kristen.

Ada sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang membuktikan bahwa Dajjal itu bukan orang melainkan bangsa, sebagaimana Roma dan Persi yang diuraikan dalam Hadits itu bukanlah tempat melainkan bangsa.

Hadits itu berbunyi sbb:
"Rasulullah SAW bersabda: Kamu akan bertempur dengan Jazirah Arab, dan Allah akan memberi kemenangan kepada kamu, lalu kamu akan bertempur dengan Persi, dan Allah akan memberi kemenangan kepada kamu; lalu kamu akan bertampur dengan Roma, dan Allah akan memberi kemenangan kepada kamu; lalu kamu akan bertempur dengan Dajjal, dan Allah akan memberi kemenangan kepada kamu".
Di sini pertempuran dengan Dajjal diuraikan dengan kalimat yang sama seperti pertempuran dengan Arab, Persi dan Roma.

Ini menunjukkan bahwa Dajjal adalah bangsa, seperti halnya Arab, Persi dan Roma. Boleh jadi yang diisyaratkan di sini ialah Perang Salib, tetapi mungkin pula mengisyaratkan peristiwa yang terjadi di dunia pada zaman sekarang. Namun satu hal sudah pasti, yakni bahwa menurut Hadits ini, Dajjal berarti bangsa atau segolongan bangsa; seperti halnya Persi atau Roma.

Tetapi masih saja harus dijelaskan, mengapa dalam Hadits dijelaskan seakan-akan Dajjal itu orang. Sebagaimana telah kami terangkan, semua ramalan Nabi Suci itu didasarkan pada ru'yah atau kasyaf (visiun), dan dalam ru'yah atau kasyaf, suatu bangsa hanya digambarkan sebagai orang-seorang. Sebenarnya, bangsa itu dikenal dari ciri-cirinya; dan dalam ru'yah, ciri-ciri ini hanya dapat diperlihatkan dalam bentuk orang-seorang. Bahkan dalam bahasa sehari-hari, bangsa itu diajak bicara bagaikan orang. Misalnya, Al-Qur'an mengajak bicara bangsa Israil, seakan-akan bangsa Israil itu orang. Bacalah misalnya, ayat Al-Qur'an berikut ini:
"Wahai kaum Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang Aku berikan kepada kamu, dan bahwa Aku memuliakan kamu di atas sekalian bangsa" (2:47).

Kaum Bani Israil yang diperingatkan di sini ialah mereka yang hidup pada zaman Nabi Muhammad SAW, tetapi peristiwa yang dimaksud ialah yang terjadi pada zaman nabi Musa, atau beberapa abad sesudah beliau. Kenikmatan yang teruraikan dalam ayat ini telah diberikan, kepada kaum Bani Israil zaman dahulu, tetapi ayat Al-Qur'an ini ditujukan kepada kaum Bani Israil zaman sekarang yang sedang dalam keadaan hina dan suram. Tetapi seluruh kaum Bani Israil ini dikatakan bagaikan satu orang.

Demikianlah seluruh bangsa Dajjal diperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW dalam ru'yah bagaikan satu orang, padahal Dajjal seperti yang digambarkan oleh Al-Qur'an menunjukkan bahwa Dajjal adalah segolongan bangsa yang ciri-ciri khasnya sudah dikenal

Comments:45

  1. ada bukti lain bahwa dajjal mrupakan suatu bangsa gak??

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. ya Dajjal itu merupakan tamadun Yahudi-Kristian..namun si laknat ini juga akan muncul dalam bentuk manusia utk memerintah dunia dari Haikal Sulaiman iaitu di Jerusalem..wallahualam..
    untuk memahami dengan lebih lanjut..bolehlah saudara melawat blog Imran Nazar Hosein di http://www.imranhosein.org/home.html..beliau banyak menulis buku2 dan rencana2 berkenaan Dajjal dan lain2

    ReplyDelete
  4. Assalamualaikum Wr. Wb.
    Saya mw tanya': apakah maksud/pengertian serta tujuam dr ya'jud dan ma'jud di bible???, dan apakah perbedaanya dgn pengertianya di Al-qur'an? Mohon dijawab....
    Trimakasih. Wassalamualaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  5. saya mau tanya apakah dajjal itu mukanya serem dan apakah dia akan keliling dunia

    ReplyDelete
  6. saya mau tanya dajjal itu bisa memegang matahari soalnya dia bisa memberhentikan matahari
    tolong dibalas
    terimakasi

    ReplyDelete
  7. dajjal semoga kita umat islam dapat meninggalkan agama yang dianut dajjal

    ReplyDelete
  8. dajjal harus mati

    ReplyDelete
  9. sudahlah ga usah berdebat soal dajjal yg utama kita sebagai kaum muslim harus selalu menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangnannya dan hidup selalu berpedoman pada Alquranul karim

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget coy

      Delete
    2. Betul kita sebagai umat islam tetap harus setia pada agama dan TUHAN KITA ALLAH SWT

      Delete
  10. astafirullah .....

    ReplyDelete
  11. saya sangat prihatin dengan blog di atas,mengapa kita begitu mudah menuduh orang lain sebagai DAJJAL/pengikut DAJJAL,padahal jelas2 bahwa dajjal adalah identik dengan si jahat,bagaimana seandainya hal itu dituduhkan kepada kita?.....bukankah menuduh orang itu juga merupakan kejahatan?..... lebih2 kalau kita tidak bisa membuktikan,karena blog di atas hanya merupakan tafsir dari sebuah kalimat,lalu adakah agama itu yang mengajarkan kejahatan?.....konon katanya agama itu adalah sarana untuk masuk sorga,mengapa kalau kita ingin masuk sorga tetapi dengan cara menuduh orang lain jahat dan pasti tidak masuk sorga,sebenarnya siapa yang berhak menentukan manusia masuk sorga?.....manusia itu sendiri atauTUHAN?.....sejauh mana akal manusia dapat berfikir tentang sorga dan neraka,bisakah kita ini bertindak sebagai TUHAN?..... MARI SAUDARAKU,.....JANGAN MAU KITA DI PECAH BELAH OLEH APAPUN DAN SIAPAPUN JUGA,JANGAN SAMPAI KITA TERSESAT OLEH KARENA OTAK KITA YANG TERBATAS INI,KARENA TUHAN MENGHENDAKI KITA DALAM KEADAAN DAMAI SEJAHTERA HIDUP SALING BERDAMPINGAN DAN BUKAN MENGOBARKAN API PERSELISIHAN

    ReplyDelete
  12. Kalo masalah muka nya serem atau apa yang d tanya d atas . Kalo penasaran tunggu dajjalnya bangkit .

    Dajjal d muka bumi tuh 40 hari 40 malam . 1 harinya bagaikan 1 thn .
    Hari kedua bagaikan 1 bulan , hari ketiga bagaikan 1 minggu ..

    Dalam al-Qur'an jga d jelaskan begitu .
    Maaf nie bkn saya menghina agama lain . Tpi saya baca al kitab orang kristen ayat 83 yang telah d sobek jg begitu . Telah d jelaskan bgitu .

    Maaf bkn saya menghina , tpi saya pingin share ajah setau saya .
    Trims .

    ReplyDelete
  13. Aswrwb... kalau menurut saya Dajjal adalah seorang manusia, dajjal nanti akan di bantu oleh 70.000 orang. nah dengan sebanyak itulah nanti Umat Islam akan berperang, perang yang bener-bener perang nanti adalah melawan hati kita sendiri agar tidak terpengaruh fitnahnya dajjal.

    ReplyDelete
  14. janganlah diri kita di kuasai oleh roh pemecah belah,bila kita sudah masuk dalam perangkapnya maka kita akan tersesat,kita tidak akan tahu kemana arah hidup kita....dajjal adalah simbul kejahatan,yang ada pada dirinya hanyalah kejahatan untuk menghancurkan manusia, namun di dalam menyikapinya tidak perlu kita menuduh pada siapapun,siapa dajjal,siapa pengikut dajjal,saya sangat menyadari akan hal ini bahwa siapapun tidak akan mau dituduh sebagai atau pengikut dajjal,dan saya juga meyakini bahwa saat ini tidak ada dajjal ataupun pengikut dajjal,karena bila demikian kita akan sibuk untuk mencari siapa dajjal dan siapa pengikut dajjal,maka semangat kobaran kecurigaan akan semakin membara dan ini bisa menjadi awal kehancuran manusia di bumi ini, bukankah lebih baik kita fokus pada pengembangan amal baik kita,bagaimana kita harus bisa tetap hidup berdampingan dalam lingkungan yang majemuk ini??? buat apa kita mencari masalah dengan orang lain,jangan2 kita sendiri semakin tersesat karena hanya sibuk melihat kelemahan orang. sebaiknya bila kita tidak tahu sesuatu,tanyalah kepada yang tahu/ahlinya,jangan mengira-ngira saja,apalagi tentang kejelekan orang,kalau kita tidak dapat membuktikan itu namanya fitnah, adakah ajaran sebuah keyakinan yang mengajarkan fitnah???

    ReplyDelete
  15. pengertian Dajjal sebenarnya adalah sekelompok manusia, anda tidak harus menjadi Yahudi bila ingin mengikuti Zionist, di antara Yahudi sendiri bahkan ada yg mengutuk & memusuhi Zionist, Zionist adalah kumpulan orang2 Elite Kaya Dunia (Pemimpinnya adalah Rotshschild Famliy, bila mempelajari sejarahnya maka akan mengetahui benang merah dari Ramalan Nabi tentang Dajjal), keluarga Rotshcild telah berkuasa lebih 4 abad lamanya, melalui Penguasaan Eropa dengan penghancuran kekuasaan Gereja katholik menggantikan kekuasaan Liberty yg akhirnya di tegakkan di Amerika, Amerika adalah budak Rothschild walau kebanyakan mereka baru mengetahui isu tentang zionist kini melalui kekuasaan tersembunyi Zionist di dalam Federal Reserve Bank Usa yg mengatur pemerintahan amerika dalam masalah peredaran mata uang. Kekuasaan zionist awalnya semata-mata hanya karena kekuasaan harta2 benda duniawi dari minyak bumi sampai air, penguasaan totalitas terhadap sumber2 daya alam dunia. Lalu muatan keinginan zionist lambat laun berkembang menjadi kekuasaan terhadap manusia itu sendiri yg berada di bawah kekuasaan Hukum iblisnya, Lucifer, dalam pengertian sebenarnya mereka mengunci semua modal dasar manusia ke dalam suatu sistem mata uang dengan cara memfluktuasikan harga2 barang melalui hukum ekonomi dg metode Fractional Banking System yg menipu setiap negara2 dunia dengan aturan Bunga Bank yg mencekik, Amerika sendiri tercekik oleh ini, sehingga kekuasaan Amerika jatuh ke tangan para Bankir sekutu Rothschild melalui Rockefeller yg telah memonopoli harta karun Amerika (Minyak Bumi & bermacam pertambangan). Rockefeller sendiri tidak mewakili Amerika, tapi kekuasaan Banking systemnya bersama JP Morgan telah memanipulasi sejarah kekuasaan Demokrasi Amerika selama ratusan tahun. Rothschild-Rockefeller sendiri kini berkuasa secara ekstreem melalui putaran modal uang Fiatnya di Indonesia dg menanamkan Hutang jutaan Dollar Indonesia terhadap World Bank-IMF-ADB yg kesemua jaringan Bank2 ini adalah di bawah kekuasaan Federal REserve Bank USA yg di miliki oleh keluarga2 Rothschild-Rockefeller-JP Morgan & teman2nnya, jadi FED (Federal REserve) sendiri tidak mewakili kepentingan Amerika, karena mereka adalah "Private BAnk" atau Bank Swasta yg mengendalikan World Bank-IMF-ADB dll semua Bank2 yg ada di dunia di bawah kendali FED, FED pemimpinnya adalah Rockefeller, & ialah yg memiliki Media2 Massa Besar Dunia yg menciptakan Fitnah2 untuk efek2 pada Bursa Saham, Everything is Business. Inilah Dajjal yg sebenarnya yg di maksud Rasul, mereka Penguasa Media Massa, Teknologi, Militer, Badan Intellijen dunia (seluruh negara termasuk Badan Intellijen Nasional Indonesia di biayai oleh jalur keluarga ini), jadi jangan menganggap remeh apa yg di maksud Dajjal, kekuasaannya melebihi batasan Juridiksi negara apalagi Bangsa2, yg di maksud Dajjal adalah mereka yg mengatur hukum2 di atas dunia terhadap semua pemerintahan melalui boneka2 pemerintahan di Amerika-Eropa-Asia, termasuk Indonesia adalah di pimpin oleh boneka kekuasaan melalui monolitik systemperedaran mata uang yg sangat kompleks yg membuat Indonesia sama seperti Amerika terjerat dalam Hutang yg sangat kompleks, & bayaran atas hutang2 itu sangat mahal, selain harta karun negri ini terus di kuras habis, nilai tawarnya di jatuhkan hingga negri ini seperti manusia2 yg tak ada harganya. Militer-Kepolisian-Intelligent, Parlementer, semua di biayai melalui Perusahaan2 Raksasanya yg juga bertebaran di Indonesia, ini semua karena salah bangsa Indonesia sendiri yg tidak pernah mau membaca sejarah perjuangan kemerdekaan negrinya, hanya terlena oleh sejarah2 palsu, tidak mencari tahu siapa musuh2 sebenarnya. Silahkan membaca ini! Baca link2 ini :

    http://sinarilahdunia.wordpress.com/2011/06/29/jaringan-rothschild-kapitalis-di-indonesia/

    http://www.youtube.com/watch?v=USGSOViaulc&feature=related

    http://www.youtube.com/watch?v=7Fw1RMKWypo&feature=related

    http://www.youtube.com/watch?v=N67LhB3xfRw&feature=related

    ReplyDelete
  16. percuma saja banyak orang belajar agama tapi tidak berilmu, berilmu itu tidak berhenti hanya dengan mambaca Al Qur'an & HAdist, tapi mempelajari Hukum Ekonomi, systemnya, serta mempelajari system perbankan & bagaimana negara mendapatkan uangnya, dari situlah kita sebenarnya memahami apa yg tersirat dari ajaran2 Rasul tadi, kebanyakan para pemuka agama telah meninggalkan konsep Belajar yg seharusnya tidak boleh berhenti pada metode lama, takut mempelajari sistem2 yg asing, justru dengan kita mempelajari sistem2 asing itu kita tahu kesalahannya & berbahayanya bagi kita di bagian mana, karena kebanyakan orang hanya menjadi terlena pada sistem pembelajaran pada hukum2 yg lama. Dunia itu penggeraknya cuma 3 hal, Pertama "Isu" yg di gerakkan oleh Media Massa, yg Kedua "Hiburan" musik, film, lelucon yg kesemua untuk menumpulkan nalar, yg ketiga adalah yg terpenting... "uang" untuk memanipulasi sejarah manusia itu sendiri. Bila tidak mempelajari ke 3 bagian itu, maka tumpullah nalar2 umat termasuk para ustad tidak tahu lagi membedakan mana yg benar mana yg salah, bahkan riba yg telah berkali-kali di larang & itu adalah kesesatan, malah di perbolehkan!""" MasyaAllah! padahal itulah sumber tercekiknya negri ini & sumber fitnah kepada setiap umat! Maka ingatlah akibat kebodohan itu (akibat tidak mengenal apa itu Riba), pelacuran, perjudian, nafsu2 & hiburan meraja lela di mana2! Sesat! karena akibat yg pertama di biarkan!!!

    ReplyDelete
  17. Semuanya sok tau,,sok pinter,,,taunya cuma copy paste,,,taunya cuma menghujat, Jangan cuma hanya kita membaca atau mendengar berita yang ngak jelas lalu kita mengklaim diri kita itu yang paling benar, lalu menilai/menuduh orang/kelompok lain yg salah. Itu namanya Fitnah,,, Fitnah itulah dajjal.... Saya sangat sedih melihat atau menbaca tulisan2 yang saya anggap tidak bermoral begitu..... Setahu saya yang namanya Agama pokok ajarannya adalah mengajar/mengajak kita sebagai umat manusia untuk mengasihi sesama apakah itu sesama manusia atau alam semesta....mengajar kita supaya lebih cinta damai, berhati bersih,,, tapi kalau ajaranya : kalau tidak sejalan dengan kita lalu : Hajar,,,,Bakar,,,,Gilas,,,,Bunuh,,,, atas nama agama....Wah.... Kacau nih....Anda sendiri yg ngejawab ,, apakah itu jalan yg berkenan di dalam tuhan... Anggap aja kita sebagai orang tua yang mempunyai beberapa orang anak yg lagi berselisih faham,,, dalam penyelesainya kita sebagai ortu lebih senang ngeliat anak kita bunuh2an / berantem / atau bermusyawarah dengan arif dalam menyelesaikan perselisihannya.... Di pakai dong... pikiran kita secara jernih dan logika kita....jangan dengkul+otot yg dipakai buat berfikir dan bertindak...

    ReplyDelete
  18. Ngak usah yg jauh2 kita melihat+menilai orang lain,,, kita lihat aja orang2 di sekeliling kita : yang mana mau mewujutkan tujuan+kemauanya dengan cara2 menghasut - money politic - ke dukun atau ke orang pintar.... yg mengatas namakan agama.. ke dukun/orang pintar yg katanya pkai'ayat-ayat' agama tapi tujuannya mencelakain orang lain,supaya kelihatan cantik, berwibawa, supaya anak lulus ujian,dll... apakah itu bukan namanya memaksa kehendak, apakah itu ajaran agama,,, apakah itu bukan namanya kerjaan setan temennya si dajjal.... Marilah kita lebih dewasa berpikirnya,,,,jgn hanya kita melihat orang lain lebih maju dan kita merasa ngak sanggup mengikuti lalu kita menghujat..... kita sebagai manusia kayaknya belum ber Hak menilai atau menghakimi orang lain .. gimana kalau sebaliknya, kalaukita yang di nilai/dituduh yg bukan2... Marilah kita setidaknya mendidik diri kita sendiri dahulu,,,,, intopeksi diri sendiri..... kalau memang merasa prilaku kita udah paling benar,,biarlah orang lain yg menilai,,,, kita urus aja diri kita sendiri dulu,,,, soal siapa yg setan/dajjal, siapa yg bukan....biarlah Tuhan yang menentukan....SETUJU....????

    ReplyDelete
  19. Janganlah kita mengira2 siapa itu dajjal,,siapa itu Iman Mahdi,,Kiamat udah dekat,,kelompok mana yang benar/salah,,J A N G AN !!!! Ntar kalau salah mengira2 malah jadi S E S A T.... Biarlah Itu menjadi Rahasia Ilahi....
    Apakah kita lebih senang kalau kita dihadapkan dengan sikon seperti di timur tengah sana,,,yang setiap hari kerjanya cuma taunya berperang,,,,saling bunuh,,,ngak ada rasa Keamanan,,ngak ada prikemanusiaan,,, kita harus Banyak2 berSyukur karena kita di Indonesia masih di beri Rahmat, rasa damai...walaupun masih ada banyak2 persoalan seperti kemiskinan Akhlak dan harta,pengangguran.....Nah Hal2 / kekurangan seperti itulah yg seharusnya kitaperjuangkan, kita kupas tuntas,,, apa sih solusinya... Itu yang benar,,janganlah kita seperti kurang kerjaan menelaah hal2 yg di luar jangkauan kita....

    ReplyDelete
  20. Dasar emang BUAH JATUH NGAK JAUH DARI POHONNYA.
    Se tau + logika saya ( maklum saya orang beragama + berpendidikan ) ;
    Ajaran agama yang baik itu adalah menuntun+mengajari kita supaya menjadi manusia yang berakhlak, berbudi luhur, mencintai sesama, tau mana yg baik/jahat, lebih banyak sabar, lebih bisa bersyukur,dll ( pokoknya yg baik2 deh ).

    kalau ajaran setan/dajjal ;
    memfitnah, menghujat, mengutuk, menghasut, membalik faktakan yg baik menjadi yg jahat, orang yg di luar kelompok = semua setan ( harus di bunuh, di lenyapkan, tidak ada kompromi " HAJAR........ " ), pinter sihir, menguna2in orang, bersilat lidah, suka memprovokasi,berperang,bertindak layaknya seorang pengecut,beraninya kalau rame2 ( pokoknya yg jelek2 + penuh kemunafikan ).

    Nah : KITA Yg MANA TUH ???

    ReplyDelete
  21. " POKOKNYA PUNYA GUE IS THE BEST " = menurut loe.
    Eiiiittttttt,,,, TUNGGU dulu......
    Coba terangi yg mana punya lu yg the best nya.
    kasih tau dong.... supaya yg lain tau...
    kalau memang lu bisa nerangi the best nya di mana pasti deh yg lain rame-rame pindah ke ke tempat lu....

    ReplyDelete
  22. SAK KAREPMU
    ORA TAK PIKER !
    AYO GEK PODO TOBAT SEDOYO !
    .

    ReplyDelete
  23. no pict hoax!!!!!!!

    ReplyDelete
  24. Allahuakbar.......

    ReplyDelete
  25. sedikit saya mw nanya....
    knpa fitnah Dajjal itu bersumber pada menangnya agama Kristen.??
    itu saja....
    ^_^

    ReplyDelete
  26. Mau nanya,..
    kalau Dajjal tuh munculnya dari langit apa dari perut bumi???

    ReplyDelete
  27. kenapa semua jadi pengen menangnya sendiri?? kita mempertahankan argumen boleh2 saja,..tapi tidak harus dengan keegoisan kita,..
    jangan mau dipengaruhi dajjal,.. katanya dajjal untuk diperangi,..tapi kenapa karena hal seperti ini saja masalahnya jadi tambah dibesar-besarkan,..semua kembali pada diri masing2,.. :)

    ReplyDelete
  28. Assalamu'alaikum...

    Jujur, sya secara pribadi ragu terhadp pnulis post ini..terhadap pembahasannya..muslimkan anda atukah non muslim.

    singkat cerita sya mengenai dajjal :

    Dajjal adalah seorang manusia dari keturunan Yahudi. Dia bukan Jin atau apajua makhluk lain selain ia sebagai manusia yg ditangguhkan ajalnya “Minal Munzharin” seperti halnya Nabi Isa as yg di angkat oleh Allah swt ke ataslangit dan ditangguhkan kematiannya sehingga beliau nantinya turun semula keatas muka bumi ini lalu beliau akan mati dan di kuburkan di Madinah AlMunawwarah. Sama juga halnya dgn Iblis yg di tangguhkan kematiannya sehingga kiamat nanti.

    berikut sabda rasulullah saw :

    ''Hadis Huzaifah r.a katanya: Rasulullah s.a.w. telah bersabda: Dajjal ialah orang yang buta matanya sebelah kiri, lebat (panjang) rambutnya serta dia mempunyai Syurga dan Neraka. Nerakanya itu merupakan Syurga dan Syurganya pula ialah Neraka (Hadis Sahih Muslim) Ada beberapa ciri perawakan Dajjal yg disebutkan dalam Hadis Rasulullahsaw, diantaranya: Seorang yg kelihatannya masih muda;Berbadan Besar dan agak kemerah-merahan;Rambutnya kerinting dan tebal. Kelihatan dari belakang seolah-olah dahankayu yg rimbun. Dan tandanya yg paling ketara sekali ada dua:Pertama: Buta mata kirinya dan kelihatan seperti buah kismis yg kecut,manakala mata kanannya tertonjol keluar kehijau-hijauan berkelip-kelip laksana bintang. Jadi kedua-dua matanya adalah cacat.Kedua: Tertulis didahinya tulisan “Kafir (Kaf-Fa-Ra)”. Tulisan ini dapatdibaca oleh setiap org Islam, sama ada ia pandai membaca atau tidak.Mengikut hadis riwayat At-Thabrani, kedua-dua tanda ini menjelma dalam diri Dajjal setelah ia mengaku sebagai Tuhan. Adapun sebelum itu, kedua-dua tandayg terakhir ini belum ada pada dirinya.''


    dsni di jelaskan dajjal itu bermata satu, mengaku sebagai tuhan..jdi dajjal bukanlah suatu kaum..
    sya ragu terhadap post ini, karena post ini juga menerangkannya berasal dri BIBLE,,bukan kah kita kaum muslmin lebih percaya kpda hadist2,,karena hadist kata2 nya juga datang dri ALLAH SWT, yang dismpaikan oleh Rasulullah..

    ReplyDelete
  29. Jgn prcaya dgn media massa, karna sesungguhnya alat tersebut dikuasi bangsa zionis yg memutarbalikkan fakta dan saling memecahbelah antar kelompok, ras, etnis, dan agama. Seperti yg trmaktub dalam ajaran freemansonry kita sbg umat islam jadikan AL QURAN dan AL HADITS sbg pedoman hdup kita agar selamat dunia dan akhirat, Amien...

    ReplyDelete
  30. saya jadi heran,wong sebuah ayat kok dipakai untuk menuduh orang lain, apa bukan dosa to yang begitu itu,dan apakah memang seperti itu ajaran yang kalian pahami,yang katamu agama adalah sarana untuk menuju surga itu? tetapi kamu telah gunakan ayat yang baik untuk sebuah pengetahuan,dan di salahgunakan untuk mengoyak kerukunan umat manusia,kalau anda suka menuduh,suka mengusik kerukunan,hati2...anda bisa ter sesat mencari Allah,karena Allah mendambakan kerukunan dan kebersamaan hidup, selayaknya kita sesama umat ciptaanNya saling menghormati,Allah menciptakan manusia sangatlah beragam dan satu sama lain saling melengkapi,yang pada akhirnya menuju kepada kesempurnaan YANG MAHA PENCIPTA

    ReplyDelete
  31. yang ngepost dajall aja di komentarin.kalo masalah agama masing masing lah jangan bawa bawa hadist.udah jelas kamu pake bible ( kafir) jangan buat masalah ngomong aja yang kamu faham.kan banyak omongan lain atau topk berita lainnya.kalo mau ceramah atau cerita bible di gereja atau di forumnya orang kaya kamu.susah sih dajall,kamu yang buat perpecahan.buat yang muslim dan bukan liberal jangan di tanggapin.jelas yang ngeposting dajall !!!

    ReplyDelete
  32. yg jelas cwe2 abg, yg suka pake baju ketat, palagi celana pendek di atas lutut, kaos lekbong jalan ke mall ata kemana aja tanpa ada malu pe DajJal (Dada dan Bujal) nya kliatan, walpn dia muslim, itu yg di namakan dajjal sejati, pengobral nafsu birahi temennya setaaaaan alias dajjjjjjjjjjjal

    ReplyDelete
  33. waw... siang siang gini enak nya makan "BAKSO DAN ESTELER" coba bayangkan lezatttttttttttt nya mammamia lezatossssssss

    ReplyDelete
  34. Kita perlu selidik mendalm lg ddlm hadits dn al quran serta dalil2 .nas2 yg sahih krn kedua2nya soal jwb ttg agama.jd mne yg perselisihan yg xtrdapat dlm al quran dan hadits maka itu ditolak. .

    ReplyDelete
  35. Al Quran dan Hadith adalah teras panduan tentang hal hal agama dan ibadah .. Semuanya tentang hal agama telah diajar oleh Nabi Muhammad S.A.W .. Sabdanya :" telah ku ajar keserluruhan di dalam agama termasuk cara cara untuk berhadas kecil dan besar", dari sini kita melihat bahawasanya tidak ada satu pun persoalan dalam hal agama tidak ada jawapan .semuanya terjawab di dalam dalil dalil , dari itu kita sendiri kena mencari nas nas serta dalil dalil yang rojekh.

    ReplyDelete
  36. walah walah.....seng akur kabeh ta

    ReplyDelete
  37. saran buat penulis..pelajari dulu baik2 hadist2..baru posting..dajjal jelas2 makhluk/manusia. bukan bangsa seperti yang adan perkirakan..
    apa anda tidak baca hadist tentang tamim ad-dari ? yg berjumpa langsung dengan dajjal ?

    ReplyDelete
  38. dalam cerita dajjal ini dikisahkan bahwa ada sekelompok orang nasrani sebanyak 30 orang yang dipimpin oleh Tamim ad-dari yang lalu terdampar di sebuah pulau lalu bertemu dengan aljasazah dan dajjal,konon katanya dajjal ada sejak jaman nabi sulaiman.....menurut saya kalau cerita tsb adalah kisah nyata maka seharusnya tidaklah menjadi banyak penafsiran sehingga dajjal itu kelompok atau perorangan sudah pasti jelas,sementara penafsiranya menjadi berbeda-beda dan lalu dituduhkan pada kelompok manusia yang lain, lalu apakah bisa di buktikan kalau dajjal adalah sekelompok orang atau perorangan? dengan banyaknya penafsiran maka hampir bisa di pastikan bahwa cerita dajjal hanyalah fiktif belaka,dimana cerita ini dimunculkan karena sengaja di pakai untuk menyudutkan kelompok tertentu, nah kalau benar demikian maka bibit2 perpecahanitu munculnya dari situ. apalagi di blok lain berani secara terang2an menuduh bahwa dajjal itu adalah orang2 kristen,kalau demikian pembuktianya harus jelas, kalau ditak jelas namanya fitnah itu. AL MASIH DAJJAL tidak sama dengan ISA AL MASIH, kalau tidak sama ya jangan di sama2kan,hati2 kalau menulis sesuatu,anda bisa kuwalat lho, AL MASIH itu adalah ROH ALLAH yang dihembuskan ke dalam rahim Mariam,DIA adalah JALAN YANG LURUS, nabi Muhamad juga berlindung kepadaNya,YESUS/ISA adalah KALAM ALLAH yang telah NUZUL ke dunia,DIA LAH YANG DIKATAKAN EMPUNYA SHIBGHOH/BAPTIS/CELUPAN yang ditulis dalam AL BAQARAH; 138, ISA AL MASIH ADALAH ROBBINAS/TUHAN MANUSIA/RAJA MANUSIA

    ReplyDelete
  39. Asslamaualaikum! Ya Muslim :D
    Subhanallah! Allahuakbar! Walhamdulillah!

    Kita tidak perlu takut dan bersedih hati karena allah telah mengirimkan berita kebaikan yang dimana frmanya "Barangsiapa yang mengucapkan sepenuh hati, Tuhan Kami Adalah Allah dan maka malaikat akan turun dan seraya berkata, Janganlah engkau takut dan bersedih hati!" (QS: Fusilat 30)


    free3allpengetahuanku.blogspot.com

    ReplyDelete
  40. woooii agama mu agama mu...agama ku agama ku.. nngapain sih ribut2 soal beginian?? lebih baik introspeksi perbuatan dan amal baik kita saja dulu ,, sudah sempurna kah ibadah kita ?? karena pada hakikatnya , hidup ini adalah ibadah kepada ALLAH SWT. agama bukan lah suatu hal yg harus di perdebatkan,"kalau mau debat mah di ILC (indonesia lawak club) aja noh".. akan tetapi di yakini,di pahami dan di jalani..itulah arti mengapa ada sejarah serta keragaman manusia/bangsa dan setiap agama tercipta di dunia..yang pasti intinya adalah untuk saling berbuat baik,saling menghormati dan ber ibadah terhadap ALLAH.dan ikuti ajaran rasull kita NABI MUHAMMAD SAW serta berpedoman lah pada AL'QURAN bilamana anda seorang muslim..

    ReplyDelete
  41. Dajjal adalah penipu yang belum pernah ada penipu dari jaman Nabi Adam a.s sampai Nabi Isa as. tapi setelah Nabi Isa as. tidak ada datanglah Dajjal akhirnya disebut Masehiddajal karena Dajjal bermata satu artinya suatu bangsa yang hanya melek mata dunianya sedang mata akheratnya salah besar. Dajjal seperti dalam Quran dan Hadis telah menipu manusia mengatakan Isa as. Itu Tuhan padahal Nabi Isa as.sendiri tidaklah pernah mengatakan dia itu Tuhan apalagi sampai dibilang sebagai anak Allah dan disembah yang menyebabkan hampir setengah dunia orang tertipu dan kalau tidak ada kesempatan untuk bertobat mereka adalah termasuk orang yang sangat merugi pulang ke akherat. Dalam hadis dikatakan Dajjal datang ke suatu negeri isi perut bumu akan mengikutinya dapat kita lihat siapa yang punya tambang minyak dan lain sebagainya, kendaraan Dajjal pagi di timur sore di barat siapa yang membuat kereta api dan pesawat udara, itulah Dajjal memang dibilang pada suatu bangsa dan agama yang dianut sebagian besar bangsa bangsa tersebut bukan sembarang tuduh tapi itu dalah fakta yang tidak dapat sisanggah.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.